Sukses

10 Gejala Kanker Serviks dan Cara Mencegahnya

Liputan6.com, Jakarta Kanker serviks merupakan penyakit kanker yang menyerang sel-sel serviks atau sel di bagian bawah rahim yang terhubung dengan vagina. Ada banyak faktor yang bisa memicu gejala kanker serviks, di antaranya yakni faktor genetik dan Human Papilomavirus (HPV) yang terjadi akibat penularan penyakit seksual melalui bersenggama maupun seks oral.

Pada tahap awal, gejala kanker serviks memang masih sulit dikenali. Terlebih lagi penderitanya juga tidak merasakan ada keluhan yang drastis dirasakan. Bahkan, gejala kanker serviks pada stadium awal biasanya juga menyerupai dengan penyakit lain, misalkan saja keputihan. 

Memahami gejala kanker serviks merupakan hal yang penting supaya Anda bisa mengenali atau mewaspadai penyakit ini sejak dini. Dengan mengenai gejala kanker serviks sejak dini, Anda bisa mendapatkan pengobatan yang benar dan meminimalisir penyebaran sel kanker.

Hingga kini, kanker serviks merupakan ancaman kematian nomor dua bagi wanita Indonesia setelah kanker payudara. Maka dari itu, mengetahui gejala kanker serviks merupakan hal yang urgensinya tinggi. Berikut ini merupakan penjelasan lengkap tentang kanker serviks yang dirangkum dari berbagai sumber oleh Liputan6.com, Senin (19/10/2020).

2 dari 7 halaman

Gejala kanker serviks

1. Pendarahan Vagina

Salah satu gejala kanker serviks yang paling umum adalah ketika mengalami pendarahan pada vagina yang dirasa tidak normal. Jika pada umumnya wanita mengalami siklus menstruasi dengan mengeluarkan darah kotor, maka pendarahan yang dimaksudkan ini terjadi di luar siklus menstruasi. 

Jika terjadi pendarahan yang tidak wajar, maka Anda sebaiknya langsung periksa ke dokter. Terlebih lagi jika Anda sudah berada di usia menopause dan mengalami pendarahan yang tidak wajar.

 

2. Mengalami Keputihan yang Berlebih

Selain pendarahan pada vagina, gejala kanker serviks yang lainnya adalah mengalami keputihan yang tidak normal. Jika terjadi masalah pada vagina, biasanya akan mengalami keputihan berupa perubahan warna, muncul aroma yang tidak sedap, serta terjadi perubahan tekstur dan konsistensi cairan vagina.

Namun, keputihan yang tidak biasa ini juga bisa disebabkan oleh penyakit lain, segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalaminya. Dengan memeriksakan hal ini sedini mungkin, bisa jadi Anda telah mengantisipasi berbagai penyakit lainnya.

3 dari 7 halaman

Gejala kanker serviks

3. Siklus menstruasi kacau

Para penderita kanker serviks biasanya akan mengalami siklus menstruasi yang lebih panjang dibandingkan dengan masa siklus menstruasi normalnya. Misalkan saja jika normalnya siklus menstruasi terjadi selama satu minggu, maka jika ternyata muncu gejala kanker serviks, siklus menstruasi bisa mencapai dua minggu ataupun terjadi dua kali menstruasi selama satu bulan. 

Siklus menstruasi yang tidak wajar juga bisa menandakan bahwa anda sedang dalam posisi yang tidak baik. Bisa dipicu oleh stress dan penyakit lainnya. Segera kunjungi dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.

 

4. Rasa Nyeri Saat Berhubungan Intim

Salah satu gejala kanker serviks yakni mengalami nyeri panggul ketika sedang berhubungan intim. Hal ini terjadi karena ada pembengkakan pada rahim yang tidak wajar. 

Maka dari itu, akan timbul rasa nyeri dan tidak nyaman ketika berhubungan intim. Segera periksakan ke dokter apabila Anda mengalami hal tersebut, untuk memastikan juga apakah kondisi ini merupakan ciri penyakit lain seperti endometriosis atau fibroid.

4 dari 7 halaman

Gejala kanker serviks

5. Pembengkakan Kaki

Kemudian, gejala kanker serviks lainnya adalah perubahan pada kaki yang menjadi bengkak. Kondisi tersebut terjadi karena sel kanker telah menekan pembuluh darah di panggul. Sehingga, sirkulasi darah ke kaki menjadi terhambat. Akibatnya terjadi penimbunan cairan yang menjadikan kaki bengkak.

 

6. Keluar Urine atau Feses dari Vagina

Ketika sudah memasuki fase kanker serviks stadium lanjut, biasanya akan memengaruhi fungsi vagina. Salah satunya adalah terjadi kebocoran urin atau keluarnya tinja dari vagina. 

Kebocoran ini bisa terjadi akibat terbentuknya fistula antara vagina dan saluran kemih, atau fistula ani antara vagina dan anus, sehingga urine dan feses dapat melewati vagina.

5 dari 7 halaman

Gejala kanker serviks

7. Kehilangan Nafsu Makan

Para pengidap kanker serviks biasanya akan mengalami stres dan penurunan semangat hidup. Hal ini pula akhirnya dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan. 

Selain itu, penyebaran sel kanker yang membuat tubuh sulit menerima asupan makanan.Penurunan berat badan drastis yang tidak diketahui penyebabnya, juga perlu dicurigai sebagai gejala kanker.

 

8. Nyeri Punggung

Ketika sel kanker sudah mulai berkembang, biasanya akan terasa nyeri di bagian panggul dan punggung bagian bawah. Nyeri punggung berulang adalah ciri-ciri kanker serviks yang harus diwaspadai. Jika rasa nyeri mulai terasa lebih dekat dengan usus buntu, itu berarti kanker serviks sudah mencapai pada tahap selanjutnya.

6 dari 7 halaman

Gejala kanker serviks

9. Mudah Lelah

Sama halnya dengan penderita kanker yang lain, para penderita kanker serviks juga akan mengalami kondisi fisik yang mudah lelah. Kondisi ini terjadi akibat pendarahan yang tidak normal pada vagina, sehingga lama kelamaan tubuh mengalami kekurangan sel darah merah (anemia), yang membuat tubuh menjadi cepat lelah.

Rasa lelah biasanya akan berlangsung setiap saat dan tidak hilang meskipun Anda telah beristirahat cukup.

 

10. Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh sel kanker yang tumbuh mengelilingi leher rahim, lalu menyebar hingga ke kandung kemih. Karena sistem reproduksi wanita terletak dekat kandung kemih dan uretra, tumor atau pembengkakan dapat menyebabkan gejala yang mirip dengan infeksi saluran kemih seperti rasa terbakar atau sakit saat buang air kecil, sering dan kesulitan buang air kecil.

Meski begitu, gejala-gejala ini juga dapat berarti kondisi lain, seperti kandung kemih yang terlalu aktif.

7 dari 7 halaman

Cara Pencegahan kanker serviks

Agar dapat menurunkan risiko terjadinya kanker serviks ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Terlebih lagi jika anggota keluarga Anda memiliki riwayat penyakit kanker serviks. Berikut ini merupakan hal-hal yang bisa Anda lakukan:

- Salah satu cara untuk menurunkan risiko kanker serviks adalah dengan mempraktekkan hubungan seksual yang aman, mengingat virus HPV diketahui menyebar melalui kontak seksual.

- Lakukan vaksinasi untuk kanker serviks juga kini bisa dilakukan untuk melindungi terhadap infeksi HPV.

- Vaksin dimaksudkan memberi perlindungan terhadap serangan HPV, termasuk dua tipe yang diketahui berkaitan dengan sekitar 70% dari kanker serviks, yakni HPV 16 dan HPV 18.

- Melakukan skrining atau pemeriksaan leher rahim atau serviks secara rutin merupakan cara terbaik untuk mengidentifikasi adanya perubahan abnormal sel-sel leher rahim pada fase awal.

- Setiap wanita yang sudah, pernah, dan masih aktif secara seksual disarankan untuk menjadwalkan pemeriksaan leher rahim pap-smear secara rutin setahun sekali.