Sukses

5 Cara Joging yang Benar untuk Menurunkan Berat Badan

Liputan6.com, Jakarta Cara joging yang benar tentu perlu diterapkan agar kamu mendapatkan manfaatnya dengan maksimal. Selain itu, menerapkan joging dengan benar juga dapat menghindarkan kamu dari risiko cedera. Oleh karena itu, kamu perlu persiapan yang matang dan penerapan teknik yang tepat.

Joging diketahui dapat menurunkan berat badan dan obesitas. Bahkan, olahraga ini disebut lebih efektif membakar lemak perut dibanding angkat beban. Untuk itu, kamu tentunya harus menerapkan joging secara rutin sehingga mendapatkan berat badan yang diinginkan.

Cara joging yang benar perlu memperhatikan persiapan dan tekniknya. Selain itu, sebelum melakukan olahraga lari ini, kamu perlu mempersiapkan diri dengan baik. Sepatu, pakaian, lokasi dan waktu, hingga asupan makanan harus diperhatikan sebelum melaksanakan joging.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (21/12/2020) tentang cara joging yang benar.

2 dari 4 halaman

Persiapan Sebelum Joging

Sepatu dan Pakaian yang Nyaman

Sebelum mengetahui cara jogging yang benar, kamu perlu mengenali persiapan sebelum joging terlebih dahulu. Hal yang perlu disiapkan adalah sepatu dan pakaian yang nyaman agar kamu tidak terganggu saat joging nanti.

Pilihlah sepatu lari yang sesuai dengan ukuran kaki dan terasa nyaman saat dipijak. Selain faktor kenyamanan, pemilihan sepatu yang tepat juga bisa menurunkan risiko terjadinya cedera. Apabila sepatu sudah terasa tidak enak digunakan, kurang pas, atau koyak, maka sudah saatnya untuk mengganti sepatu lari yang baru.

Selain sepatu, pemilihan pakaian yang tepat juga sangat penting. Pilihlah pakaian olahraga dengan bahan yang mudah menyerap keringat, seperti spandex, katun, atau poliester. Kamu bisa menggunakan baju kaus, celana joging, atau celana pendek. Bagi wanita, legging dan bra khusus olahraga yang nyaman dikenakan saat jogging juga bisa menjadi pilihan.

Perhatikan Asupan Nutrisi

Salah satu perisapan sebelum joging yang sangat penting adalah asupan nutrisi. Makanan bernutrisi yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein dapat menghasilkan energi untuk kegiatan olahraga kamu. Kamu bisa mengonsumsinya 3 jam sebelum melakukan joging.

Hindari konsumsi makanan tinggi lemak dan serat sebelum jogging. Selain makan, pastikan juga kamu cukup minum air putih sebelum dan selama melakukan jogging agar tidak mengalami dehidrasi.

Selain itu, memperhatikan lokasi juga penting sebagai persiapan sebelum joging. Kamu bisa memilih rute yang rata, tidak licin, dan aman untuk lari.

3 dari 4 halaman

Cara Joging yang Benar

Lakukan Pemanasan

Cara joging yang benar pertama adalah melakukan pemanasan. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko cedera, keseleo, hingga kram otot. Kamu hany perlu pemanasan selama 5-10 menit sebelum joging. Kamu bisa menerapkan pemanasan dengan berjalan santai, lalu setiap 10 langkah, lompat di tempat dari kaki ke kaki hingga lutut setinggi pinggang. Lakukan lompatan ini selama 5-10 detik, kemudian lanjutkan berjalan santai kembali. Ulangi gerakan ini hingga 4 kali.Alternatif pemanasan lainnya adalah berjalan dengan mengangkat lutut hingga setinggi pinggang. Lakukan hingga 10 kali pada masing-masing tungkai.

Teknik Lari

Pertama-tama kamu bisa mengombinasikan lari dan jalan terlebih dahulu. Dengan cara joging yang benar ini, kamu akan mudah menyesuaikan diri, tidak cepat kehabisan energi, dan mencegah cedera otot dan sendi.

Awali dengan berjalan kaki selama beberapa menit, kemudian mulailah berlari santai dengan jarak dan durasi yang pendek. Misalnya, rasio durasi yang digunakan adalah 1:7, yaitu 1 menit berlari dan 7 menit berjalan kaki.

Perhatikan Postur Tubuh dan Teknik Bernapas

Cara joging yang benar juga harus memperhatikan postur tubuh dan teknik pernapasan. Condongkan tubuh sedikit ke depan dengan tangan mengepal. Posisi kepala harus selalu tegak saat berlari, tidak menunduk atau mendongak.

Selain itu, saat berlari tariklah napas melalui hidung, kemudian hembuskan melalui mulut. Hal ini bermanfaat untuk mencukupi kebutuhan oksigen tubuh saat joging dan mengurangi risiko terjadinya kram pada otot perut.

4 dari 4 halaman

Cara Joging yang Benar

Pendinginan

Cara joging yang benar berikutnya adalah melakukan pendinginan. Jadi, tidak hanya pemanasan saja yang penting dilakukan. Kamu perlu melakukan pendinginan setelah joging dengan berjalan santai selama 5-10 menit. Setelah itu, lakukan peregangan pada beberapa bagian tubuh, seperti kaki, tangan, dan leher.

Setelah pendinginan, tubuh akan merasa lebih nyaman, detak jantung dan pernapasan juga akan kembali normal. Untuk mengganti cairan tubuh yang hilang saat jogging, minumlah air putih secukupnya setelah melakukan pendinginan.

Waktu Ideal Joging

Waktu yang ideal juga perlu diterapkan sebagai cara joging yang benar. Kamu bisa melakukan aktivitas olahraga ini 2-3 kali per minggu dengan total durasi jogging kurang lebih 1-2,5 jam per minggunya.

Jadi, kamu tidak perlu joging setiap hari untuk menurunkan berat badan. Manfaat jogging dapat kamu peroleh asalkan jogging dilakukan secara rutin. Akan lebih baik lagi bila jogging dipadukan dengan olahraga lain, seperti berenang, bersepeda, yoga, pilates, atau angkat beban.