Sukses

50 Kata Bijak Kopi Tentang Kehidupan dan Cinta, Penuh Makna

Liputan6.com, Jakarta Kata bijak kopi mengumpamakan rasa, proses membuat, dan saat mengonsumsi layaknya sebuah kehidupan. Berbagai rasa dan suasana yang dirasakan seseorang saat menengguk kopi diungkapkan ke dalam kata-kata indah saat meminum kopi. 

Meminum kopi pun memiliki filosofi tersendiri bagi setiap orang. Ada berbagai rasa yang dimiliki kopi, dan rasa tersebut diterjemahkan ke dalam kata yang berbeda-beda untuk setiap orang. Berbagai jenis kopi tentunya juga memiliki ragam rasa yang berbeda.

Kata bijak kopi merupakan kombinasi rasa dan filosofi dari meminum kopi. Setiap orang tentunya memiliki berbagai filosofi tersendiri akan kopi yang diminumnya, begitu pula dengan suasana yang dia rasakan saat meminum kopi.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (15/12/2020) tentang kata bijak kopi.

2 dari 5 halaman

Kata Bijak Kopi Tentang Kehidupan

Berikut beberapa kata bijak kopi:

1. "Hanya secangkir kopi yang menyajikan rasa manis, bukan janji janji dari bibir yang terlihat manis."

2. "Cuma Segelas Kopi yg bercerita kepadaku bahwa yg hitam tak slalu kotor dan yg pahit tak slalu menyedihkan."

3. "Hidup ini seperti secangkir kopi di mana pahit dan manis bertemu dalam kehangatan."

4. "Hidup itu ibarat minum kopi, kadang rasanya pahit, tapi itu yang membuat mata terbuka."

5. "Masalah itu seperti gula yang diaduk dalam secangkir kopi semakin lama mengaduk dan terus larut akan menjadi manis pada setiap teguknya."

6. "Hidup itu seperti secangkir kopi kamu perlu menambah gula, untuk membuatnya menjadi manis."

7. "Kopi tanpa gula adalah kopi yang jujur. Dia tak perlu bermanis-manis di mulut. Tanpa ragu menunjukkan jati diri pada sang peminumnya."

8. "Kesempurnaan rasa kopi berasal dari rasa pahitnya. Oleh karena itu, kenangan pahit akan membentuk kita yang lebih baik di masa depan."

9. "Belajar ikhlas pada gula di secangkir kopi ia rela tak disebut meski menghilangkan pahit itu sendiri."

10. "Jadilah seperti kopi, yang tetap dicintai tanpa menyembunyikan pahitnya diri."

3 dari 5 halaman

Kata Bijak Kopi Tentang Cinta

Berikut beberapa kata bijak kopi tentang cinta:

1. "Mengaduk kopi, mengadu sepi. Berkisah lagi tentang patah hati, semoga pelukanmu kelak akan melengkapi."

2. "Ketika kopi menjadi sahabat sejati, pagi bukan lagi sebuah misteri. Seperti kamu yang slalu ada di hati, slalu mengisi hari-hari."

3. "Biji kopi yang sama bisa jadi citarasa kopi lain di tangan yang beda. sama seperti kasih sayang jika di tangan yang beda maka beda pula kisahnya."

4. "Di secangkir kopi, biarlah aku menjelma menjadi apa saja yang kau inginkan, menjadi pahit ataupun manis asal tetap kau rindukan."

5. "Hitam pekat kopiku, tak sepeka pahit cintamu yang kau beri padaku."

6. "Persamaan hidupku dengan kopi adalah kopi takkan manis tanpa adanya gula, begitu juga dengan hidupku. Hidupku akan pahit tanpa adanya dirimu."

7. "Kopi ini tak lagi butuh gula jika kau ada di hadapanku." - Fiersa Besari

8. "Kopi hitam memang pahit itulah mengapa Tuhan ciptakan senyummu yang manis."

9. "Semua itu ada pasangannya, kopi sama pahit, mawar sama duri dan jatuh cinta sama patah hati."

10. "Untuk hati yang patah, segeralah merekah. Untuk jiwa yang sepi, segeralah minum kopi."

11. "Ada yang bilang, kalau mantan itu sejenis kopi, apapun jenis sajiannya, pahitnya tetap mendominasi."

12. "Dari candu kopi saja aku bisa lepas, apalagi cuma dari kamu yang sekadar masa lalu." - Boy Candra

13. "Jika kopimu terlalu manis cobalah meminumnya sembari mengenang masa lalu, barangkali bisa membantu."

14. "Menyayangi tanpa disayangi balik bagaikan menyeruput kopi tanpa ada "aaaah" di ujungnya." - Fiersa Besari

15. "Jika kamu hanya ingin sekedar singgah, beri aku kopi, jangan beri aku hati."

4 dari 5 halaman

Kata Bijak Kopi

Berikut beberapa kata bijak kopi:

1. "Dan kopi tak pernah memilih siapa yang layak menikmatinya. karna dihadapan kopi kita semua sama."

2. "Kopi yang baik akan selalu menemukan penikmatnya."

3. "Jangan terburu-buru dalam menjalani sesuatu nikmati saja apa yang ada, seperti halnya meminum kopi."

4. "Karena dari kopi kita belajar, bahwa rasa pahit itu dapat dinikmati."

5. "Ketika kata-kata tak lagi banyak berbicara, secangkir kopi bisa jadi perantara dan mencairkan suasana."

6. "Kita tidak bisa menyamakan kopi dengan air tebu. Sesempurna apapun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan."

7. “Percakapan yang menarik bisa jadi stimulan seperti kopi, dan efeknya sama-sama bisa membuat susah tidur.” - Anne Morrow Lindbergh

8. "Sementara menunggu kopi tersaji, rinduku resah sendiri, mengaisi embun pagi, berharap menemukan jejak dirimu di sela bebatu."

9. "Cinta yang nggak ada pertengkaran sama sekali itu kayak kopi yang sudah kadaluarsa. Basi nggak ada sedap-sedapnya."

10. "Ternyata, bangun lebih pagi adalah pembunuh gerutu. Karena kita punya waktu untuk secangkir kopi, setampuk lamunan, dan secarik rindu." - Fiersa Besari

5 dari 5 halaman

Kopi Pertama Pagi Ini

Berikut beberapa kata bijak kopi lainnya:

1. "Kopi pertama pagi ini. Perlahan terasa manis. Seperti rindu yang muncul tanpa dipaksa, semakin hari semakin pekat."

2. "Kopi pertama pagi ini. Manis, seperti pertemuan setelah penantian panjang. Pahit, seperti perpisahan yang terlalu terburu-buru."

3. "Kopi pertama pagi ini. Terlalu manis. Seperti dua orang yg sedang melakukan pendekatan, dengan penuh kepalsuan."

4. "Kopi pertama pagi ini. Hitam, pahit, dan penuh ampas. Seperti penolakan yang tidak tega untuk disampaikan."

5. "Kopi pertama pagi ini. Hangat, pekat, tenang. Seperti dua orang kesepian yang saling meramaikan."

6. "Kopi pertama pagi ini. Hitam. Seperti siluet wajahmu yg tertidur di bahuku, pada sebuah perjalanan."

7. "Kopi pertama pagi ini. Semakin pahit diteguk. Seperti kangen yg semakin tidak tuntas, semakin menyebalkan."

8. "Kopi pertama pagi ini. Pahit-manis. Seperti kata sayang terakhir dari dua orang yang saling berpisah jalan."

9. "Jadilah seperti kopi pagi ini. Walau sendiri, namun memberi ketenangan dan inspirasi tanpa henti."

10. "Kopi pertama pagi ini. Pahit. Seperti dua orang yang terlambat dipertemukan, lalu sama-sama saling melewatkan."

11. "Kopi pertama pagi ini. Manis, hangat, pekat. Seperti dua orang yang garis hidupnya bersinggungan, oleh sebuah kebetulan."

12. "Kopi pertama hari ini. Pahit, gelap, dan harum. Seperti rasa penasaran yang terlalu cepat selesai."

13. "Kopi pertama hari ini. Pahit, gelap, dan terpendam. Seperti sepasang kekasih yang sudah lama saling bosan."

14. "Kopi pertama hari ini. Gelap, hangat, tidak ingin habis. Seperti hening yang kita bagi, tiap perjalanan pulang ke rumahmu."

15. "Kopi pertama pagi ini. Sehitam pupil mata dua orang yg tidak sengaja beradu. Semanis senyum yg menyusul sesudahnya, tanpa aba-aba."