Sukses

10 Jenis Kopi yang Terkenal di Dunia dan Indonesia, Punya Karakteristik Berbeda

Liputan6.com, Jakarta Bagi kamu penikmat kopi, sederet jenis kopi ini bisa kamu cicipi. Menjadi minuman wajib ketika nongkrong bersama teman, ragam jenis kopi memang menarik untuk dicicipi.

Selain rasanya yang pahit, kopi juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Kopi juga kerap digunakan sebagai bahan dasar untuk produk kecantikan. Memiliki banyak manfaat untuk kecantikan, tak heran jika beberapa jenis kopi juga kerap digunakan sebagai masker wajah.

Ada banyak jenis kopi yang tersebar di dunia, salah satunya di Indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia. Mulai dari zaman dahulu Indonesia terkenal dengan kekayaan alam dan rempah-rempahnya. Jenis kopi asal Indonesia tentunya cukup terkenal dan menjadi daya tarik wisatawan mancangera.

Sederet jenis kopi memang menarik untuk dicicipi. Pasalnya setiap jenis kopi memiliki rasa dan aroma yang berbeda. Biji kopi dari dua tempat yang berbeda biasanya juga memiliki karakter yang berbeda, baik dari aroma (dari aroma jeruk sampai aroma tanah), kandungan kafeina, rasa dan tingkat keasaman. 

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang jenis kopi yang terkenal dan tersebar di Indonesia, Senin (26/10/2020).

2 dari 3 halaman

Jenis Kopi

Setiap jenis kopi memiliki rasa dan varietes yang berbeda. Beberapa jenis kopi ini menarik untuk kamu cicipi. Walaupun secara umum rasa kopi tersebut sama, namun sederet jenis kopi ini juga memiliki aroma dan tentunya rasanya juga berbeda.

1. Kopi Arabika

Kopi arabika merupakan jenis kopi cukup terkenal dan memiliki banyak varietes. Kopi arabika merupakan kopi tradisional yang rasanya dianggap paling enak oleh para penikmat kopi. Biji kopi arabika memiliki ciri-ciri ukuran biji yang lebih kecil dibandingkan biji kopi jenis robusta, selain itu, kandungannya kafeinnya lebih rendah, rasa dan aromanya juga lebih nikmat. Jenis kopi arabikan memiliki beberapa varietes yang terkenal, yakni :

- Kopi Kolombia (Colombian coffee). Salah satu varietes kopi arabika ini pertama kali diperkenalkan di Kolombia pada awal tahun 1800. Saat ini kultivar Maragogype, Caturra, Typica dan Bourbon ditanam di negeri ini. Jika langsung digoreng, kopi Kolombia memiliki rasa dan aroma yang kuat. Kolombia adalah penghasil kopi kedua terbesar di dunia setelah Brasilia. Sekitar 12% kopi di dunia dihasilkan di negara ini

- Colombian Milds. Varietas ini termasuk kopi dari Kolombia, Kenya dan Tanzania. Semuanya adalah jenis kopi arabica yang telah dicuci.

- Guatemala Huehuetenango. Jenis kopi arabika memiliki banyak varietes, salah satunya adalah Guatemala Huehuetenango ditanam di ketinggian 5000 kaki di bagian utara Guatemala.

- Ethiopian Yirgacheffe. Varietes kopi arabika satu ini berasal dari daerah di kota Yirga Cheffe di provinsi Sidamo (Oromia) di Ethiopia.

- Hawaiian Kona coffee. Hawaiian Kona coffee ditanam di kaki pegunungan Hualalai di distrik Kona di Hawaii. Kopi diperkenalkan pertama kali di kepulauan ini oleh Chief Boki. Ia adalah gubernur Oahu pada tahun 1825.

- Jamaican Blue Mountain Coffee berasal dari Blue Mountains di Jamaika. Kopi ini memiliki harga yang mahal karena kepopulerannnya.

- Varietes kopi arabika juga ada yang berasal dari Indonesia yakni kopi Jawa (Java coffee), Kopi Jawa ini berasal dari pulau Jawa di Indonesia. Kopi ini sangatlah terkenal sehingga nama Jawa menjadi nama identitas untuk kopi.

- Varietes kopi arabika selanjutnya yakni bernama kenyan. Kopi yang bernama kenyan yang bernama kenyan terkenal karena tingkat keasamannya dan rasanya.

2. Kopi Robusta

Jenis kopi selanjutnya yang sangat terkenal adalah jenis kopi robusta. Kopi Robusta memiliki tekstur yang sedikit lebih kasar di lidah, dan rasanya lebih manis seperti cokelat. Jenis kopi Robusta bisa tumbuh dan hidup di daerah dengan ketinggian 400-700 mdpl dengan temperatur 21-24°C. Biji kopinya pun tak mudah rusak oleh hama. Oleh karena itu, produksi kopi robusta per hektar pun lebih banyak, dan membutuhkan biaya produksi yang cukup rendah. Kopi Robusta lebih sering diproduksi menjadi kopi instan karena kadar kafeinnya yang tinggi dan cocok dikonsumsi saat butuh suntikan energi cepat.

Ada beberapa varietes kopi robusta yang terkenal adalah kopi luwak dari Indonesia dan kopi alamid dari Filipina.

3. Kopi Liberika

Jenis kopi selanjutnya yakni kopi liberika. Kopi liberika berasal dari Liberia, Afrika barat. Kopi liberika dapat tumbuh sekitar 9 meter dari tanah. Jenis kopi ini memiliki ukuran daun, bunga, cabang, buah, dan pohon yang lebih besar dibandingkan dengan jenis arabika dan robusta. Kopi liberika agak rentan terhadap penyakit HV Hemileia vastratix atau penyakit karat daun.

Memiliki kualitas buah yang relatif rendah, namun kopi berjenis liberika mampu berbuah sepanjang tahun dan dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah.

Kopi liberika memiliki beberapa karakteristik yakni ukurannya lebih besar dari kopi arabika dan kopi robusta, berbuah sepanjang tahun, kualitas buah relatif rendah, ukuran buah tidak merata, dan tumbuh baik di dataran rendah.

Varietes kopi liberika yang pernah didatangkan ke Indonesia dua diantaranya Ardoniana dan Durvei.

4. Kopi Ekselsa

Jenis kopi selanjutnya yakni kopi ekselsa. Kopi ekselsa berasal dari Afrika barat, pertama kali jenis kopi ini ditemukan di dekat Danau Chad. Kopi jenis Ekselsa ini sangat cocok dibudidayakan di daerah dataran rendah yang basah. Kopi jenis ini sangat mudah dalam hal pembudidayaannya, karena kopi berjenis ekselsa tidak rentan diserang penyakit.

Jenis kopi ekselsa di Indonesia mudah ditemukan di kabupaten Tanjung Jabung Barat Provinsi Jambi, karena topografi lahan di daerah sana sangat mendukung untuk ditanami kopi berjenis ekselsa ini.

 

3 dari 3 halaman

Jenis Kopi Terbaik di Indonesia

Selain mengetahui jenis kopi secara umum dan jenis kopi yang terkenal dan tersebar hampir di seluruh dunia, berikut ini ulasan mengenai jenis kopi terbaik di Indonesia.

1. Kopi Toraja

Jenis kopi terbaik Indonesia yang pertama yakni kopi toraja. Kopi toraja menjadi salah satu jenis kpi terbaik Indonesia yang memiliki dua varian yaitu arabika dan robusta.

Kopi Toraja berasal dari Sulawesi Selatan. Kopi Toraja tidak hanya dikenal di negeri sendiri tetapi juga mancanegara seperti Jepang dan Amerika. Kopi Toraja dianggap sebagai minuman premium, bahkan sudah dipatenkan oleh perusahaan Jepang bernama Key Coffee sejak tahun 2005.

2. Kopi Wamena Papua

Kopi wamena Papua merupakan jenis kopi terbaik Indonesia selanjutnya yang menarik untuk dicicipi. Kopi ini memiliki rasa yang unik dengan aroma cokelat dan floral. Rasa asamnya sedang dan body medium. Kopi Papua ini adalah jenis kopi arabika yang ditanam di Lembah Baliem pegunungan Jayawijaya dengan ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Istimewanya, kopi ini ditanam menggunakan alat tradisional.

3. Kopi Kintamani

Kopi kintamani ini berasal dari Bali. Ciri khas dari kopi Kintamani, Bali adalah adanya rasa pahit sekaligus bercita rasa jeruk. Ini dihasilkan karena petani kopi di Kintamani bertetangga dengan kebun jeruk sehingga ada aftertaste segar dari kopi Kintamani.

4. Kopi Flores Bajawa

Jenis kopi terbaik di Indonesia selanjutnya yakni Kopi Flores Bajawa. Kopi Bajawa dari Flores ditanam di ketinggian 1.000-1.550 meter di atas permukaan laut (mdpl) di perkebunan yang berada di Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kopi Flores memiliki ciri khas rasa nutty atau kacang-kacangan serta karamel. Teksturnya kental dengan sensasi sedikit asam tapi masih aman di lambung.

5. Kopi Gayo

Jenis kopi terbaik Indonesia selanjutnya kopi gayo. Kopi Gayo merupakan jenis kopi  Arabika yang sudah terkenal di berbagai belahan dunia.

Kopi ini di produksi di daerah aceh tengah tepatnya di dataran tinggi gayo. Daratan tinggi gayo merupakan inilah pusat perkebunan dan produksi kopi terbaik di dunia di hasilkan.

Prosesnya cukup panjang. Biji kopi dimasak dalam oven sekitar 4 jam hingga mencapai kematangan 80 persen di oven. Setelah itu, biji kopi ditambahkan dengan gula.

6. Kopi Luwak

Kopi luwak merupakan jenis kopi di Indonesia merupakan jenis kopi cukup terkenal. Kopi ini menjadi incaran para pecinta kopi di seluruh dunia.

Produksi yang sangat terbatas menjadikan kopi ini langka dan sangat mahal untuk mencicipi secangkir kopi luwak ini. Kopi luwak dihasilkan dari proses yang unik.