Sukses

Modus adalah Perhitungan dalam Statistik, Ketahui Rumusnya

Liputan6.com, Jakarta Modus adalah bagian dari pelajaran matematika dasar. Dalam pelajaran matematika, modus adalah perhitungan yang mulai diajarkan sejak sekolah dasar. Modus sangat penting dalam pengolahan data.

Dalam Matematika, modus adalah bagian dari statistika. Ada tiga jenis rata-rata yang paling umum dalam statistika; mean, median, dan modus. Ketiga hitungan ini paling sering muncul dalam perhitungan matematika statistika.

Modus adalah perhitungan yang juga bisa berguna bagi kehidupan sehari-hari. Dengan modus, perhitungan rata-rata dalam statistik bisa terselesaikan dengan mudah. Fungsi modus adalah mengetahui nilai terbanyak dari suatu data.

Salah satu manfaat dari modus adalah membandingkan dua data yang berbeda. Berikut ulasan tentang modus dan cara menghitungnya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (1/10/2020).

2 dari 7 halaman

Pengertian modus

Dalam ilmu statistika, modus adalah nilai yang paling banyak muncul. Modus seringkali dihitung bersama mean dan median. Modus adalah data yang mempunyai frekuensi terbesar.

Modus dapat digunakan untuk menentukan sampel dari suatu populasi dalam statistika. Perhitungan modus dapat diterapkan pada data numerik maupun data kategoris.

Modus digunakan untuk ukuran pemusatan data seperti halnya mean dan median. Modus adalah informasi penting dalam suatu variabel atau populasi acak.

Contoh sederhana dari fungsi modus sehari-hari adalah untuk mengetahui mayoritas nilai ulangan sebuah mata pelajaran yang diperoleh oleh siswa dalam suatu kelas.

3 dari 7 halaman

Cara menghitung modus

Modus merupakan nilai data yang paling sering muncul atau nilai data yang punya frekuensi terbesar. Cara menghitung modus adalah dengan mencari nilai yang paling sering muncul pada sebuah data.

Cara menghitung modus adalah mengurutkan nilai sebuah data dari rendah ke tinggi. Nilai yang paling banyak disebut merupakan modus dari data tersebut.

4 dari 7 halaman

Jumlah modus

Suatu data yang memiliki satu nilai modus disebut unimodal. Contohnya:

75, 60, 55, 70, 50, 60, 65, 60, 52, 60, 85, 65, 75, 40, 80, 45, 90

Dari data tersebut diperoleh nilai modus yakni 60 karena merupakan angka yang paling sering muncul Data tersebut hanya memiliki satu nilai modus yakni 60 sehingga disebut distribusi unimodal.

Sementara, suatu data yang memiliki dua nilai modus disebut bimodal. Contohnya:

70, 60, 55, 75, 85, 60, 50, 85, 80, 75, 70, 75, 80, 90, 50, 85, 95

Berdasarkan data tersebut, terdapat dua nilai modus yaitu nilai 75 dan 85 yang paling banyak muncul. Data distribusi bimodal memiliki dua puncak nilai dengan frekuensi yang sama.

Data yang di dalamnya terdapat lebih dari dua nilai modus disebut multimodal. Contohnya:

70, 65, 60, 70, 70, 60, 85, 50, 80, 75, 55, 75, 85, 80, 75, 50, 85, 90, 60, 95, 90, 70, 75, 85, 45, 40, 60

Dari data tersebut terdapat tiga nilai terbanyak yaitu 70, 75, dan 85 yang masing-masing berjumlah 4.

5 dari 7 halaman

Jenis modus

Modus data tunggal

Data tunggal merupakan data mentah yang masih acak. Data tunggal biasanya diolah dalam tabel dan dalam diagram statistika untuk memudahkan membacanya.

Modus pada data tunggal dapat ditentukan dengan mendaftar data tersebut dalam sebuah tabel. Modus dari data tunggal dilihat dengan meneliti nilai mana yang paling sering muncul.

Modus data kelompok

odus data berkelompok bisa ditentukan berdasarkan nilai tengah kelas interval yang memiliki frekuensi terbanyak. Namun nilai yang dihasilkan dari nilai tengah kelas interval ini adalah nilai yang kasar. Nilai modus yang lebih halus bisa didapat dari rumus berikut:

Mo = L + (d1 / (d1 + d2)) i

Keterangan:

Mo : modus data kelompok

L : tepi bawah kelas modus

d1 : frekuensi kelas modus dikurangi frekuensi kelas sebelumnya

d2 : frekuenso kelas modus dikurangn frekuensi kelas sesudahnya

i : panjang kelas

6 dari 7 halaman

Pengertian mean dan cara menghitungnya

Setelah mengetahui apa itu modus, belum lengkap jika tidak mengetahui mean dan median. Mean adalah nilai rata-rata dari beberapa dari sebuah atau beberapa data. Nilai mean dapat ditentukan dengan membagi jumlah data dengan banyaknya data. Mean (rataan) dapat dicari dari berbagai jenis data tunggal atau data kelompok.

Nilai mean dapat ditentukan dengan membagi jumlah data dengan banyaknya data. Rumus mean adalah:

mean = jumlah data : banyak data

Contoh:

4, 5, 8, 9, 12

mean=(4+5+8+9+12):5= 7.6

7 dari 7 halaman

Pengertian median dan cara menghitungnya

Median adalah nilai tengah setelah data diurutkan. Median adalah suatu nilai yang membagi data menjadi dua bagian yang sama banyaknya setelah data tersebut diurutkan dari yang terkecil sampai yang terbesar.

Ada dua cara menentukan median:

Jika jumlah data ganjil, maka contoh menghitung mediannya adalah:

Untuk data 8, 7, 9. Pertama data diurutkan menjadi 7, 8, 9. Sehingga dengan mudah diketahui median adalah 8.

Jika jumlah data genap, maka contoh menghitung mediannya adalah:

Untuk data 2, 8, 3, 4, 1, 8. Pertama data diurutkan menjadi 1, 2, 3, 4, 8, 8. Karena jumlah data pengamatan genap, yaitu 6, maka median terletak pada rata-rata dua nilai pengamatan yang di tengah yaitu data ketiga dan data keempat, maka mediannya adalah (3+4)/2 = 3,5.