Sukses

Penyebab Badan Gemetar Setelah Minum Kopi dan Cara Menghindarinya

Liputan6.com, Jakarta Penyebab badan gemetar setelah minum kopi mungkin perlu kamu ketahui. Terutama bagi pencinta kopi yang tidak dapat lepas dari minuman satu ini setiap harinya. Rasanya jika tidak mengonsumsi kafein ini sehari saja, hidup serasa ada yang kurang.

Kafein yang masuk ke dalam tubuh memang memberikan efek simultan yang dapat merangsang sistem saraf pusat di dalam otak. Namun, selain dampak positif tersebut, konsumsi kafein juga dapat memberikan dampak negatif, termasuk tubuh gemetar. 

Penyebab badan gemetar setelah minum kopi adalah terlalu berlebihan dalam mengonsumsinya. Bahkan, jika kamu terlalu sering dan berlebihan dalam mengonsumsi kopi atau kafein setiap harinya, hal ini juga akan menimbulkan gejala-gejala lainnya.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (19/11/2020) tentang penyebab badan gemetar setelah minum kopi.

2 dari 3 halaman

Penyebab Badan Gemetar Setelah Minum Kopi

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, penyebab badan gemetar setelah minum kopi adalah terlalu berlebihan mengonsumsinya. Hal ini berkaitan dengan tubuh yang memberikan respons dan tanda bahwa sudah terjadi overdosis kafein. 

Terkait dengan sifatnya merangsang sistem saraf pusat, konsumsi kopi yang berlebihan memberikan sinyal kepada sistem saraf pusat untuk bekerja lebih keras. Selanjutnya otot-otot di dalam tubuh pun terangsang untuk bergerak di luar kendali. Inilah penyebab tubuh gemetar, yang sering terjadi di area tangan atau bahkan di seluruh tubuh.

Untuk menghindari penyebab badan gemetar setelah minum kopi, konsumsi minuman hitam ini dalam jumlah yang wajar. Batasan aman tubuh orang dewasa dapat menoleransi kafein adalah 200-300 mg/hari, atau setara dengan 2-4 gelas per hari.

Tidak hanya gemetar, ada berbagai gejala fisik lainnya yang dapat terjadi akibat overdosis kafein. Gejalanya pun beragam mulai dari gejala awal yang ringan hingga yang berat, seperti dehidrasi, dada berdebar dan sesak napas, sakit kepala, mual muntah, dan linglung bahkan berhalusinasi.

3 dari 3 halaman

Cara Menghindari Gemetar Setelah Minum Kopi

Setelah mengetahui penyebab badan gemetar setelah minum kopi, kamu tentunya perlu mengenali cara untuk menghindarinya. Berikut beberapa cara menghindari gemetar setelah minum kopi:

Mengurangi Konsumsi Kopi. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, orang dewasa biasanya dapat mengonsumsi kafein sekitar 2-4 cangkir per hari tanpa timbul gejala. Untuk itu, batasi konsumsi kafein harian jika tidak ingin gejala gemetar muncul.

Minum Banyak Air Putih. Imbangi konsumsi kopi dengan banyak minum air putih. Meski sama-sama cairan, berusaha mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan kopi tidaklah bijak. Jika kamu sudah mengonsumsi banyak kopi, minumlah air putih yang banyak untuk menetralkan kafein dalam tubuh. Hal tersebut penting agar gejala tidak timbul.

Waspada Minuman Berkafein Lainnya. Ingat, kafein tidak hanya terdapat dalam kopi. Berbagai minuman lain, seperti teh, minuman bersoda, dan minuman berenergi, kerap mengandung kafein di dalamnya. Oleh karena itu, hindari mengonsumsi minuman jenis tersebut lagi jika kamu sudah menenggak banyak kopi dalam satu hari.

Berhenti Sementara. Kamu juga bisa berhenti mengonsumsi kopi untuk sementara waktu. Saat rehat minum kopi, cobalah untuk berjalan sebagai cara untuk menyalurkan energi. Kamu pun tidak gelisah akibat efek overdosis kafein.

Itulah beberapa penyebab badan gemetar setelah minum kopi dan cara menghindarinya. Kamu harus selalu memperhatikan konsumsi sehari-hari, termasuk dalam hal minum kopi atau kafein. Jika tubuh gemetar akibat konsumsi kopi tak kunjung berhenti, segera konsultasikan dengan dokter secara langsung.