Sukses

Introvert adalah Jenis Kepribadian, Kenali 10 Ciri-Cirinya

Liputan6.com, Jakarta Introvert adalah salah satu jenis kepribadian yang dimiliki manusia. Dalam psikologi, terdapat pengelompokkan kepribadian manusia bedasarkan bagaimana manusia memperoleh gairahnya. Introvert adalah kepribadian manusia yang identik dengan pribadi yang tenang, pendiam, dan dan menutup diri.

Mengetahui kepribadian diri dapat membantu pilihan hidup yang penting. Ini seperti jenis pekerjaan, lingkungan tempat tinggal, bahkan orang yang ingin dikencani. Maka dari itu, penting mengetahui introvert adalah salah satu jenis kepribadian.

Introvert adalah kebalikan dari ekstrovert. Tntrovert dan ekstrovert dapat dibedakan berdasarkan bagaimana mereka mendapatkan kembali energinya. Kebanyakan orang tidak murni introvert atau ekstrovert murni.

Introvert adalah kepribadian yang memiliki keunikan dan kelebihan tersendiri. Cara mengetahui seseorang introvert adalah dengan mengenali perilakunya.

Berikut ulasan mengenai introvert adalah dan ciri-cirinya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa(22/9/2020).

2 dari 7 halaman

Mengenal introvert

Seorang introvert sering dianggap sebagai individu yang pendiam, dan bijaksana. Introvert adalah orang yang cenderung tidak mencari perhatian khusus atau keterlibatan sosial. Ini karena aktivitas ini dapat membuat introvert merasa lelah dan terkuras.

Kebanyakan orang tidak murni introvert atau ekstrovert murni. Beberapa karakteristik mungkin lebih kuat. Introvert dapat memiliki elemen ekstroversi dalam kepribadian mereka. Namun, karakteristik introvert akan lebih kuat.

Introvert adalah orang yang lebih suka lingkungan yang merangsang secara minimal. Orang introvert membutuhkan waktu sendiri untuk mengisi ulang energinya.

Orang-orang di ujung spektrum yang introvert terkadang mendapat tanggapan yang buruk. Ini karena orang introvert cenderung menarik diri dari keramaian dan tidak banyak bersuara.

3 dari 7 halaman

Ciri-ciri introvert

Introvert bisa dikenali dalam perilaku seperti cara berpikir, mengambil keputusan, atau berhubungan dengan orang lain. Dilansir dari Healthline, ciri-ciri umum introvert adalah:

Lebih suka menghabiskan waktu untuk diri sendiri

Pada orang introvert, berada di rumah sendiri bisa sangat mengasyikkan. Periode kesendirian ini sangat penting untuk kesehatan dan kebahagiaan seorang introvert. Menghabiskan waktu untuk beristirahat atau terlibat dalam suatu aktivitas akan sangat melegakan.

Introvert sering kali menikmati membaca, berkebun, membuat kerajinan, menulis, bermain game, menonton film, atau melakukan aktivitas lain yang dilakukan sendiri.

Energi terkuras oleh interaksi sosial

Sebaliknya, introvert akan merasa lelah ketika berada dalam banyak interaksi sosial. Introvert tahu kapan mereka sudah maksimal dan perlu mengisi ulang tenaga mereka saat berinteraksi.

Bukan berarti semua introvert tidak suka keramaian seperti pesta. Mereka bisa dan benar-benar menikmatinya seperti ekstrovert. Tetapi di penghujung malam yang panjang, introvert perlu melarikan diri untuk mengisi ulang energinya.

4 dari 7 halaman

Ciri-ciri introvert

Lebih suka bekerja sendiri

Introvert sering kali bekerja paling baik saat sendiri. Isolasi memungkinkan introvert untuk fokus secara mendalam dan menghasilkan karya berkualitas tinggi. Ini tidak berarti bahwa introvert tidak bekerja dengan baik dengan tim. Mereka lebih suka fokus pada tugas yang ada, daripada menavigasi aspek sosial bekerja dalam kelompok.

Memiliki lingkaran pertemanan yang dekat

Jangan salah mengira lingkaran pertemanan kecil introvert sebagai tanda bahwa mereka tidak bisa berteman atau tidak suka bersosialisasi. Faktanya, introvert adalah orang yang senang berbicara dan mengenal orang lain.

Introvert juga lebih suka masuk dalam lingkaran pertemanan kecil. Hubungan berkualitas tinggi adalah kunci kebahagiaan bagi introvert.

5 dari 7 halaman

Ciri-ciri introvert

Mawas diri dan keingin tahuan yang besar

Introvert memiliki proses berpikir batin yang sangat aktif. Itu juga menuntun mereka menuju refleksi diri dan penelitian. Orang yang introvert seringkali melamun atau mengerjakan sesuatu di benaknya jauh sebelum membuat tindakan. Introvert berdedikasi untuk mengejar minatnya.

Saat dihadapkan pada peluang baru, atau keputusan besar apa pun, introvert mungkin menghabiskan banyak waktu untuk memikirkannya sebelum membuat rencana untuk melanjutkan.

Lebih suka menulis daripada berbicara

Orang dengan kepribadian introvert lebih nyaman menuliskan pemikirannya daripada berbicara, terutama saat mereka tidak siap. Introvert lebih suka memikirkan tanggapannya karena gaya komunikasi terfokus dan perhatian.

Introvert mungkin dapat melanjutkan percakapan. Tetapi jika keputusan diperlukan, ia mungkin memerlukan lebih banyak waktu untuk mempertimbangkan pilihannya sehingga ia merasa yakin dengan pilihan tersebut.

6 dari 7 halaman

Ciri-ciri introvert

Sering dianggap membatasi diri

Introvert sering kali “melarikan diri” dari suatu situasi dengan membatasi diri atau membuat zonanya sendiri. Bagi introvert, ini mungkin cara untuk meninggalkan situasi yang terasa terlalu kacau atau tidak nyaman; itu semacam mekanisme bertahan hidup. Tetapi bagi orang lain, introvert mungkin tampak tidak fokus.

Pandai memvisualisasikan dan berkreasi

Introvert sering menghabiskan banyak waktu di kepala mereka. Teman dan orang terdekat mungkin menganggap ia selalu berada di dunianya sendiri. Tapi dunia tersebut adalah tempat para introvert melakukan pekerjaan terbaiknya.

Berbagi pikiran dan perasaan itu dengan lantang mungkin tidak mudah bagi introvert. Tetapi mungkin tampak sangat wajar untuk menulis, mengilustrasikan, atau menggambarkannya ke dalam musik.

7 dari 7 halaman

Ciri-ciri introvert

Pendengar yang baik

Introvert lebih suka mendengarkan dan menyerap apa yang terjadi di sekitarnya. Saat di tempat kerja, di antara teman, atau di lingkungan sosial lainnya, introvert biasanya duduk dengan nyaman di belakang.

Introvert mendengarkan dan menimbang ide dengan cermat. Ketika dimintai pendapat, ia sering kali memiliki ide berkualitas untuk disumbangkan.

Lebih suka menghindari konflik

Secara umum, orang yang introvert cenderung tidak memulai percakapan dengan orang yang tidak mereka kenal baik, atau bahkan dengan orang yang mereka kenal baik. Ini bisa berhubungan dengan preferensi untuk dialog internal dan refleksi. Tapi ketidaksukaan pada konflik juga bisa berperan.

Penelitian menunjukkan bahwa introvert seringkali memiliki kepekaan yang lebih tinggi terhadap umpan balik negatif. Introvert khawatir seseorang akan mengkritik atau memandangnya dari sudut pandang yang buruk. Ini membuatnya tidak akan tertarik untuk menempatkan diri dalam situasi apa pun yang mengarah pada hasil tersebut.