Sukses

Perbedaaan Ruang UGD, IGD, PICU, dan ICU di Rumah Sakit

Liputan6.com, Jakarta Perbedaaan Ruang UGD, IGD, PICU, dan ICU mungkin masih bikin beberapa orang bingung. Istilah UGD, IGD, PICU, dan ICU mungkin memang sering kamu dengar, namun mungkin fungsi ruangan-ruangan di rumah sakit ini masih belum kamu ketahui.

UGD dan IGD merupakan tempat pelayanan kesehatan untuk menangani pasien yang gawat darurat. Sementara itu PICU dan ICU merupakan ruangan untuk pasien yang memerlukan perawatan intensif. Namun, masing-masing ruangan memiliki perbedaan tersendiri.

Perbedaaan Ruang UGD, IGD, PICU, dan ICU penting untuk mengetahui di mana pasien seharusnya ditangani. Tentunya perbedaan ruangan penanganan nantinya juga menyebabkan perbedaan proses pengobatan hingga hasil yang diharapkan.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (22/1/2021) tentang perbedaan ruang UGD, IGD, PICU, dan ICU.

2 dari 3 halaman

Perbedaan Ruang UGD dan IGD

Pertama-tama kamu harus mengenal perbedaan dari UGD dan IGD, yang sama-sama digunakan untuk menangani pasien dalam kondisi darurat dan butuh penanganan segera. UGD sendiri merupakan singkatan dari Unit Gawat Darurat, sedangkan IGD adalah singkatan dari Instalasi Gawat Darurat.

 

1. Ruang Lingkup

Perbedaan keduanya yang pertama terdapat pada ruang lingkupnya, di mana instalasi gawat darurat atau IGD, biasanya berada di rumah sakit yang lebih besar dengan dokter jaga yang juga lebih banyak. Sementara UGD terdapat di rumah sakit kecil.

2. Dokter yang Berjaga

Selain itu, di UGD biasanya yang berjaga hanya dokter umum saja, sedangkan di IGD, biasanya yang berjaga tidak hanya dokter umum saja, namun juga melibatkan dokter spesialis. Dalam segi peralatan pun IGD lebih lengkap daripada UGD yang memiliki jenis alat yang relative terbatas.

Walaupun memiliki beberapa perbedaan tertentu, kedua jenis ruangan ini menangani pasien dengan prinsip yang sama. Pasien gawat darurat yang datang ke akan langsung mendapatkan penanganan dari dokter jaga hingga kondisinya membaik. Setelah membaik, pasien umumnya akan dipindahkan ke ruang rawat inap yang telah ditentukan oleh dokter.

3. Jam Pelayanan

Digunakan untuk perawatan darurat, kedua ruangan ini harus dibuka selama 7 hari seminggu selama 24 jam sehari. Idealnya, IGD maupun UGD harus mampu digunakan tim medis untuk melakukan diagnosis dan penanganan gangguan pernapasan dan sirkulasi, melakukan penilaian terhadap kecacatan penggunaan obat serta mengoperasikan alat kejut jantung serta rekam jantung (EKG).

IGD maupun UGD juga melakukan observasi dan stabilisasi kondisi pasien, layaknya di ruang perawatan serta ruang resusitasi, serta melakukan tindakan operasi atau tindakan darurat lainnya. Kedua jenis layanan tersebut di rumah sakit juga idealnya memiliki ambulans, serta mudah dijangkau oleh ambulans.

3 dari 3 halaman

Perbedaan Ruang PICU dan ICU

PICU dan ICU memiliki perbedaan yang cukup jelas. ICU atau Intensive Care Unit adalah ruangan di rumah sakit yang digunakan untuk pasien yang memerlukan perawatan dan pengamatan intensif oleh dokter. Mereka yang masuk ke ruang ICU biasanya adalah para pasien yang kondisinya sudah parah atau kritis.

Pasien-pasien yang masuk ke ICU membutuhkan perawatan dan pengamatan intensif, jadi perawat, dokter umum, maupun dokter spesialis yang berjaga pun merupakan profesional yang sudah terlatih untuk menangani pasien dalam kondisi kritis serta kondisi parah lainnya.

Di ICU, jumlah dokter dan perawat biasanya akan lebih banyak dibandingkan dengan jumlah pasien. Jika di ruang perawatan biasa, satu perawat atau dokter bisa menangani banyak pasien sekaligus, maka di ICU, satu pasien bisa dipantau oleh beberapa dokter dan perawat sekaligus.

Beberapa kondisi yang mengharuskan seseorang dirawat di ICU antara lain:

- Pasien yang baru selesai menjalani operasi dan perlu dimonitor secara ketat oleh dokter

- Pasien yang mengalami kecelakaan atau cedera parah.

- Pasien kritis atau mengalami penurusan kondisi kesehatan secara tiba-tiba

- Luka bakar yang parah

- Pasien yang baru menjalani prosedur transplantasi organ

- Pasien yang mengalami gagal napas

PICU atau Pediatric Intensive Care Unit juga merupakan ruang perawatan intensif untuk pasien, namun lebih spesifik kepada pasien pediatric atau anak-anak.

Pasien yang dirawat di PICU memiliki kondisi parah berupa:

- Infeksi serius

- Gangguan jantung

- Komplikasi diabetes

- Gangguan pernapasan parah akibat asma

- Kecelakaan parah atau nyaris tenggelam

Pelayanan di PICU sendiri, dibagi menjadi tiga tingkatan, yaitu primer, sekunder, dan tersier.