Sukses

Teks Eksplanasi adalah Bentuk Teks yang Menjelaskan Peristiwa

Liputan6.com, Jakarta Teks eksplanasi adalah sebuah bentuk teks yang isinya tentang proses mengapa dan bagaimana suatu peristiwa alam, ilmu pengetahuan, sosial, budaya, serta hal lainnya bisa terjadi. Dengan kata lain, teks eksplanasi membantu untuk menjelaskan secara detail akan runtutan sebuah proses. 

Hal tersebut tidak lepas dari adanya peristiwa alam maupun sosial yang terjadi di lingkungan sekitar, di mana selalu terdapat hubungan antara sebuah sebab akibat dan proses. Maka dari itu, dengan adanya teks eksplanasi, setiap detail dari kejadian yang terjadi di sekitar tidak hanya diamati maupun dirasakan saja, namun teks eksplanasi akan membantu untuk menjadikan sebuah peristiwa sebagai bahan pembelajaran.

Apabila menilik pengertian teks eksplanasi menurut Mahsun, teks eksplanasi adalah susunan sebuah struktur yang terdiri atas bagian-bagian yang memperlihatkan pernyataan umum (pembukaan), deretan penjelasan (isi), serta interpretasi (penutup).

Pada bagian pernyataan umum berisi informasi singkat tentang apa yang dibicarakan. Lalu di bagian deretan penjelasan berisi urutan uraian atau penjelasan tentang peristiwa yang terjadi. Selanjutnya, bagian interpretasi berisi pendapat singkat penulis tentang peristiwa yang terjadi, di mana bagian ini merupakan penutup teks eksplanasi yang boleh untuk dicantumkan atau tidak.

Setelah memahami pengertian bahwa teks eksplanasi adalah teks yang memiliki susunan-susunan tertentu, maka di bawah ini Liputan6.com telah merangkum dari berbagai sumber, Kamis (17/9/2020).

2 dari 6 halaman

Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

Ciri-ciri yang dimiliki sebuah teks eksplanasi adalah sebagai berikut:

a. Memiliki tujuan untuk memberi penjelasan detail tentang sebuah peristiwa atau fenomena.

b. Teks eksplanasi adalah jenis teks non-fiksi yang di dalamnya terdapat data, fakta, serta opini yang logis.

c. Sifatnya faktual, maksudnya teks eksplanasi memuat seluruh informasi yang bersifat fakta dan ilmiah.

d. Teks eksplanasi adalah jenis teks yang informatif, di mana memiliki tujuan untuk memberikan informasi.

e. Teks eksplanasi menggunakan kata-kata yang menyatakan hubungan kronologis atau urutan, seperti pertama, kedua, setelah itu, selanjutnya, dan lain sebagainya.

3 dari 6 halaman

Struktur Teks Eksplanasi

Di dalam teks eksplanasi terdapat struktur yang terdiri dari pernyataan umum, kemudian dilanjutkan dengan urutan sebab akibat, lalu diakhiri dengan interpretasi. Untuk lebih memahami secara mendalam tentang struktur dari teks eksplanasi adalah sebagai berikut: 

1. Pernyataan Umum

Pada struktur umum, terdapat penjelasan umum tentang fenomena yang akan dibahas. Pernyataan umum tersebut dapat berupa pengenalan fenomena itu sendiri atau penjelasannya. Penjelasan umum yang dituliskan dalam teks tersebut bisa berupa gambaran secara umum tentang apa, mengapa, serta bagaimana proses dari sebuah peristiwa bisa terjadi. 

2. Deretan Penjelas

Bagian ini berisi tentang penjelasan proses mengapa fenomena tersebut bisa terjadi atau tercipta dan bisa terdiri lebih dari satu paragraf. Pada deretan penjelas mendeskripsikan dan merinci penyebab serta akibat dari sebuah peristiwa yang terjadi. 

3. Interpretasi (opsional)

Bagian teks penutup in isifatnya opsional, atau bisa diadakan atau tidak. Teks penutup yang dimaksud adalah, teks yang merupakan intisari atau kesimpulan dari sebuah pernyataan umum dan deretan penjelas. Sedangkan sisi opsionalnya dapat berupa tanggapan maupun mengambil kesimpulan atas pernyataan yang ada dalam teks tersebut.

4 dari 6 halaman

Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

Teks eksplanasi memiliki beberapa unsur kebahasan yang unik dan berbeda dengan jenis teks lainnya. Beberapa kaidah kebasaan dari teks eksplanasi adalah:

- Pembahasan topik yang lebih fokus pada hal-hal yang bersifat umum (generic), dan bukan partisipan manusia, seperti gempa bumi, gunung meletus, tsunami, badai, dan lain sebagainya.

- Dalam penulisannya disarankan menggunakan berbagai macam istilah yang ilmiah.

- Dalam penulisannya disarankan menggunakan kalimat pasif.

- Pada penulisannya disarankan untuk lebih sering memakai verba material dan verba relasional (kata kerja aktif).

- Di dalam penulisannya terdapat banyak penggunaan konjungsi kausal dan waktu. Contohnya seperti; sebelum, pertama, jika, kemudian, sehingga.

- Lalu hal terakhir yang perlu diingat, saat menulis sebuah eksplanasi tujuannya untuk menjustifikasi bahwa sesuatu yang dijelaskan secara kausal itu benar adanya.

5 dari 6 halaman

Tujuan Teks Eksplanasi

Mungkin hampir sama seperti teks lainnya, teks eksplanasi juga memiliki tujuan tertentu dalam penulisannya. Mudahnya, tujuan teks eksplanasi adalah menjelaskan sebuah fenomena atau peristiwa yang sudah atau sedang terjadi. Selain itu, teks eksplanasi juga Menjelaskan adanya sebab dan akibat terjadinya suatu peristiwa.

6 dari 6 halaman

Jenis-Jenis Teks Eksplanasi

Sedangkan untuk menjelaskan jenis-jenis dari teks eksplanasi adalah berikut ini:

Eksplanasi Sequential

Merupakan jenis eksplanasi yang menjelaskan secara rinci tahapan suatu fenomena, seperti urutan siklus kehidupan rantai makanan.

Eksplanasi Faktorial

Merupakan jenis eksplanasi yang menjelaskan efek serta hasil dari suatu proses. Seperti efek terjadinya kolonialisasi contohnya.

Eksplanasi Teoritis

Eksplanasi ini berisi spekulasi kemungkinan yang mungkin terjadi di balik suatu fenomena alam. Contohnya saat ada letusan gunung merapi mungkin bisa menjadi pemicu terjadinya bencana alam lain yang lebih dahsyat.

Eksplanasi Kausal

Merupakan jenis eksplanasi yang menjelaskan tentang asal-muasal atau penyebab terjadinya sebuah perubahan pada suatu hal secara bertahap. Contohnya bagaimana proses terjadinya tanah longsor.