Sukses

8 Manfaat Kaldu Jamur untuk Kesehatan, Ketahui Kandungan Nutrisinya

Liputan6.com, Jakarta Kaldu jamur merupakan salah satu penyedap yang bisa digunakan sebagai pengganti penyedap masakan seperti msg. Selain menjadi penyedap masakan, kaldu jamur juga menyimpan ragam manfaat untuk kesehatan. Kaldu jamur terbuat dari ekstrak jamur Saccharomyces cerevisiae. Bumbu ini tersedia dalam bentuk serpihan, butiran atau bubuk seperti keju parmesan bubuk dan rasanya pun mirip. 

Jamur Saccharomyces cerevisiae dapat tumbuh dari media yang dicampurkan berbagai sumber seperti tetesan tebu, air dadih, dan gula bit. Jamur kemudian dinonaktifkan melalui suhu panas, dipanen, dicuci, dikeringkan, dihancurkan, dan dikemas. Nutritional yeast bebas dari susu dan gluten, sehingga bisa menjadi suplemen yang berguna bagi orang-orang yang memiliki alergi.

Kandungan nutrisi di dalamnya membuat kaldu ini bermanfaat menurunkan kolesterol hingga melindungi tubuh dari radikal bebas. Selain menyimpan ragam manfaat untuk kesehatan, kaldu jamur ini juga mudah ditemukan. Kaldu jamur bisa ditemukan di supermarket ataupun toko terdekat.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang manfaat kaldu jamur beserta kandungan nutrisi yang terkandung di dalamnya, Jumat (2/10/2020).

2 dari 5 halaman

Manfaat Kaldu Jamur untuk Kesehatan

Kamu bisa mencoba untuk menambahkan kaldu jamur di masakan kamu. Selain dapat menambah kenikmatan masakan kamu, kaldu jamur juga akan memberikan manfaat untuk kesehatan kamu dan keluarga. Berikut manfaat kaldu jamur untuk kesehatan :

1. Meningkatkan Energi

Manfaat pertama dari kaldu jamur untuk kesehatan yakni dapat meningkatkan energi. Beberapa produsen memperkuat kaldu jamur dengan vitamin B12. Vitamin B12 mampu membantu meningkatkan energi. Jika tubuh kekurangan vitamin B12 tentunya akan menyebabkan menyebabkan tubuh terasa lemas dan lelah.

Kaldu yang ditambahkan vitamin B12 ini sangat membantu para vegetarian dan vegan, karena vitamin ini kebanyakan terdapat pada produk hewani seperti daging.Orang dewasa membutuhkan sekitar 2,4 mikrogram vitamin B12 per hari. Seperempat cangkir kaldu ini memiliki lebih dari tujuh kali lipat jumlah tersebut.

2. Meningkatkan Kesehatan Kulit, Rambut, dan Kuku

Kesehatan kulit, rambut, dan kuku tak hanya dirawat dari luar saja namun juga harus dari dalam. Kaldu jamur bisa menjadi salah stau pilihan untuk meningkatkan kesehatan kulit, rambut, dan kuku dari dalam.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa kaldu jamur dapat membantu mengatasi masalah penampilan, termasuk mencegah kuku rapuh dan rambut rontok. Kaldu ini juga dapat membantu mengurangi kemunculan jerawat dan memperbaiki masalah kulit umum lainnya, terutama pada masa remaja.

3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Manfaat kaldu jamur selanjutnya yakni dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh sendiri. Sistem kekebalan tubuh adalah sebua sistem perlindungan secara biologis yang ada di dalam tubuh manusia dengan tujuan untuk menangkal radikal bebas yang menyerang sehingga seorang individu akan tidak mudah terkena penyakit. 

Penelitian telah menunjukkan bahwa jamur Saccharomyces cerevisiae yang digunakan untuk nutritional yeast dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan akibat infeksi bakteri.

Jenis jamur ini mengandung dua karbohidrat utama, yakni alpha-mannan dan beta-glukan. Penelitian menunjukkan bahwa menambahkan kedua karbohidrat ini ke dalam pakan ternak dapat mengurangi frekuensi infeksi bakteri seperti E. coli dan Salmonella pada babi, serta mengurangi pembentukan tumor pada tikus.

Alpha-mannan dan beta-glukan membantu mencegah infeksi dengan beberapa cara berikut:

- Melawan bakteri patogen yang menempel pada lapisan usus.

- Merangsang sel kekebalan tubuh, yang membuatnya lebih efektif melawan infeksi.

-Karbohidrat ini menempel pada jenis racun tertentu yang diproduksi jamur dalam tanaman pangan dan mengurangi efek berbahaya.

4. Membantu Kehamilan yang Sehat

Membantu kehamilan yang sehat merupakan manfaat selanjutnya dari kaldu jamur untuk kesehatan. United States Preventive Services Task Force atau Gugus Tugas Layanan Pencegahan Amerika Serikat menyarankan agar semua wanita yang merencanakan kehamilan mengonsumsi sebanyak 400-800 mikrogram asam folat sehari untuk mencegah kelainan bawaan dan membantu pertumbuhan janin.

Nutritional yeast diketahui dapat membantu kehamilan yang sehat, karena produsen kaldu ini biasanya memperkuat dengan asam folat. Inilah alasan mengapa kaldu ini menjadi suplemen yang bermanfaat bagi wanita hamil.

Beberapa merek kaldu ini mungkin mengandung lebih dari satu porsi standar asam folat, jadi sebaiknya ibu hamil berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakannya sebagai suplemen.

3 dari 5 halaman

Manfaat Kaldu Jamur untuk Kesehatan

5. Meningkatkan Sensitivitas Glukosa

Sebagian orang meyakini bahwa manfaat nutritional yeast dapat membantu meningkatkan sensitivitas glukosa pada penderita diabetes tipe 2.

Beberapa penelitian tentang ragi yang diperkaya kromium (biasanya merupakan ragi pembuat bir), telah menemukan bahwa jenis ragi ini mampu membantu menurunkan kadar glukosa darah puasa dan kolesterol pada hewan. Meski begitu, manfaat kaldu jamur masih memerlukan lebih banyak penelitian yang akurat.

6. Mencegah Insomnia

Insomnia merupakan salah satu gejala yang kerap dialami oleh banyak orang. Banyak cara yang dilakukan penderita insomnia agar dapat mendapatkan kualitas tidur yang baik. Untuk mencegahnya bisa dengan banyak mengkonsumsi makanan ini. Kandungan asam amino yang ada di dalamnya membantu tidur lebih nyenyak sehingga bisa mencegah anda dari resiko insomnia.

7. Menurunkan Kolestrol

Kolestrol merupakan salah satu penyakit yang tak jarang hampiri setiap orang jika tidak memperhatikan pola makanan yang baik. Apabila tidak memperhatikan makanan, tentunya akan berdampak buruk terhadap kesehatan. Kaldu jamur merupakan penyedap yang dapat membantu untuk menurunkan kolestrol.

Beta-glukan yang ditemukan dalam kaldu ini juga dapat menurunkan kadar kolesterol. Ini telah dibuktikan melalui sebuah penelitian. Pria penderita kolesterol tinggi yang mengonsumsi 15 gram beta-glukan yang berasal dari jamur Saccharomyces cerevisiae setiap hari selama delapan minggu, hasilnya telah menurunkan kadar kolesterol total sebesar 6%.

Tidak hanya pada jamur saccharomyces cerevisiae, beta-glukan ternyata juga ditemukan dalam bahan makanan lain seperti gandum dan rumput laut.

8. Menangkal Radikal Bebas

Manfaat kaldu jamur selanjutnya untuk kesehatan adalah dapat menangkal radikal bebas. Tubuh manusia mungkin sering dihadapkan pada potensi kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas yang berasal dari polusi udara, radiasi ultraviolet, pestisida, dan asap rokok.

Kaldu jamur memiliki kandungan antioksidan kuat glutathione dan selenomethionine, yang membantu melawan kerusakan dari radikal bebas. Antioksidan ini melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas dan logam berat serta membantu tubuh menghilangkan racun yang berasal dari lingkungan.

Mengkonsumsi makanan kaya antioksidan seperti kaldu jamur, buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian, dapat membantu meningkatkan kadar antioksidan dan melawan penyakit kronis, termasuk penyakit jantung, kanker, dan degenerasi makula.

4 dari 5 halaman

Kandungan Nutrisi Kaldu Jamur

Kandungan nutrisi yang terdapat pada kaldu jamur membuat penyedap ini menyimpan ragam manfaat untuk tubuh. Kenali kandungan didalamnya agar dapat dijadikan pilihan untuk meningkatkan dan menjaga kesehatan kamu.

Kaldu jamur adalah sumber vitamin, mineral, dan protein berkualitas tinggi yang sangat baik untuk tubuh. Nutritional yeast juga mengandung vitamin B3, kalium, kalsium, dan zat besi. Seperempat cangkir kaldu ini mengandung beberapa gizi berikut:

1. 60 kalori

2. 8 gram protein

3. 3 gram serat

4. 11,85 miligram tiamin atau vitamin B1

5. 9,70 miligram riboflavin atau vitamin B2

6. 5,90 miligram vitamin B6

7. 17,60 mikrogram vitamin B12

 

5 dari 5 halaman

Risiko Konsumsi Kaldu Jamur

Walaupun menyimpan banyak manfaat, namun kaldu jamur ini juga tidak cocok dikonsumsi oleh beberapa orang. Para peneliti telah merekomendasikan bahwa seseorang dengan penyakit radang usus (IBD), glaukoma, dan hipertensi menghindari penggunaan kaldu jamur karena dapat membuat gejala lebih buruk.

Orang dengan sensitivitas terhadap jamur atau alergi juga harus berhati-hati untuk menghindari paparan nutritional yeast. Beberapa peneliti, mengatakan bahwa orang dengan risiko gout yang lebih tinggi mungkin perlu menghindari kaldu jamur.