Sukses

5 Makanan yang Harus Dihindari Setelah Scaling Gigi

Liputan6.com, Jakarta Makanan yang harus dihindari setelah scaling gigi perlu kamu perhatikan. Pasalnya, jika kamu tetap mengonsumsi makanan dan minuman sembarangan, gigi akan terasa nyeri dan karang gigi malah muncul kembali.

Berbagai jenis makanan seperti makanan yang terlalu panas atau dingin, makanan yang terlalu manis, makanan yang keras, hingga alkohol harus kamu hindari setelah scaling gigi. Hal ini disebabkan karena gigi akan menjadi lebih sensitif setelah pembersihan karang gigi tersebut.

Makanan yang harus dihindari setelah scaling gigi sebaiknya kamu batasi selama beberapa hari. Selama itu, kamu bisa mengonsumsi makanan dengan tekstur lembut dan mudah dikunyah seperti sup, pisang, yogurt, telur rebus, hingga bubur. Selain itu, pastikan juga kamu selalu memenuhi kebutuhan air putih setiap hari agar tubuh senantiasa terhidrasi dan mulut terhindar dari rasa kering.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (2/10/2020) tentang makanan yang harus dihindari setelah scaling gigi.

2 dari 3 halaman

Makanan yang keras dan terlalu panas atau dingin

Makanan yang keras

Makanan yang harus dihindari setelah scaling gigi salah satunya adalah makanan bertekstur keras. Makanan yang dimaksud, meliputi kacang atau keripik. Itu karena makanan yang terlalu keras memerlukan gerakan otot saat mengunyah. Hal ini dapat menyebabkan tekanan yang tidak semestinya di rongga mulut.

Pastikan kamu tidak memilih makanan dengan tekstur yang alot dan membutuhkan tenaga lebih untuk mengunyah, seperti daging atau apel utuh. Setelah gigi dibersihkan dari karang, mengunyah makanan biasanya tidak begitu senyaman. Hal ini disebabkan oleh sensitivitas gigi yang sedang meningkat.

Selain itu, makanan yang tidak mudah hancur saat dikunyah juga perlu dihindari setelah scaling gigi. Beberapa makanan seperti roti dan kentang goreng mudah terselip di sela-sela gigi, sehingga berisiko menimbulkan penumpukan plak dan karang gigi kembali muncul.

Makanan dan minuman yang terlalu panas atau dingin

Makanan dan minuman yang terlalu panas atau dingin juga merupakan makanan yang harus dihindari setelah scaling gigi. Hal ini karena gigi menjadi lebih sensitif selama beberapa hari. Hal ini dipengaruhi oleh gusi dan gigi yang celahnya sedikit terbuka karena alat scaling gigi.

Saat makanan baru disajikan selagi panas, tunggu beberapa saat sebelum disantap. Kamu juga sebaiknya tidak makan es krim atau minuman dengan es batu untuk sementara waktu.

3 dari 3 halaman

Makanan yang menusuk-nusuk gusi, Makanan manis, dan Alkohol

Makanan yang dapat menusuk-nusuk gusi

Makanan kecil yang dapat menusuk-nusuk gigi juga perlu kamu hindari setelah scaling. Biasanya, makanan dengan tekstur kecil-kecil ini merupakan makanan renyah seperti keripik kentang atau kacang-kacangan. Prosedur scaling terkadang tidak hanya menyebabkan gigi sensitif, tetapi juga gusi menjadi bengkak dan lebih lunak. Hal ini mengakibatkan gusi lebih rentan berdarah.

Makanan manis

Kemunculan karang gigi disebabkan oleh menumpuknya plak, yaitu zat bertekstur yang mengandung bakteri. Plak yang dibiarkan terlalu lama akan mengeras dan menjadi karang. Salah satu faktor penyebab penumpukan plak adalah gula.

Oleh karena itu, pantangan setelah membersihkan karang gigi selanjutnya adalah konsumsi gula. Untuk mencegah karang gigi kembali terbentuk setelah scaling, sebaiknya kamu mengurangi makanan dan minuman yang mengandung terlalu banyak gula, seperti permen, coklat, hingga soda.

Rokok dan Alkohol

Selanjutnya, kamu juga harus menghindari rokok dan alkohol. Mulut manusia selalu membutuhkan air liur. Hal ini berkaitan dengan air liur yang berguna untuk membantu makanan dan plak tidak mudah menumpuk di gigi. Mulut yang kering dan kekurangan air liur disebabkan oleh beberapa hal, salah satunya adalah minum alkohol dan merokok.

Rokok dan alkohol dapat mengurangi produksi air liur di dalam mulut. Hal ini menyebabkan mulut kering dan lebih mudah terjadi penumpukan plak. Karang gigi bisa muncul kembali.

Itulah beberapa makanan yang harus dihindari setelah scaling gigi. Patuhi pantangan-pantangan tersebut sehingga gigi kembali bisa digunakan dengan normal.