Sukses

Evaluasi Adalah Penilaian Kinerja, Pahami Tujuan dan Fungsinya

Liputan6.com, Jakarta Evaluasi adalah penilaian kinerja. Selama sekolah ataupun kuliah tentu anda sering mendengar istilah evaluasi. Namun sebenarnya apakah yang dimaksud dengan evaluasi tersebut? Secara singkat, pengertian dari evaluasi adalah penilaian kinerja. Jadi setelah anda bekerja atau belajar, ada uji kompetensi yang harus anda hadapi untuk menguji pemahaman anda.  

Dalam dunia kerja, evaluasi pun sangat lazim untuk dilakukan. Hal ini supaya apa yang telah dilaksanakan tetap sesuai dengan rencana awal. Sehingga bisa disebut pula bahwa evaluasi adalah suatu kegiatan mengumpulkan informasi mengenai kinerja sesuatu (metode, manusia, peralatan), dimana informasi tersebut akan dipakai untuk menentukan alternatif terbaik dalam membuat keputusan.

Evaluasi adalah penilaian kinerja. Ini merupakan salah satu cara terbaik untuk menguji efektifitas dan produktifitas di berbagai bidang dalam kehidupan manusia. Baik itu dalam lingkup individu, kelompok, lingkungan kerja, dan lain sebagainya. Sehingga sebagai anggota atau bagian dari masyarakat, sangat penting bagi anda untuk memahami evaluasi adalah sesuatu yang krusial.

Berikut ini merupakan penjelasan lengkap tentang evaluasi adalah penilaian kerja, fungsi, dan tujuannya. Dirangkum dari berbagai sumber oleh Liputan6.com, Senin (12/10/2020).

2 dari 5 halaman

Pengertian Evaluasi Menurut Para Ahli

Sebelum membahas mengenai evaluasi lebih lanjut, ada baiknya anda untuk memahami terlebih dahulu mengenai definisi evaluasi dari para ahli. Simak penjelasan berikut ini:

1. Anne Anastasi

Menurut Anne Anastasi (1978), arti evaluasi adalah proses sistematis untuk menentukan sejauh mana tujuan instruksional dicapai oleh seseorang. Evaluasi merupakan kegiatan untuk menilai sesuatu secara terencana, sistematik, dan terarah berdasarkan tujuan yang jelas.

2. Sajekti Rusi

Menurut Sajekti Rusi (1988), pengertian evaluasi adalah proses menilai sesuatu, yang mencakup deskripsi tingkah laku siswa baik secara kuantitatif (pengukuran) maupun kualitatif (penilaian).

3. William A. Mehrens dan Irlin J. Lehmann

Menurut William A.Mehrens dan Irlin J. Lehmann (1978), pengertian evaluasi adalah suatu proses merencanakan, memperoleh, dan menyediakan informasi yang sangat diperlukan untuk membuat alternatif-alternatif keputusan.

4. A.D Rooijakkers

Menurut A.D Rooijakkers, pengertian evaluasi adalah suatu usaha atau proses dalam menentukan nilai-nilai. Secara khusus evaluasi atau penilaian juga diartikan sebagai proses pemberian nilai berdasarkan data kuantitatif hasil pengukuran untuk keperluan pengambilan keputusan.

5. Suharsimi Arikunto

Menurut Suharsimi Arikunto (2003), arti evaluasi adalah serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk mengukur tingkat keberhasilan suatu program pendidikan.

6. Norman E. Gronlund

Menurut Norman E. Gronlund (1976), pengertian evaluasi adalah suatu proses yang sistematis untuk menentukan atau membuat keputusan sampai sejauh mana tujuan-tujuan pengajaran telah dicapai siswa

7. Abdul Basir

Menurut Abdul Basir (1996), arti evaluasi adalah proses pengumpulan data yang deskriptif, informative, prediktif, dilaksanakan secara sistematik dan bertahap untuk menentukan kebijaksanaan dalam usaha memperbaiki pendidikan.

3 dari 5 halaman

Fungsi Evaluasi

Selain tujuan yang telah disebutkan di atas, kegiatan evaluasi juga memiliki beberapa fungsi dan manfaat. Berikut ini merupakan beberapa fungsi dari evaluasi adalah:

1. Fungsi Selektif

Fungsi selektif adalah fungsi yang dapat menyeleksi seseorang apakah memiliki komptensi yang sesuai dengan standar yang ditetapkan. Misalnya; menentukan seseorang diterima kerja atau tidak, menentukan seseorang naik jabatan atau tidak, dan lainnya.

2. Fungsi Diagnosa

Fungsi diagnosa bertujuan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan seseorang dalam bidang kompetensi tertentu. Misalnya untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan seorang siswa dalam bidang studi yang didapatkannya di sekolah.

3. Fungsi Penempatan

Fungsi penempatan bertujuan untuk mengetahui di mana posisi terbaik seseorang dalam suatu bidang tertentu. Misalnya untuk mengetahui posisi terbaik seorang karyawan sesuai dengan bidangnya di dalam suatu perusahaan.

4. Fungsi Pengukuran Keberhasilan

Dalam hal ini, evaluasi berfungsi untuk mengukur tingkat keberhasilan suatu program, termasuk metode yang dipakai, penggunaan sarana, dan pencapaian tujuan.

4 dari 5 halaman

Tujuan Evaluasi

Setelah mengetahui tentang definisi dari evaluasi, maka anda bisa memahami tujuan dari evaluasi. Kegiatan ini sangat penting dalam manajemen Sumber Daya Manusia (SDM. Berikut ini merupakan tujuan evaluasi antara lain:

1. Untuk mengetahui tingkat penguasaan atau pemahaman seseorang terhadap kompetensi yang telah ditetapkan.

2. Agar mengetahui kesulitan atau rintangan yang dihadapi oleh seseorang dalam kegiatannya sehingga dapat dilakukan diagnosis dan kemungkinan memberikan remedial teaching.

3. Bisa menjadi umpan balik informasi yang baik untuk pelaksana sehingga bisa memperbaiki kekurangan yang ada.

4. Digunakan untuk mengetahui efektivitas dan efisiensi metode atau cara yang telah diterapkan.

5 dari 5 halaman

Tahapan Evaluasi

Dalam kegiatan evaluasi terdapat beberapa tahapan penting yang saling mendukung satu sama lainnya. Mengacu pada pengertian evaluasi, adapun tahapan-tahapan evaluasi adalah sebagai berikut:

Menentukan topik evaluasi, yakni menentukan topik atau agenda yang akan di evaluasi sehingga tidak melebar dan fokus. 

Merancang kegiatan evaluasi, yaitu merencanakan atau mendesain kegiatan evaluasi agar tidak ada aspek atau pelaksanaannya yang tertinggal.

Pengumpulan data, yaitu kegiatan untuk mengumpulkan materi dan mencatat setiap data atau informasi yang akan disampaikan dalam evaluasi.

Pengolahan dan analisis data, yaitu kegiatan untuk mengolah informasi dengan mengelompokkan data sehingga lebih mudah dalam melakukan analisis serta menjadi tolak ukur seberapa lama waktu evaluasi akan digelar.

Pelaporan hasil evaluasi, yaitu setelah melakukan berbagai kegiatan evaluasi, maka harus dilanjutkan dengan membuat laporan agar bisa menjadi acuan untuk membuat kegiatan di kemudian hari.