Sukses

Pria Ini Rela Berdiri di Jembatan Seharian Agar Tak Ada yang Buang Sampah Sembarangan

Liputan6.com, Jakarta Kebiasaan membuang sampah sembarangan merupakan aksi sehari-hari yang kerap ditemukan. Sudah banyak himbauan untuk tidak membuang sampah sembarangan, terlebih lagi di area sungai.

Ada banyak dampak buruk jika warga sering membuang sampah di sungai yakni seperti air meluap dan mengakibatkan banjir. Meski demikian, rupanya kebiasaan tersebut tak hanya dilakukan oleh masyarakat Tanah Air namun juga beberapa di negera lain seperti India.

Untuk mencegah warga membuang sampah di jembatan atau di area sungai, seorang pira baru-baru ini menjadi ramai diperbincangkan. Pria asal India ini rela berdiri dari pagi hingga malam di jembatan agar tak ada warga yang nekat membuang sampah sembarangan.

Aksi pria tersebut pun menuai sorotan. Tak sedikit publik menyebutkan jika dirinya adalah seorang pahlawan yang patut diapresiasi. 

2 dari 4 halaman

Prihatin dengan Kondisi Air

Polusi air menjadi salah satu masalah besar yang memang sudah lama dihadapi pemerintah India. Berbagai pihak kelompok maupun perseorangan telah mengambil berbagai langkah untuk memastikan lingkungan yang bersih. Seperti yang dilakukan oleh soerang pria bernama Chandra Kishore Patil dari Indiranagar, Nashik, India.

Dilansir dari Hundustantimes oleh Liputan6.com, Senin (9/11/2020) Patil menjadi pusat perhatian setelah petugas IFS Swetha Boddu menuliskan cuitan tentang dirinya. 

Saya melihat pria ini berdiri di jalan ini sepanjang hari dengan peluit di tangan untuk menghentikan orang-orang membuang 'sampah' Dussehra dalam bentuk kantong plastik ke Godavari, Nashik,” tulis akun Twitter @swethaboddu pada Minggu (1/11/2020).

Pria yang disapa Patil ini menyebutkan bahwa dirinya selama ini tinggal di lingkungan dekat sungai. Seiring berjalannya waktu, air menjadi lebih kotor karena orang-orang membuang limbah mereka ke sungai. Akhirnya selama lima tahun belakangan, dia memutuskan untuk mengambil sikap dan menghentikan orang-orang yang mencemari air di jembatan tersebut.

3 dari 4 halaman

Berdiri Sampai Malam

Dikutip dari Hundustantimes, Patil menegaskan dirinya sudah memutuskan untuk menjaga air di jembatan tersebut selama lima tahun terakhir. Ia akan terus melakukan hal itu selama kesehatannya memungkinkan.

“Saya telah melakukan ini setiap tahun selama lima tahun sekarang. Dan akan terus melakukan ini sampai kesehatan saya memungkinkan,” kata Patil.

Sampah yang terkumpul kemudian dikumpulkan oleh pemerintah kota dan dibawa ke tempat pembuangan sampah terpisah.

“Saya berdiri di pinggir sungai dari pagi sampai jam 11 malam dengan bersiul dan menyiagakan masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. Banyak yang bersikap kasar dengan saya, tapi saya tetap mengejar mereka untuk tidak melakukan hal-hal seperti itu," lanjutnya. 

4 dari 4 halaman

Bersikap Tegas

Selama berdiri dari pagi sampai malam, tampak banyak sampah-sampah daalam kantong berjejer di pinggir jalan. Sampah itu merupakan sampah yang biasanya akan dibuang ke jembatan. 

Tentunya aksi Patil juga mendapatkan perlawanan dari orang-orang yang sudah terbiasa membuang sampah mereka di lokasi tersebut. Ketika ditanya bagaimana dia menghadapi perlawanan, pria ini mengatakan bahwa akan mengisi botol dengan air sungai dan meminta orang untuk menciumnya. Ketika mereka menolak, Patil berharap membuat orang tersebut sadar akan polusi parah di sungai.