Sukses

6 Cara Membersihkan Kepiting, Perhatikan Tips Memilih yang Segar

Liputan6.com, Jakarta Kepiting merupakan jenis makanan yang sangat kaya akan protein serta kalsium. Kepiting sangat mudah ditemui di Indonesia. Tapi sayangnya tidak semua kepiting yang dijual sudah dalam keadaan yang bersih. Maka dari itu penting mengetahui bagaimana cara membersihkan kepiting yang benar.

Sebab, jika kepiting sampai tidak bersih, maka bisa jadi masih terdapat racun di dalam kepiting. Akhirnya, bukan manfaat yang bisa didapatkan, justru alergi serta berbagai risiko penyakit yang akan merugikan tubuh.

Mungkin Anda sedang berencana memasak kepiting sendiri di rumah namun bingung bagaimana cara membersihkan kepiting tersebut. Nah, untuk membantu Anda dalam mengolah kepiting, maka berikut ini Liputan6.com telah merangkum dari berbagai sumber bagaimana cara membersihkan kepiting yang benar tersebut. Simak langkah-langkahnya, Minggu (4/10/2020).

2 dari 8 halaman

1. Pastikan kepiting masih segar

Sebenarnya cara membersihkan kepiting justru dimulai ketika Anda akan membeli kepiting itu sendiri. Pastikan Anda mencari kepiting yang masih segar atau masih hidup. Hal ini untuk menghindari bagian dalam kepiting yang bisa saja sudah busuk karena sudah berhari-hari. Apabila sudah terlanjur tidak segar, maka sebaik apapun cara membersihkan kepiting tersebut, rasa yang dihasilkan tetap kurang nikmat. Bahkan berisiko timbul bakteri dan bisa menyebabkan penyakit serius.

3 dari 8 halaman

2. Rebus kepiting

Setelah memastikan jika kepiting masih dalam kondisi segar, cara membersihkan kepiting selanjutnya dengan merebus kepiting. Tujuan dari perebusan kepiting ini untuk memudahkan ketika hendak membuka cangkang dari kepiting itu sendiri. Untuk merebus kepiting ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan, berikut penjelasannya:

- Siapkan panci dan isi dengan air.

- Didihkan air kemudian masukkan kepiting.

- Usahakan seluruh badan kepiting terendam.

- Tunggu kurang lebih 15 menit.

Pastikan tidak merendam kepiting terlalu lama. Hal ini bertujuan agar daging dari kepiting tidak terlalu lembek, mengingat akan ada proses masak lebih lanjut.

4 dari 8 halaman

3. Buka cangkangnya

Cara membuka cangkang kepiting yaitu dengan membelah bagian tubuh serta cangkangnya yang dimulai dari bagian lambung kepiting. Atau Anda bisa juga menarik cangkang kepiting dengan arah berlawanan hingga terbuka.

5 dari 8 halaman

4. Bersihkan kotoran yang menempel

Setelah cangkang terbuka, selanjutnya bersihkan seluruh bagian kepiting yang kotor. Beberapa bagian tersebu seperti:

- Usus kepiting, berbentuk seperti benang berwarna hitam.

- Lambung kepiting, berbentuk segitiga didekat punggung cangkang.

- Insang kepiting, berbentuk seperti alis daru baris yang terletak di bagian lambung kepiting.

- Hati kepiting, berbentuk papan segi enam.

Dengan membersihkan bagian-bagian tersebut akan menambah nikmat rasa kepiting saat dikonsumsi.

6 dari 8 halaman

5. Bersihkan cangkang dengan sikat

Cara membersihkan kepiting ini juga penting dilakukan. Sebab bagian cangkang kepiting tersebut bisa saja terdapat kotoran yang menempel. Mengingat kepiting memiliki habitat hidup yang terpapar langsung dengan lumpur dan air dalam intensitas tinggi.

7 dari 8 halaman

6. Cuci menggunakan air mengalir

Cara membersihkan kepiting yang terakhir dengan mencuci kepiting dengan air mengalir. Sembari mencuci, Anda bisa menggosoknya perlahan agar tidak ada kotoran yang menempel, baik pada bagian daging atau cangkangnya.

8 dari 8 halaman

Cara Memilih Kepiting yang Tepat

Sebagai salah satu primadona seafood, tidak heran jika banyak yang ingin menyantap kepiting. Namun agar mendaptkan kepiting dengan rasa yang nikmat, maka perlu memahami bagaimana cara memilih kepiting tersebut.

Sebab, memilih kepiting tidak selalu berdasarkan ukuran. Maka dari itu, cara memilih kepiting yang tepat adalah sebagai berikut.

 

Jangan pilih kepiting yang sudah mati

Meski kepiting hidup terkadang merepotkan dan bisa saja melukai tangan saat mengolahnya, namun kepiting hidup jauh lebih baik dan sudah bisa dipastikan masih segar dibandingkan dengan kepiting yang sudah mati.

 

Perhatikan matanya

Memerhatikan mata kepiting juga penting dilakukan. Sebab kondisi mata bisa menjadi indikator jika kepiting masih segar. Pilihlah kepiting yang kondisi kedua matanya utuh serta masih bergerak-gerak. Apabila mata kepiting rusak karena gigitan nyamuk atau terbentur, ada baiknya untuk tidak dipilih.

 

Perhatikan warna kepiting

Kepiting yang memiliki warna terang dan mengkilap mungkin lebih menarik. Namun kepiting dengan kualitas bagus biasanya memiliki cangkang yang cenderung berwarna kusam serta memiliki goresan. Sebab warna kusam tersebut menandakan bahwa kepiting siap berganti kulit dan justru memiliki daging yang padat.

 

Perhatikan badan kepiting

Kepiting yang punya daging padat umumnya memiliki badan yang keras. Maka dari itu, saat ditekan biasanya badan kepiting akan terasa keras. Beda halnya dengan kepiting yang memiliki daging kopong atau sudah rusak, umumnya badannya akan mudah ditekan dan terasa lebih empuk saat ditekan.

 

Perhatikan capitnya

Kepiting yang memiliki kualitas bagus merupakan kepiting yang menggunakan capitnya dengan baik. Hal tersebut bisa dilihat dari capit kanannya yang berguna untuk menghancurkan massa. Untuk mengetahui apakah capit kepiting digunakan atau tidak, Anda bisa melihat apakah gigi pada capit kepiting dalam kondisi tumpul atau tidak. Jika tumpul maka capit tersebut sering digunakan.