Sukses

Viral Wanita Gendong Anak Labrak Pernikahan Diam-diam Suaminya

Liputan6.com, Jakarta Pernikahan seharusnya menjadi momen yang bahagia bagi setiap pasangan. Tak heran jika sebagian pasangan ingin menggelar acara pernikahan mereka sesuai dengan impian mereka.

Namun rupanya pernikahan impian yang berjalan khidmat dan bahagia tak dirasakan oleh pasangan satu ini. Hal itu lantaran sang pengantin pria rupanya telah memiliki seorang istri. 

Momen itu membuat heboh netizen karena diunggah di media sosial.  Seorang pria melangsungkan pernikahannya di sebuah rumah ibadah yang mendadak menjadi kacau. Wanita tiba-tiba datang dan mengamuk di tengah upacara pernikahan. Dia menuntut agar pernikahan tersebut dihentikan.

Rupanya alasan ia minta menghentikannya diketahui mempelai pria dalam upacara pernikahan itu adalah suaminya. Insiden ini pun langsung viral usai diunggah di YouTube.

2 dari 3 halaman

Pamit Urusan Bisnis

Dilansir dari Zambian Observer oleh Liputan6.com, Minggu (18/10/2020) kejadian ini berawal ketika pengantin pria bernama Abraham Muyunda pamit ke luar kota untuk urusan bisnis. Awalnya istri Muyunda yang bernama Caroline Mubita mengiyakan dan merestui kepergian suaminya.

Namun ternyata Muyunda sebenarnya berbohong kepada Caroline. Sebenarnya ia akan menghadiri acara pernikahannya sendiri yang digelar di Chainda, Zambia. Ia menggelar acara perniakhannya secara diam-diam.

3 dari 3 halaman

Diberitahu Tetangga

Caroline baru mengetahui telah dibohongi oleh suaminya setelah mendapat informasi dari tetangganya. Tanpa pikir panjang Caroline segera menyusul Muyunda. Seperti yang tampak dalam video, Muyunda tampak tak bisa berbuat banyak setelah sang istri tiba-tiba datang dengan suara kencang.

"Pernikahan ini tidak bisa dilanjutkan. Pria ini adalah suamiku. Saya tidak tahu apa yang terjadi di sini," teriak Caroline penuh emosi.

Tangan Caroline tak henti-henti menunjuk-nunjuk ke arah suaminya. Sambil menggendong buah hatinya, ia terus menegaskan jika pengantin pria itu adalah suaminya dan mereka belum bercerai.

Kasus Muyunda kemungkinan akan menjadi masalah pidana di Zambia. Jika terbukti bersalah, dia bisa menghadapi hukuman penjara hingga 7 tahun.