Sukses

Tujuan Budi Utomo Bagi Kemerdekaan, Sejarah dan Peran Pentingnya

Liputan6.com, Jakarta Tujuan Budi Utomo punya peran penting dalam tonggak sejarah kebangkitan bangsa Indonesia. Budi Utomo merupakan organisasi pemuda pertama di Indonesia. Tujuan Budi Utomo didirikan sangat terkait dengan perjuangan bangsa Indonesia mencapai kemerdekaannya.

Budi Utomo adalah organisasi pergerakan modern yang pertama di Indonesia yang memiliki struktur organisasi pengurus tetap, anggota, tujuan dan juga rencana kerja dengan aturan-aturan yang jelas. Budi Utomo merupakan organisasi yang bersifat sosial, ekonomi, dan kebudayaan tetapi tidak bersifat politik.

Tujuan Budi Utomo menjadi tonggak pergerakan kemerdekaan Indonesia. Awalnya tujuan Budi Utomo hanya ditujukan pada golongan tertentu. Namun karena perkembangannya yang pesat, Tujuan Budi Utomo akhirnya meluas.

Tujuan Budi Utomo juga secara langsung memulai bangkitnya organisasi-organisasi pemuda di Indonesia. Berikut tujuan Budi Utomo, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (19/1/2021).

2 dari 6 halaman

Mengenal Budi Utomo

Budi Utomo didirikan pada 20 Mei 1908 di Jakarta. Tanggal berdirinya Budi Utomo hingga kini diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Organisasi Budi Utomo adalah salah satu manifestasi paling awal dari kemunculan benih kesadaran nasional Indonesia.

Organisasi ini bersifat sosial, ekonomi, dan kebudayaan tetapi tidak bersifat politik. Berdirinya Budi Utomo menjadi awal gerakan yang bertujuan mencapai kemerdekaan Indonesia.

3 dari 6 halaman

Lahirnya Budi Utomo

Budi Utomo beridiri berkat gagasa Dr. Wahidin Sudirohusodo. Pada akhir tahun 1907 di hadapan para pemuda pelajar Sekolah Dokter Jawa “STOVIA”, Dokter Wahidin menyampaikan tentang pentingnya pendidikan sebagai sarana untuk membebaskan diri dari kemiskinan dan keterbelakangan.

Cita-cita Dokter Wahidin Sudirohusodo tersebut mendapat sambutan positif dari para pemuda pelajar Sekolah Dokter Jawa “STOVIA” terutama Soetomo dan Goenawan Mangoenkoesoemo. Pada tanggal 20 Mei 1908 R. Soetomo dan kawan-kawan lainnya yaitu Goenawan Mangoenkoesoemo, Soeradji Tirtonegoro, Gondo Soewarno, Soelaiman, Angka Prodjosudirdjo, M. Soewarno, Moehammad Saleh, dan RM. Goembrek, mendirikan suatu perkumpulan atau organisasi yang dinamai “Boedi Oetomo” (Budi Utomo).

Nama Budi Utomo diusulkan oleh Mas Soeradji dan semboyan yang dikumandangkan adalah Indie Vooruit (Hindia Maju) dan bukan Java Vooruit (Jawa Maju). Hanya dalam waktu lima bulan sejak berdiri, Budi Utomo berhasil meraih anggota sejumlah 1.200 orang.

 

4 dari 6 halaman

Tujuan Budi Utomo

Tujuan Budi Utomo dijelaskan dalam Kongres pertama Budi Utomo yang diadakan di Yogyakarta pada Oktober 1908. Dalam kongres dijelaskan bahwa tujuan Budi Utomo adalah “menjamin kehidupan bangsa yang terhormat”.

Budi Utomo bergerak di bidang sosial yang menitikberatkan pada masalah-masalah pendidikan, pengajaran, dan kebudayaan. Keanggotaannya yang mula-mula terbatas hanya pada orang-orang Jawa dan Madura, kemudian meluas hingga mencapai Bali.

Perkembangan selanjutnya keanggotaan Budi Utomo terbuka luas untuk seluruh bangsa Indonesia, tanpa memandang suku, agama, maupun golongan. Untuk melaksanakan tujuan Budi Utomo ditempuh beberapa usaha seperti:

- Memajukan pengajaran sesuai dengan apa yang dicita citakan dr. Wahidin. Ini merupakan usaha pertama untuk mencapai kemajuan bangsa;

- Memajukan pertanian, peternakan, perdagangan. Jadi sudah dimengerti bahwa kemajuan harus juga meliputi bidang perekenomian;

- Memajukan teknik dan industri, yang berarti bahwa ke arah itu sudah menjadi cita-cita;

- Menghidupkan kembali kebudayaan.

Pada kongres 1932, tujuan Budi Utomo diubah secara radikal yaitu: Mencapai Indonesia Merdeka.

5 dari 6 halaman

Usulan-usulan penting Budi Utomo

Sebagai suatu organisasi yang baik, Budi Utomo memberikan usulan kepada pemerintah Hidia Belanda sebagai mana berikut ini:

1. Meninggikan tingkat pengajaran di sekolah guru baik guru bumi putera maupun sekolah priyayi.

2. Memberi beasiswa bagi orang-orang bumi putera.

3. Menyediakan lebih banyak tempat pada sekolah pertanian.

4. Izin pendirian sekolah desa untuk Budi Utomo.

5. Mengadakan sekolah VAK / kejuruan untuk para bumi putera dan para perempuan.

6. Memelihara tingkat pelajaran di sekolah-sekolah dokter jawa.

7. Mendirikan TK / Taman kanak-kanak untuk bumi putera.

8. Memberikan kesempatan bumi putra untuk mengenyam bangku pendidikan di sekolah rendah eropa atau sekolah Tionghoa - Belanda.

6 dari 6 halaman

Peran Budi Utomo dalam kebangkitan nasional

Lahirnya Budi Utomo membangkitkan semangat kebangsaan atau nasionalisme bangsa Indonesia pada masa tersebut. Setelah lahirnya Budi Utomo, muncul banyak organisasi di berbagai bidang. Organisasi ini meliputi bidang agama, ekonomi, sosial, kebudayaan, pendidikan, dan lain sebagainya.

Budi Utomo merupakan organisasi perintis yang telah menjadi inspirasi bagi pertumbuhan organisasi-organisasi pergerakaan nasional. Organisasi dan perkumpulan yang berdiri setelah Budi Utomo di antaranya seperti Sarekat Islam (SI) dan Indische Partij (IP).

Kelahiran Budi Utomo menjadi tonggak sejarah awal bangkitnya nasionalisme, semangat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia hingga akhirnya pada tahun 1928 para Pemuda Indonesia melakukan “Sumpah Pemuda”. Semangat perjuangan ini terus membara dan mencapai puncaknya hingga proklamasi kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.

Berdirinya Budi Utomo pada 20 Mei 1908 dinilai sebagai awal gerakan untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. Kebangkitan Nasional memiliki arti yang sangat penting dalam perjuangan meraih cita-cita Indonesia merdeka. Kebangkitan Nasional Indonesia yang dipelopori Budi Utomo adalah periode pada paruh pertama abad ke-20, di mana rakyat Indonesia mulai menumbuhkan rasa kesadaran nasional sebagai "orang Indonesia".