Sukses

10 Macam-Macam Organisasi Internasional, Ketahui Fungsi dan Tujuannya

Liputan6.com, Jakarta Organisasi internasional merupakan suatu organisasi yang dibuat oleh anggota masyarakat internasional dengan sukarela maupun atas dasar kesamaan, di mana tujuannya untuk menciptakan perdamaian dalam tata hubungan internasional serta tujuan internasional yang memiliki sangkut paut dengan kepentingan berbagai bangsa dan negara. 

Organisasi Internasional sendiri adalah organisasi bukan negara yang memiliki kedudukan sebagai subjek hukum internasional serta memiliki kapasitas dalam membuat perjanjian internasional. Sedangkan tujuan yang bersifat internasional adalah tujuan bersama yang menyangkut kepentingan berbagai bangsa.

Ada macam-macam organisasi internasional. Dari macam-macam organisasi internasional tersebut, mungkin beberapa di antaranya sudah tidak asing di telinga. Salah satu dari macam-macam organisasi internasional tersebut seperti PBB dan ASEAN.

Berikut ini Liputan6.com telah merangkum macam-macam organisasi internasional tersebut, Rabu (30/12/2020).

2 dari 6 halaman

Macam-Macam Organisasi Internasional

1. Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations Organization)

Organisasi ini berdiri pada tanggal 10 Januari 1920 berkat usulan Presiden Amerika Woodrow Wilson. Ada beberapa peristiwa penting yang menjadi cikal bakal kelahiran PBB, seperti Piagam Atlantik (Atlantik Charter); Maklumat Bangsa-bangsa (Declaration of The United Nations); Maklumat Moskow; Dumbarton Oaks Proposals; Konferensi Yalta; Konferensi San Fransisco.

Peringatan hari berdirinya PBB pada 24 Oktober. Indonesia sendiri baru bergabung dengan PBB pada tanggal 28 September 1950, dan sempat keluar dari PBB pada tanggal 7 Januari 1965. Hingga akhirnya masuk kembali pada tanggal 28 September 1966.

Tujuan dari PBB untuk:

a. Memelihara perdamaian dan keamanan internasional.

b. Mengembangkan hubungan-hubungan persaudaraan antarbangsa.

c. Menciptakan kerjasama dalam memecahkan masalah usaha internasional dalam bidang ekonomi, sosial budaya, dan hak asasi manusia.

d. Menjadikan PBB sebagai pusat usaha dalam mewujudkan tujuan-tujuan pendirian PBB.

 

2. Association of South East Asian Nations (ASEAN)

ASEAN merupakan salah satu dari macam-macam organisasi internasional yang terdiri dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

ASEAN berdiri pada tanggal 8 Agustus 1967 dan dideklarasikan oleh Indonesia diwakili Adam Malik; Singapura oleh S. Rajaratnam; Malaysia oleh Tun Abdul Razak; Filipina oleh Narciso R. Ramos; dan Thailand oleh Thanat Khoman.

Ada dua faktor yang menjadi dasar terbentuknya ASEAN, antara lain:

Faktor Internal

Yaitu ada keinginan untuk bersatu dalam mencapai kepentingan bersama karena adanya perasaan senasib sepenanggungan.

Faktor Eksternal

Terjadinya perang Vietnam (Indo-Cina), dan adanya tindakan RRC yang ingin mendominasi Asia Tenggara.

Dibentuknya ASEAN memiliki tujuan seperti:

a. Percepat pertumbuhan, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara.

b. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum.

c. Meningkatkan kerjasama yang aktif dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, teknik, ilmu pengetahuan dan administrasi.

d. Saling memberikan bantuan dalam bentuk sarana-sarana latihan dan penelitian.

e. Meningkatkan kerjasama dibidang pertanian, industri, perdagangan dan jasa, serta meningkatkan taraf hidup rakyat mereka.

f. Memelihara kerjasama yang erat dan bermanfaat dengan organisasi-organisasi internasional dan regional.

3 dari 6 halaman

Macam-Macam Organisasi Internasional

3. Uni Eropa (European Union)

Uni Eropa sendiri merupakan sebuah organisasi antar-pemerintah dan supranasional. Organisasi ini terdiri dari negara-negara di Eropa dan hingga saat ini tercatat telah memiliki 25 negara anggota.

Uni Eropa memiliki beberapa kebijakan, antara lain: a. Kebijakan Internal

Kebijakan ini mencakup pengambilan keputusan yang otonom, harmonisasi, dan kooperasi.

b. Kebijakan Eksternal

Sedangkan kebijakan ini mencakup penetapan suatu tarif eksternal yang sama serta posisi yang sama dalam perundingan perdagangan internasional, pendanaan program di negara calon anggota Negara Eropa Timur, serta pembentukan pasar tunggal Masyarakat Energi Eropa.

Uni Eropa memiliki empat institusi utama yaitu Dewan Uni Eropa, Parlemen Eropa, Pengadilan Eropa, Komisi Eropa.

 

4. Konferensi Asia-Afrika (KAA)

Konferensi ini adalah momen pertemuan politik pertama kepala Negara di Asia dan Afrika yang diselenggarakan di Bandung pada tanggal 18-25 April 1955. Konferensi ini sendiri dipelopori oleh lima Negara yaitu Indonesia, India, Sri Langka, Myanmar, serta Pakistan.

4 dari 6 halaman

Macam-Macam Organisasi Internasional

5. Asia Pacific Economic Cooperation (APEC)

APEC adalah organisasi kerjasama negara-negara di kawasan Asia Pasifik khususnya pada bidang ekonomi. APEC berdiri atas gagasan Bob Howke (Perdana Menteri Australia) dan resmi didirikan pada bulan November 1989 di Canberra, Australia.

Adapun tujuan pembentukan APEC, yaitu:

a. Mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Asia Pasifik.

b. Memperkuat sistem perdagangan multilateral yang terbuka.

c. Memberikan fokus kerjasama di bidang ekonomi.

 

6. Gerakan Non-Blok

Gerakan ini dicetuskan lima pemimpin negara, yaitu Yosep Broz Tito (Presiden Yugoslavia), Gamal Abdul Nasser (Presiden Mesir), Soekarno (Presiden Indonesia), Jawaharal Nehru (Perdana Menteri India), dan Kwane(Presiden Ghana).

Tujuan dari pendirian Gerakan Non-Blok di antaranya:

a. Mendukung perjuangan dekolonisasi dan memegang teguh perjuangan melawan imperialism, kolonialisme, neokolonialisme, rasialisme, dan zionisme.

b. Wadah perjuangan negara yang sedang berkembang.

c. Mengurangi ketegangan antar Blok Barat yang dipimpin Amerika Serikat dan Blok Timur yang dipimpin Uni Soviet.

d. Tidak membenarkan usaha penyelesaian sengketa dengan kekerasan senjata.

5 dari 6 halaman

Macam-Macam Organisasi Internasional

7. Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC)

OPEC merupakan satu dari macam-macam organisasi internasional yang terdiri dari negara pengekspor minyak. OPEC dibentuk ketika harga minyak jatuh dan berimbas pada perusahaan minyak raksasa seperti Shell, British, Petroleum, Texaco, Exxon, Mobil, Socal, dan Gulf.

Sebenarnya, tujuan pembentukan OPEC dapat dilihat dari dua sudut, yaitu:

a. Tujuan Ekonomi

Pertahankan harga minyak dan menentukan harga sehingga menguntungkan negara produsen.

b. Tujuan Politik

Mengatur hubungan dengan perusahaan minyak asing atau pemerintah negara konsumen.

 

8. North Atlatic Treaty Organization (NATO)

NATO fokus pada bidang pertahanan negara-negara di Atlantik Utara. Pada tanggal 4 April 1949 negara-negara di kawasan Atlantik Utara menandatangani naskah Perjanjian Atlantik Utara, dan saat itu juga secara resmi NATO telah berdiri.

NATO terdiri dari beberapa lembaga, yaitu Nort Atlantic Council, International Secretary, Military Committee, dan hingga saat ini NATO terdiri dari 26 negara. Tujuan pembentukan NATO antara lain:

a. Untuk menyelesaikan persengketaan secara damai.

b. Tidak membenarkan penggunaan kekuatan militer dalam hubungan internasional.

c. Meningkatkan kerjasama ekonomi diantara Negara-negara NATO.

d. Membela negara anggota dengan prinsip bahwa serangan terhadap satu anggota berarti serangan terhadap seluruh anggota NATO.

6 dari 6 halaman

Macam-Macam Organisasi Internasional

9. Liga Arab

Liga Arab dibentuk tanggal 22 Maret 1945 tepatnya di Bludon,Syiria. Tujuan pendirian Liga Arab antara lain:

a. Untuk menjamin kemerdekaan dan mempertahankan kedaulatan negara anggotanya.

b. Mempererat hubungan dan persaudaraan antar anggota.

c. Meningkatkan kerjasama dalam bidang politik, ekonomi, dan kebudayaan.

d. Melarang penggunaan kekuatan senjata dalam penyelesain sengketa antar anggota.

Liga Arab dipimpin seorang Sekretaris Jenderal. Selain Sekretaris Jenderal, terdapat juga organ lainnya yaitu council (badan tertinggi dari wakil setiap Negara anggota) dan committee (menangani bidang-bidang kebudayaan, ekonomi, komunikasi).

 

10. Organisasi Konferensi Islam (OKI)

OKI sendiri merupakan organisasi antar-pemerintahan negara-negara Islam. OKI didirikan tanggal 18 Rajab 1389 H atau tahun 1969. OKI terbentuk sebagai jawaban terhadap Israel yang sudah menduduki wilayah negara-negara Arab dalam perang Arab-Israel tahun 1967 hingga berakibat dikuasainya Yerussalem oleh Israel.

Adapun tujuan didirikannya OKI yaitu:

a. Majukan solidaritas Islam di antara negara anggota.

b. Perkuat kerjasama antar negara anggota dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, ilmu pengetahuan, dan bidang lainnya serta mengadakan perundingan.

c. Upayakan seoptimal mungkin untuk menghilangkan pemisahan rasial dan diskriminasi.

d. Mengatur usaha melindungi tempat-tempat suci, menyokong perjuangan rakyat Palestina dan membantunya.

e. Membentuk suasana harmonis demi meningkatkan kerjasama dan pengertian di antara sesama negara anggota OKI atau negara lainnya.

f. Perkuat perjuangan umat Islam dalam melindungi martabat umat, tidak ketergantungan, dan mendukung hak setiap negara Islam.