Sukses

14 Tanda Jantung Bermasalah, Waspadai untuk Minimalkan Risiko Membahayakan

Liputan6.com, Jakarta Mewaspadai tanda jantung bermasalah adalah kewajiban setiap orang. Mengingat kini penderita penyakit jantung tidak hanya menyerang usia 60-an. Banyak penderita jantung yang berasal dari kalangan muda.

Menghimpun data dari WHO, ada 17.9 juta orang yang meninggal akibat penyakit jantung. Perkiraannya pada tahun 2030 akan meningkat menjadi 23.6 juta orang yang meninggal akibat penyakit jantung. Di sinilah pentingnya mengetahui tanda jantung bermasalah.

Tanda jantung bermasalah memang kebanyakan tidak khas. Nyeri dada, sesak napas, berkeringat tanpa sebab, kelelahan, jantung berdebar, dan masih banyak lagi. Paling tidak, tanda ini bisa dijadikan kewaspadaan agar medical check up bisa rutin dilakukan.

Berikut Liputan6.com ulas tanda jantung bermasalah dari berbagai sumber, Rabu (9/12/2020).

2 dari 7 halaman

Tanda Jantung Bermasalah

Nyeri Dada

Nyeri dada adalah tanda jantung bermasalah yang umum terjadi. Nyeri yang dialami bisa berupa sesak dada atau merasa seperti diremas. Masalah jantung yang menyebabkan nyeri adalah serangan jantung mendadak.

Terkadang nyeri dada akan terasa sangat buruk untuk beberapa menit dan kemudian hilang. Kadang rasa tidak nyaman datang kembali berjam-jam atau sehari kemudian. Ini semua bisa menjadi pertanda otot jantung tidak mendapatkan cukup oksigen.

Berkeringat Tanpa Sebab

Berkeringat lebih dari biasanya tanpa aktivitas berat, harus diwasapadai. Masalah ini termasuk tanda jantung bermasalah. Pada dasarnya, memompa darah melalui arteri yang tersumbat membutuhkan lebih banyak upaya dari jantung.

Tidak heran jika sumbatan ini kemudian membuat penderitanya mengalami keringat berlebihan meski tidak beraktivitas berat. Ini membuat tubuh lebih berkeringat untuk menjaga suhu tubuh selama menghasilkan tenaga ekstra. Jika mengalami keringat dingin atau kulit lembab sepanjang hari, segera hubungi dokter.

Sesak Napas

Sesak napas tidak selalu mengindikasikan masalah pernapasan. Sesak bisa menjadi tanda jantung bermasalah. Beberapa penderita, sesak napas merupakan gejala umum yang sudah biasa dialaminya.

Kondisi sesak napas terjadi karena pernapasan dan jantung memompa darah secara terkait. Jantung memompa darah untuk bersirkulasi ke jaringan.

Tujuannya untuk mendapatkan oksigen dari paru-paru. Jika jantung tidak dapat memompa darah dengan baik, seseorang bisa merasa sesak napas. Maka ketika mengalami, segera lakukan pemeriksaan untuk antisipasi.

3 dari 7 halaman

Tanda Jantung Bermasalah

Kelelahan

Merasa sangat lelah padahal tidak melakukan aktivitas berat, perlu diwaspadai. Kelelahan ini menunjukkan bahwa jantung seseorang sedang bermasalah. Apalagi jika kelelahan ini terjadi berhari-hari, terutama wanita.

Dilansir dari WebMD, saat serangan jantung terjadi, aliran darah ke jantung berkurang, sehingga menambah tekanan pada otot, yang mana ini membuat penderita merasa kelelahan. Untuk mencegah ini terjadi, jangan sungkan bertanya kepada dokter untuk tes EKG untuk menilai aktivitas jantung.

Kaki Bengkak

Kaki bengkak merupakan tanda jantung bermasalah. Kebengkakan ini terjadi ketika jantung tidak memompa darah seefektif yang seharusnya. Ketika jantung tidak dapat memompa cukup cepat, darah kembali ke pembuluh darah dan menyebabkan pembengkakan.

Kondisi ini biasanya lebih merukuk pada gagal jantung. Gagal jantung pun dapat mempersulit ginjal untuk mengeluarkan kelebihan air dan natrium dari tubuh. Hal ini pula yang pada akhirnya dapat menyebabkan bengkak juga.

4 dari 7 halaman

Tanda Jantung Bermasalah

Rasa Nyeri Tubuh

Rasa sakit dan sesak dapat menjalar di area lain dari tubuh. Banyak yang mengaitkan serangan jantung dengan rasa sakit yang turun di lengan kiri. Maka dari itu, ketika mengalami rasa nyeri ini waspadai karena termasuk tanda jantung bermasalah.

Meski demikian, rasa sakit bisa muncul di lokasi lain. Termasuk perut atas, bahu, punggung, leher, gigi atau rahang. Lebih waspadai ketika nyeri dibarengi dengan sesak napas dan jantung yang berdebar tak beraturan.

Jantung Berdebar

Jantung berdebar dapat diartikan sebagai kondisi ketika jantung berdetak kencang hingga mengalami perubahan irama. Jantung berdebar seperti ini bisa dialami oleh siapa saja, tidak hanya yang memiliki masalah jantung.

Hanya saja ketika seseorang tidak merasa dipicu jantung berdebar lantas mengalaminya, jangan sepelekan. Jantung berdebar ini bisa menjadi tanda jantung bermasalah. Hal ini bisa mengindikasi jantung yang berdetak tak beraturan.

5 dari 7 halaman

Tanda Jantung Bermasalah

Irama Jantung Tidak Normal

Jantung dan tubuh mengandalkan detak yang konsisten dan mantap untuk menggerakkan darah ke seluruh tubuh. Jika irama keluar dari ritme, berarti tanda jantung bermasalah tengah terjadi.

Perubahan ritme jantung tidak boleh diabaikan, ketika dari ritme maka diperlukan intervensi medis untuk kembali ke ritme normal. Jika jantung berdebar disertai pusing, tekanan dada, nyeri dada, atau pingsan, itu bisa menjadi konfirmasi bahwa serangan jantung sedang terjadi.

Keringat Berlebihan

Tidak hanya berkeringat tanpa sebab, tetapi keringat berlebihan bisa menjadi tanda jantung bermasalah juga. Terutama ketika seseorang tidak melakukan aktivitas apapun tetapi keringat dingin bercucuran membasahi tubuh.

Lalu keringat ini disertai dengan gejala lain seperti sakit kepala ringan, mual napas pendek, atau nyeri dada. Kondisi ini termasuk gambaran ketika seseorang tengah mengalami serangan jantung.  

6 dari 7 halaman

Tanda Jantung Bermasalah

Sakit Kepala

Sakit kepala ringan dan pusing memang belum tentu berkaitan dengan masalah jantung. Akan tetapi, beberapa wanita melaporkan mereka merasa akan pingsan jika mereka mencoba berdiri atau memaksakan diri. Sensasi ini tentu bukan perasaan yang normal, apalagi dibarengi dengan penurunan volume darah.

Tanda jantung bermasalah adalah menyebabkan penurunan volume darah. Ini dapat menyebabkan aliran darah tidak cukup mengalir ke otak atau telinga bagian dalam. Pusing adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan berbagai sensasi, seperti perasaan ingin pingsan, sakit kepala, lemah atau tidak stabil.

Nyeri Ulu Hati

Nyeri ulu hati umumnya disebabkan karena masalah pencernaan seperti asam lambung naik. Meski demikian, nyeri ini bisa pula menjadi tanda jantung bermasalah. Hal ini tentu harus diwaspadai karena serangan jantung bisa saja tengah terjadi.

Angina, sakit di dada yang rasanya seperti nyeri ulu hati diakibatkan oleh kurangnya aliran darah ke jantung. Hal ini terjadi selama serangan jantung menghampiri.

Memang terkadang, serangan jantung bisa menyerupai masalah di perut seperti mual, muntah, atau gangguan pencernaan. Hal seperti ini lebih sering dirasakan oleh wanita. Jika ini terjadi, sebaiknya periksakan diri ke dokter.

7 dari 7 halaman

Tanda Jantung Bermasalah

Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan memang lebih mendekati pada masalah radang. Hanya saja pada beberapa kondisi, sakit tenggorokan harus lebih diwaspadai. Sebab sakit ini bisa diindikasikan sebagai tanda jantung bermasalah.

Namun jika mengalami nyeri atau tekanan di bagian tengah dada yang menyebar hingga ke tenggorokan atau rahang, itu bisa menjadi tanda masalah jantung bahkan serangan jantung.

Segera lakukan pemeriksaan agar penanganan lebih dini bisa dilakukan. Jangan sampai terlambat dan membahayakan nyawa yang tengah mengalaminya.

Mendengkur

Mendengkur sedikit adalah hal yang wajar saat tidur. Tapi dengkuran yang luar biasa keras yang terdengar seperti terengah-engah atau tersedak bisa menjadi tanda sleep apnea.

Sleep apnea memberi tekanan ekstra pada jantung. Kondisi ini bisa menjadi salah satu tanda jantung bermasalah. Jadi ketika mengalami, mulai konsultasikan dengan dokter.

Batuk Lama

Pada kebanyakkan kasus, ini bukanlah pertanda masalah jantung. Meski demikian, batuk yang berlangsung sangat lama bisa menjadi tanda jantung bermasalah dengan ciri khas tertentu.

Batuk karena masalah jantung akan mengeluarkan lendir berwarna putih atau merah muda. Batuknya berlangsung sangat lama. Jika hal ini terjadi, jantung sedang memberikan sinyal buruk.

Jantung sedang gagal menjalankan fungsinya. Gagal memenuhi permintaan tubuh untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Dampaknya, membuat darah bocor kembali ke paru-paru dan menyebabkan batuk yang berlangsung lama.