Sukses

Paul Pogba Dalam Performa Buruk, Manajer Manchester United Bersimpati

Liputan6.com, Jakarta Gelandang tengah Manchester United, Paul Pogba sedang menjadi sorotan dunia. Pasalnya, pemain bernomor punggung 6 ini bermain sangat buruk saat laga Manchester United melawan Arsenal. Bahkan Pogba disebut sebagai sosok biang kerok kekalahan.

Performa buruk Pogba memang sangat berpengaruh pada Manchester United. Setan Merah tercecer di posisi 15 klasemen sementara Liga Inggris. Pogba dinilai tak seperti penampilan apiknya saat membawa Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018.

Melihat buruknya permainan Pogba, manajer Ole Gunnar Solksjaer memiliki pandangan tersendiri. Solksjaer menilai Pogba memang dalam situasi dan kondisi yang buruk untuk saat ini. Namun Solksjaer meyakini gelandang tengahnya tersebut akan segera menemukan permainan terbaiknya.

Efek domino juga diberikan Pogba karena permainan buruknya. Musim ini Manchester United memiliki kelemahan dengan susah menang di kandang. Setan Merah raih nol kemenangan dalam empat pertandingan dan kebobolan 10 gol di Liga Inggris saat bermain sebagai tuan rumah.

2 dari 4 halaman

Simpati manajer MU

Permainan buruk Paul Pogba memunculkan isu pemain asal Prancis tersebut akan dijualĀ ketika jendela transfer dibuka kembali. Isu transfer tersebut langsung dibantah Solksjaer dengan percaya bisa mengembalikan performa terbaik Pogba.

"Paul telah melalui periode sulit dengan cedera musim lalu, dengan virus corona musim ini. Jadi, saya pikir kami telah melihat banyak hal positif baru-baru ini dan mudah-mudahan ini akan berlanjut," kata Solskjaer seperti dikutip Goal.

3 dari 4 halaman

Masih percaya Pogba

Solskjaer bersimpati terkait penampilan buruk Pogba di beberapa pertandingan terakhir. Bagi Solksjaer, ia tahu bahwa Pogba bermain buru dan bisa melakukan evaluasi diri untuk menjadi lebih baik. Namun konsistensi diyakini akan dialami Pogna untuk kembali ke performa terbaik.

"Paul tahu dengan kejadian yang tepat dia bisa melakukan lebih baik. Dia mengangkat tangannya. Begitulah sepak bola - intensitas tinggi, tempo tinggi."

"Setiap pemain frustrasi, dirinya juga, setelah kalah. Kami membutuhkan konsistensi dari setiap pemain kami," pungkas Solskjaer.

4 dari 4 halaman

Akui kesalahan saat melawan Arsenal

Pogba melakukan kesalahan besar saat laga melawan Arsenal. Ia menjatuhkan Hector Bellerin di kotak penalti yang berujung gol penalti Aubameyang. Ia berharap kejadian tersebut membuatnya lebih hati-hati di laga selanjutnya.

"Ini kesalahan saya. Saya tidak seharusnya melakukan itu," kata Pogba seperti dilansir situs resmi MU.

"Saya harus lebih baik di dalam kotak penalti saat bertahan. Ketika Anda berlari maju dan mundur, ada pemain yang berlari di belakang Anda," ujarnya menambahkan.