Sukses

11 Penyebab Bibir Kering dan Cara Mengatasinya yang Tepat

Liputan6.com, Jakarta Bibir kering yang pecah-pecah, mengelupas, menghitam, berdarah, sobek, dan merah-merah selain bikin enggak nyaman, juga mengganggu penampilan. Menghindari masalah seperti ini, diperlukan pemahaman tentang penyebab bibir kering dan cara mengatasinya yang tepat.

Penyebab bibir kering yang umum dan sering terjadi adalah kekurangan vitamin, dehidrasi, alergi, paparan sinar matahari, cuaca, makanan tertentu, dan kebiasaan menjilat. Selain diatasi dengan krim atau obat alami, menghidari penyebab bibir kering adalah kunci solusi tepatnya.

Solusi lain yang bisa diandalkan, yakni menggunakan bahan alami. Bahan alami seperti madu, lidah buaya, minyak esensial, mentimun, dan teh hijau dipilih karena mudah didapat. Bahan-bahan ini dapat membantu melembapkan area bibir, menutrisi, dan melembutkannya kembali.

Berikut Liputan6.com ulas penyebab bibir kering dan cara mengatasinya yang tepat dari berbagai sumber, Selasa (12/1/2021).

2 dari 7 halaman

Penyebab Bibir Kering

Dehidrasi

Bibir, mulut, dan mata yang kering adalah tanda-tanda dehidrasi. Ini adalah saat tubuh tidak memiliki jumlah cairan yang cukup. Banyak orang tidak cukup minum air. Dehidrasi juga bisa terjadi karena muntah, diare, berkeringat hebat, dan sakit.

Dehidrasi membuat tubuh lebih sulit untuk berfungsi dengan baik. Untuk menghindari dehidrasi, dianjurkan minum delapan hingga dua belas gelas air sehari. Dehidrasi mengganggu keseimbangan mineral alami dalam tubuh yang bisa memperburuk kondisi kulit.

Udara Kering

Udara kering dan angin dingin merupakan salah satu penyebab tersering di balik bibir pecah-pecah. Meskipun tidak dapat mengendalikan cuaca, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi kulit bibir.

Mulai dari menggunakan pelembap dan sebuah chapstick berlilin untuk mengunci kelembapan sebelum pergi keluar saat musim dingin. Jangan abai terhadap bibir pecah-pecah dan kering. Bila dibiarkan terlalu lama, bibir akan terasa perih, bahkan berdarah.

Paparan Sinar Matahari

Sinar matahari dan angin, dapat menjadi penyebab bibir kering dan pecah-pecah menyakitkan. Kulit bibir tipis dan halus, sehingga udara musim dingin yang kering dan paparan sinar matahari dapat dengan mudah merusaknya.

Paparan jangka panjang menyebabkan bibir menjadi kaku dan kering, menyebabkan retak atau pecah. Lapisi bibir dengan lip balm pelindung untuk mencegah kerusakan akibat sinar matahari. Gunakan masker saat berada di tempat yang kering atau dingin.

Cheilitis aktinik adalah istilah yang diberikan untuk bibir pecah-pecah kronis yang berkembang sebagai akibat kerusakan akibat sinar matahari. Ini adalah kondisi prakanker yang biasanya memengaruhi bibir bawah.

3 dari 7 halaman

Penyebab Bibir Kering

Reaksi Alergi

Reaksi alergi terhadap lipstik, pasta gigi, pelembab, dan benda apa pun yang diaplikasikan pada bibir atau sekitarnya dapat menjadi penyebab bibir kering dan pecah-pecah. Gejala lain dapat berupa kekeringan parah, iritasi dan gatal-gatal, atau ruam seperti eksim akut pada bibir.

Jika mengalami masalah bibir setelah menggunakan produk bibir baru, hentikan penggunaan dan lihat apakah kondisi membaik. Seseorang juga bisa alergi terhadap makanan tertentu. Kondisi ini dapat menjadi berkelanjutan jika masalah yang menyebabkan alergi tidak teridentifikasi dan diperbaiki.

Menjilat Bibir

Sayangnya, kelegaan menjilat bibir tak selalu baik. Air liur menguap dengan cepat. Zat dalam air liur akan mengeringkan kulit dengan menjilatinya berlebihan. Menjilat bibir juga dapat meningkatkan produksi ragi.

Bibir pecah-pecah dapat berarti memproduksi terlalu banyak ragi. Ragi ini dapat tumbuh dengan hangat, air liur lembab dihasilkan dari menjilati bibir.

Ketika bibir kering, kulit di bibir bisa kencang dan retak. Jadi ketimbang membasahi bibir dengan jilatan air liur, sebaiknya minum air putih atau oleskan pelembap agar kondisi bibir kering dan pecah-pecah tidak semakin parah.

Bernapas Melalui Mulut

Tidur dengan mulut terbuka lebar tidak hanya akan menyebabkan air liur di bantal, tetapi juga akan mengeringkan bibir. Anda mungkin memperhatikan bahwa ketika hidung tersumbat dan dipaksa untuk bernapas melalui mulut, bibir menjadi pecah-pecah.

Adanya masalah di hidung dan tenggorokan memang bisa menyebabkan seseorang sering bernapas dan mendengkur dari mulut. Keesokan paginya, bibir pun menjadi kering. Untuk mengatasinya, oleskan minyak vitamin E atau salep pelembap sebelum tidur untuk membantu menjaga bibir tetap lembap.

4 dari 7 halaman

Penyebab Bibir Kering

Makanan Tertentu

Penyebab bibir kering bisa dipengaruhi makanan asin dan pedas. Makanan yang mengandung garam di dalamnya bisa mengiritasi lapisan kulit bibir dan bahkan bisa menyebabkan peradangan.

Hal yang sama juga berlaku pada makanan pedas. Sebaiknya hindari kedua jenis makanan ini dan mulai memperbanyak konsumsi buah dan sayuran untuk menyeimbangkan pH dalam tubuh.

Kekurangan Vitamin B

Vitamin B2, atau riboflavin, diperlukan untuk hal-hal seperti fungsi sel, metabolisme lemak, dan mempertahankan kadar normal asam homocysteine dalam darah.

Vitamin B juga berkontribusi pada kulit yang sehat, kekurangan dapat menyebabkan berbagai masalah kulit seperti jerawat, bibir pecah-pecah, kekeringan, dan ruam.

Kadar seng dan zat besi yang rendah juga dapat menyebabkan bibir pecah-pecah, terutama di sudut mulut. Makan banyak makanan kaya vitamin B2 seperti telur dan daging tanpa lemak.

Tidak Merawat Kulit Bibir 

Kulit bibir juga termasuk bagian tubuh yang sering terpapar sinar matahari, angin, dan polusi. Hal-hal inilah yang membuat bibir pun perlu dirawat sebagaimana bagian tubuh yang lain agar tidak terjadi bibir kering dan pecah-pecah. 

Selain itu, kebiasaan menggigit atau mengelupas kulit bibir dapat membuat bibir kering dan pecah-pecah. Kulit bibir yang tipis akan semakin tipis dan semakin mudah rusak bila kebiasaan ini diteruskan. Lebih jauh lagi, proses penyembuhannya pun akan semakin lama. 

5 dari 7 halaman

Penyebab Bibir Kering

Kelebihan Vitamin A

Sebaliknya, bibir kering bisa berarti tubuh terlalu banyak mengonsumsi vitamin A. Keracunan vitamin A dapat terjadi jika mengonsumsi terlalu banyak suplemen. Jika tubuh memiliki terlalu banyak vitamin A dalam sistem, kulit dan bibir dapat mulai mengelupas dan pecah.

Jenis hipervitaminosis A akut dan kronis dapat menyebabkan sakit kepala dan ruam. Berhati-hati dalam mengonsumsi suplemen vitamin A karena sebagian besar harus berasal dari makanan.

Kondisi Kesehatan Tertentu

Bibir pecah-pecah juga dapat dikaitkan dengan berbagai kondisi medis yang mendasarinya, termasuk penyakit tiroid, kekurangan vitamin, dan penyakit radang usus. Fungsi tiroid yang rendah dapat menyebabkan mulut dan bibir kering.

Meskipun kurang umum, beberapa penyakit dapat menyebabkan kekeringan dan pecahnya bibir dan sudut mulut. Ini termasuk pertumbuhan candida yang berlebihan, Penyakit Kawasaki, impetigo atau infeksi herpes.

Bibir pecah-pecah juga merupakan gejala menopause yang umum. Ketika kadar estrogen turun, kulit dan bibir kering, keriput, nyeri sendi, dan gejala menyenangkan lainnya mungkin muncul.

Cheilitis sudut, atau radang di sudut mulut, adalah kondisi umum lainnya yang dapat menyebabkan bibir kering atau pecah-pecah. Ini biasanya disebabkan oleh cuaca dingin, pertumbuhan berlebih ragi, dan atau iritasi dari air liur.

6 dari 7 halaman

Cara Mengatasi Bibir Kering

Lidah Buaya

Lidah buaya bisa diterapkan sebagai cara mengobati bibir yang mengelupas. Hal ini disebabkan karena lidah buaya memiliki sifat melembapkan. Termasuk tinggi antioksidan yang bisa memenuhi kebutuhan nutrisi bibir kering.

Ada pula sifat antiinflamasi pada lidah buaya yang bisa mendinginkan kulit rusak karena pecah-pecah dan perih. Jadi, coba terapkan lidah buaya pada bibir secara perlahan untuk bisa mengobati bibir mengelupas.

Madu

Madu dikenal memiliki sifat alami menyembuhkan dan melembapkan. Tak heran jika madu juga bisa diterapkan sebagai cara mengobati bibir yang mengelupas. Bahkan rasa manis yang dimilikinya juga akan terasa menenangkan. Termasuk tak hanya melembutkan kulit kering, tetapi juga mencegah infeksi bibir pecah-pecah dan mengelupas.

Minyak Kelapa

Minyak kelapa dikenal memiliki antioksidan cukup tinggi. Khasiat ini dipercaya bisa dijadikan cara mengobati bibir yang mengelupas. Termasuk jika sudah terjadi luka, minyak kelapa bisa menutup luka di bibir secara alami.

Air Putih

Air putih sebaiknya lebih banyak dikonsumsi ketika bibir sedang mengelupas. Cara mengobati bibir yang mengelupas ini terbilang ampuh karena dehidrasi bisa diatasi. Penuhi kebutuhan cairan tubuh sesegera mungkin. Tujuannya agar kelembapan bibir alami segera kembali dan masalah bibir kering hingga mengelupas bisa teratasi.

7 dari 7 halaman

Cara Mengatasi Bibir Kering

Mentimun

Mentimun memiliki sifat mendinginkan yang nyaman dijadikan masker kulit kering, bahkan bukan hanya bibir. Vitamin dan antioksidannya yang tinggi sangat baik mengembalikan kelembapan kulit bibir. Maka dari itu, mentimun merupakan salah satu bahan alami yang dapat diandalkan sebagai cara mengobati bibir yang mengelupas.

Teh Hijau

Teh hijau dikenal cukup tinggi antioksidan. Teh hijau ternyata juga bisa dijadikan masker alami sebagai cara mengobati bibir yang mengelupas. Kandungan polifenolnya mengurangi inflamasi dan membantu melembutkan kulit yang kering.

Hindari Makanan Pedas

Jika kamu menginginkan bibir agar tak mudah kering dan mengelupas, kurangi konsumsi makanan pedas dan asin. Kedua makanan tersebut sangat berperan kuat untuk membuat bibit cepat kering.

Di samping itu, makanan asing dan manis juga menyebabkan kita lebih mudah lapar. Sedangkan mengonsumsi banyak buah juga bisa jadi salah satu cara mengobati bibir yang mengelupas.

Berhenti Merokok

Asap tembakau dapat mengiritasi kulit sensitif di sekitar bibir sehingga menyebabkan kering hingga mengelupas. Selain itu, merokok dapat menyebabkan masalah lain di mulut, seperti sariawan dan sakit gusi. Jadi, mulai hindari kebiasaan merokok sebagai cara mengobati bibir yang mengelupas.