Sukses

7 Fakta Retinol untuk Kulit Wajah, Cegah Penuaan Dini

Liputan6.com, Jakarta Retinol merupakan salah satu kandungan dalam produk perawatan kulit yang kini tengah banyak diperbincangkan. Retinol biasanya terdapat pada produk yang memiliki klaim sebagai anti-aging atau memperlambat penuaan.

Retinol juga memiliki banyak manfaat misalnya seperti memiliki kandungan anti-oksidan yang tinggi sehingga mampu menangkal radikal bebas. Kemudian retinol juga bisa merangsang pergantian sel-sel kulit serta meningkatkan produksi kolagen. Maka tak heran jika produk yang memiliki kandungan Retinol jadi laris manis di pasaran.

Namun, di balik segudang manfaatnya, ternyata terdapat banyak kabar simpang siur mengenai Retinol. Misalkan tentang efek samping retinol hingga cara pemakaiannya yang kadang salah kaprah. 

Supaya Anda tidak bingung lagi, berikut ini merupakan fakta-fakta tentang Retinol yang dirangkum dari berbagai sumber oleh Liputan6.com, Jumat (16/10/2020).

2 dari 8 halaman

1. Retinol ampuh untuk mencegah penuaan dini

Retinol yang merupakan derivatif dari vitamin A sangat efektif untuk melawan tanda-tanda penuaan dini. Cara kerja retinol yakni dengan menstimulasi kulit sehingga bisa beregenerasi dengan baik. 

Seiring dengan pertambahan usia, kemampuan untuk meregenerasi kulit secara alami pun akhirnya berkurang, maka dari itu, dengan retinol ini, mampu membantu kulit agar tetap sehat dan meningkatkan elemen pembentuk struktur kulit. Kemudian, pori-pori pun bisa bersih dan mengecil dengan pemakaian retinol yang rutin.

3 dari 8 halaman

2. Jangan terpengaruh dengan takaran Retinol yang tinggi

Banyak orang-orang yang seringkali terkecoh dengan produk-produk yang mencantumkan retinol dengan takaran yang tinggi. Dalam benak beberapa orang, semakin banyak kandungan retinolnya, maka dianggap akan semakin ampuh mengatasi permasalahan yang ada pada kulit.

Padahal cara kerja Retinol tidak demikian. Kalau mengira semakin banyak produk dengan kandungan retinol yang dioleskan ke muka semakin cepat khasiatnya terasa, bisa jadi yang muncul malah reaksi negatif yang tidak diharapkan, bahkan ada potensi kulit jadi meradang atau iritasi. Apalagi untuk Anda yang belum pernah menggunakan retinol sebelumnya, sedikit lebih baik. 

Jangan paksakan kulit Anda untuk langsung mencoba produk dengan kandungan retinol yang tinggi. Biarkan kulit beradaptasi terlebih dulu dengan kandungan ini, dan kembali lagi.

4 dari 8 halaman

3. Retinol bisa digunakan bersamaan dengan AHA dan BHA

Bagi para penggemar skincare atau biasa disebut dengan skincare junkies, kerap melakukan layering produk atau penggunaan produk secara bersamaan. Selain retinol, produk AHA dan BHA juga sedang sering diperbincangkan.

Lantas, apakah penggunaan retinol ini bisa dibarengi oleh AHA dan BHA? Padahal, AHA dan BHA merupakan acid, yang biasanya kita temukan dalam produk eksfoliasi kulit. Jika sudah menggunakan produk AHA atau BHA, lalu kita timpa lagi dengan retinol, apakah tetap aman?

Jawaban untuk pertanyaan tersebut adalah aman. Hal ini lantaran antara AHA dan BHA serta retinol memiliki area cakupannya masing-masing. Jika AHA dan BHA bekerja di bagian lapisan terluar kulit untuk mengangkat tumpukan sel-sel mati. Maka retinol bekerja di bagian lapisan kulit yang lebih dalam. Namun, yang perlu anda waspadai adalah selama pemakaian, jika terjadi pengelupasan kulit yang tidak wajar, merah-merah, atau kulit jadi sensitif maka sebaiknya dihentikan terlebih dahulu. 

Hal ini karena bisa jadi diakibatkan oleh kandungan kandungan produk perawatan wajah anda yang tidak tepat. Bisa jadi kandungan AHA, BHA, dan retinolnya terlalu tinggi, atau cara pakai yang salah.

5 dari 8 halaman

4. Reaksi yang muncul saat menggunakan retinol

Ketika Anda baru pertama kali menggunakan produk yang mengandung retinol, maka akan timbul sejumlah reaksi yang menunjukkan bahwa produk tersebut sedang bekerja. Misalkan saja seperti kulit terasa lebih kering dari biasanya, sedikit mengelupas, dan sedikit merah. Reaksi tersebut merupakan hal yang wajar.

Namun, apabila reaksi tersebut timbul secara berlebihan dan berada di luar kategori wajar, maka Anda harus segera menghentikannya. Biasanya reaksi yang timbul akibat retinol tersebut akan berhenti setelah 2-3 minggu pemakaian, hal ini lantaran kulit sudah bisa beradaptasi dengan baik. 

6 dari 8 halaman

5. Butuh waktu 8 - 12 minggu untuk melihat hasil kerja retinol

Sama seperti halnya dengan produk perawatan wajah lainnya, agar mendapatkan kulit yang Anda idamkan, tidak ada proses yang instan. Melainkan proses yang berjalan seiring dengan waktu. Jika Anda baru satu minggu menggunakan retinol kemudian sudah mempertanyakan perubahannya, maka Anda sangat salah kaprah.

Retinol membutuhkan waktu 2-3 bulan untuk menunjukkan hasil kerjanya. Ini pun harus dilalui dengan pemakaian yang rutin dan dosis yang tepat. Maka dari itu, Anda harus lebih bersabar dalam mendapatkan kulit bersih dan cerah idaman Anda.

7 dari 8 halaman

6. Kulit yang sehat membutuhkan kandungan lain selain retinol

Meski retinol sudah memiliki cakupan segudang manfaat untuk kulit, namun agar mendapatkan kulit yang sehat Anda masih membutuhkan kandungan lain. Sama seperti halnya tubuh, jika hanya diberi satu jenis makanan saja, maka hasil pertumbuhannya tidak akan maksimal. Sebaiknya dalam menggunakan retinol dibarengi dengan pemakaian pelembab yang mengandung hyaluronic acid.

8 dari 8 halaman

7. Barengi penggunaan Retinol dengan Sunscreen

Ketika menggunakan retinol, sangat disarankan untuk dibarengi dengan pemakaian produk yang mengandung SPF. Hal ini lantaran dengan regenerasi kulit yang distimulai oleh retinol, membuat kulit menjadi lebih sensitif dengan cahaya UVA dan UVB. Maka untuk mengatasi hal tersebut, sebaiknya Anda menggunakan produk yang mengandung SPF untuk proteksi kulit dari UVA/UVB.