Sukses

8 Minuman untuk Meredakan Diare, Cocok Sebagai Pertolongan Pertama

Liputan6.com, Jakarta Diare yaitu keadaan ketika pergerakan usus meningkat lebih dari biasanya. Dengan meningkatnya pergerakan usus, maka secara otomatis kemampuan usus dalam menyerap air menjadi berkurang. Hal ini yang mengakibatkan saat buang air besar, akan banyak sekali cairan tubuh yang terbuang karena tidak bisa diserap dengan baik.

Apabila diare berlangsung terus-menerus, maka bisa dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan hingga akhirnya dehidrasi. Apabila dehidrasi dibiarkan, maka kondisi ini sangat berbahaya bagi tubuh. Itulah mengapa, penting untuk segera dilakukan pertolongan pertama.

Pertolongan pertama yang dilakukan bertujuan untuk mengembalikan cairan tubuh yang hilang dalam jumlah besar. Maka dari itu ada beberapa jenis minuman untuk meredakan diare yang bisa dijadikan pilihan.

Minuman untuk meredakan diare ini bisa didapatkan di apotek terdekat, atau hanya dengan membuatnya sendiri di rumah menggunakan bahan alami. Jadi tidak perlu khawatir jika disekitar Anda sedang tidak ada apotek atau kondisi diare menyerang di waktu yang kurang tepat, seperti pada dini hari.

Lalu apa saja minuman untuk meredakan diare tersebut? Di bawah ini Liputan6.com telah merangkum dari berbahai sumber, mengenai apa saja minuman untuk meredakan diare yang ampuh dan mudah didapatkan, Selasa (20/10/2020).

2 dari 6 halaman

Minuman untuk Meredakan Diare

1. Air Putih

Minuman untuk meredakan diare yang bisa menjadi pertolongan pertama, yaitu air putih. Minuman ini menjad salah satu sumber cairan terbaik untuk mencegah dehidrasi berlebihan saat diare. Saat diare menyerang, maka Anda perlu untuk meningkatkan konsumsi air putih lebih banyak dari biasanya.

Jika Anda biasa mengonsumsi air putih 1,5 liter setiap hari, maka ketika diare konsumsi air putih perlu ditingkatkan hingga 2-2,5 liter. Dengan begitu, maka tubuh akan tetap terjaga dari risiko dehidrasi.

 

2. Air Kelapa

Salah satu jenis minuman untuk meredakan diare yang juga cukup dipercaya ampuh, yaitu air kelapa. Minuman ini memiliki kandungan cairan alami yang kaya akan elektrolit, terutama potasium dan magnesium.

Apabila keadaan diare sedang parah, maka elektrolit did alam tubuh akan mengalami gangguan. Itulah mengapa, mengonsumsi air kelapa murni akan membantu kembalikan cairan elektrolit yang hilang.

Sebab, ketika elektrolit tubuh terganggu namun tidak segera digantikan, maka Anda bisa mengalami gejala-gejala seperti badan lemas, tangan gemetar, bahkan sulit berkonsentrasi. Bahayanya, jika gangguan elektrolit yang dialami terlanjur sangat parah, maka bisa menyebabkan gangguan jantung.

3 dari 6 halaman

Minuman untuk Meredakan Diare

3. Jus Pisang

Selain kedua minuman di atas, konsumsi jus pisang juga bisa membantu dalam pemulihan diare. Pisang kaya akan serat dan nutrisi penting di dalamnya. Selain itu pisang juga merupakan sumber kalium yang baik.

Ketika diare, maka sudah diketahui jika tubuh akan kehilangan air dan elektrolit, seperti kalium. Kalium sendiri adalah salah satu elektrolit penting yang hilang ketika diare.

Pisang juga sangat kaya akan serat larut, yang sangat baik dalam melancarkan pencernaan. Dengan mengonsumsi serat larut, maka kondisi feses akan menjadi lebih padat dan berbentuk. Itulah mengapa, dengan mengonsumsi jus pisang akan membantu dalam mengobati diare.

 

4. Kaldu

Kaldu sendiri dibuat dari tulang, baik ayam, sapi, dan lain sebagainya. Untuk mendapatkan kaldu alami, tulang melalui proses perebusan. Ketika mengalami diare, maka air rebusan tersebut bisa berguna dalam mengatasi dehidrasi yang timbul.

Selain itu, di dalam kaldu juga terkandung protein dan asam amino, di mana sangat mudah untuk dicerna dan tidak membebani kerja usus. Lalu, kaldu juga kaya akan mineral lain seperti kalsium, fosfor, dan magnesium.

4 dari 6 halaman

Minuman untuk Meredakan Diare

5. Buttermilk

Buttermilk merupakan salah satu produk olahan susu yang memiliki kekentalan sedang dan rasa asam. Biasanya buttermilk digunakan untuk campuran saus, adonan pancake, atau jenis kue lainnya. Dengan konsumsi segelas buttermilk tanpa perasa apapun, maka berguna untuk menenangkan lapisan perut yang meradang. Sebab minuman ini kaya akan probiotik yang bisa meningkatkan jumlah bakteri baik di dalam perut.

 

6. Yogurt

Yogurt merupakan salah satu sumber probiotik yang sangat baik. Yogurt dipercaya mampu mengurangi diare. Selain itu, yogurt juga cocok dikonsumsi penderita intoleransi laktosa. Sebab bakteri dalam yogurt mengubah sebagian laktosa menjadi asam laktat, dan juga menyebabkan yogurt menjadi terasa asam.

Probiotik sendiri merupakan bakteri hidup yang befungsi untuk menghambat pertumbuhan bakteri jahat di usus. Bakteri hidup atau probiotik, akan mencegah dan mengurangi intensitas diare. Bahkan dalam ulasan yang diterbitkan dalam Cochrane Database of Systematic Review pada Mei 2013 melaporkan, jika probiotik secara efektif akan mencegah diare yang disebabkan oleh bakteri jahat.

5 dari 6 halaman

Minuman untuk Meredakan Diare

7. Jahe

Konsumsi air rebusan jahe akan membantu mengatasi rasa mual, muntah, dan diare secara efektif. Jahe sendiri bisa mencegah perkembangan bakteri penyebab diare. Sebab, di dalam jahe terdapat kandungan gingerol, yang merupakan zat bioaktif dalam jahe segar, di mana mampu menurunkan risiko infeksi pencernaan penyebab diare.

Bahkan ekstrak jahe sendiri akan berguna untuk menghambat pertumbuhan berbagai jenis bakteri. Selain itu, jahe juga efektif melawan mual akibat diare.

 

8. Cairan Oralit

Cairan oralit merupakan salah satu jenis minuman untuk meredakan diare yang bisa dibeli di apotek atau dibuat sendiri di rumah. Cairan ini dapat mencegah dan mengatasi dehidrasi. Untuk membuatnya sendri di rumah, cukup menggunakan campuran air putih, garam, dan gula.

Kombinasi ketiga bahan tersebut mengandung mineral dari air putih, elektrolit dari garam, dan energi yang dibawa dari kandungan gula.

Adanya garam, mampu meningkatkan pengangkutan dan daya absorbsi gula melalui membran sel. Gula dalam larutan NaCl (garam dapur) juga sangat berguna untuk meningkatkan penyerapan air pada dinding usus secara kuat, yang akhirnya membantu proses dehidrasi tubuh dapat berkurang.

6 dari 6 halaman

Penyebab dan Gejala Diare

Diare merupakan proses keluarnya feses dengan bentuk encer atau cair. Memiliki frekuensi pembuangan feses tiga kali atau lebih sering. Biasanya, diare disebabkan oleh konsumsi makanan yang terkontaminasi kuman.

Namun, diare juga bisa saja terjadi karena sebab lain, seperti:

- Faktor psikologis, seperti cemas berlebih.

- Konsumsi minuman mengandung alkohol.

- Alergi makanan.

- Usus buntu.

- Penyakit Chron.

- Penyakit sindrom iritasi usus besar (IBS).

- Konsumsi obat pencahar.

- Efek samping obat.

- Intoleransi laktosa.

 

Ketika terkena diare, biasanya akan disertai dengan hilangnya nafsu makan. Jika dibiarkan terus menerus, maka keadaan ini lama-kelamaan bisa menyebabkan terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan.

Apabila sudah dehidrasi, maka penderita diare bisa mengalami gejala seperti:

- Mulut kering

- Badan sangat lemas.

- Jarang buang air kecil

- Feses berdarah, berwarna merah atau hitam

- Menangis tanpa air mata

- Mata dan perut tampak cekung

 

Makad dari itu, lebih berhati-hati dalam mengonsumsi berbagai jenis makanan dan minuman agar tidak terkena diare.