Sukses

7 Cara Merawat Sukulen Agar Awet dan Tidak Busuk, Cocok untuk Pemula

Liputan6.com, Jakarta Cara merawat sukulen tergolong mudah untuk pemula. Jenis tanaman hias yang dikenal dari bentuk daunnya yang tebal ini mampu menyimpan air sehingga tidak mudah layu seperti daun pada umumnya. Ada banyak jenis bentuk dan warna sukulen.

Selain abu-abu dan hijau, ada pula yang berwarna hitam, merah, dan kuning. Dengan harga yang murah serta perawatannya yang mudah, tanaman mungil nan cantik ini pastinya sangat digemari untuk dijadikan hiasan pada bagian dalam dan luar rumah.

Cara merawat sukulen dilakukan dengan memperhatikan penyiraman dan pencahayaannya. Meskipun sukulen memiliki tampilan yang mirip dengan kaktus, namun keduanya merupakan dua jenis yang berbeda. Sukulen merupakan tanaman yang memiliki kelopak seperti daun, sedangkan kaktus memiliki daun dalam bentuk duri.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (22/1/2021) tentang cara merawat sukulen. 

2 dari 3 halaman

Cara Merawat Sukulen di Dalam Ruangan.

Perhatikan Pencahayaan

Salah satu cara merawat sukulen yang benar-benar perlu diperhatikan adalah pencahayaannya. Hal ini menjadi salah satu faktor yang sangat penting agar sukulen dapat tumbuh subur dan cantik. Jadi, penuhi asupan cahaya sukulen. Namun, jangan sampai terkena cahaya matahari langsung, karena cahaya yang kuat dapat membuat tanaman berubah warna menjadi kuning. 

Caranya tidak begitu sulit, kamu hanya perlu meletakkannya di dekat jendela. Agar semakin cantik, kamu bisa menggabungkan beberapa sukulen dengan aneka warna di dalam mangkuk kaca.

Perhatikan Penyiraman

Penyiraman adalah bagian yang juga tak kalah penting sebagai cara merawat sukulen agar tumbuh subur dan cantik. Pengairan yang berlebihan akan menghambat pertumbuhan, tetapi pengairan yang kurang akan menyebabkan masalah.

Tanaman sukulen indoor cenderung membutuhkan penyiraman yang lebih sedikit dibandingkan outdoor. Kamu bisa menyiram sukulen selama satu hingga dua minggu sekali. Perhatikan juga kondisi tanah sebelum menyiram, lakukan penyiraman saat media sudah sepenuhnya kering. Teknik penyiraman yang baik adalah dengan menyemprot tanpa menggenangi media tanam.

Jangan Cabut Akar saat Sukulen Layu

Salah satu poin penting yang perlu kamu perhatikan dalam cara merawat sukulen adalah dengan tidak mencabut akarnya saat layu. Perlu kamu ketahui, sukulen merupakan jenis tanaman yang bisa kembali pulih bila dirawat dengan baik.

Maka yang perlu kamu lakukan adalah beri cukup cahaya dan sedikit air. Kemudian tunggu perubahan dalam waktu sekitar empat minggu hingga kondisinya kembali membaik.

3 dari 3 halaman

Cara Merawat Sukulen di Luar Ruangan

Perhatikan Pencahayaan

Masih sama dengan cara merawat sukulen di dalam ruangan, kamu juga harus memperhatikan pencahayaan sukulen di luar ruangan. Agar tanaman ini tetap awet, kamu bisa meletakannya di area yang teduh. Ketika matahari terik, kamu bisa memindahkannya di tempat yang terbuka.

Sukulen tumbuh paling baik saat mendapat sinar matahari pagi yang cukup, dan penyinaran selama 4-6 jam setiap harinya. Hindarkan dari panas terik siang hari yang menyengat karena bikin daunnya terbakar dan muncul noda kehitaman.

Jangan Terkena Air Hujan Secara Langsung

Terkait dengan asupan air, cara merawat sukulen di luar ruangan harus memperhatikan penempatannya. Kamu perlu menyiapkan tempat untuk sukulen yang tidak terkena langsung siraman air hujan. Perlu diingat, salah satu penyebab tanaman ini cepat mati adalah karena terlalu banyak air.

Perhatikan Penggunaan Pupuk

Tanaman sukulen sebenarnya tidak memerlukan terlalu banyak pupuk. Dalam perawatannya, kamu bisa memberi sukulen makan ringan selama musim semi dan musim panas. Namun berhati-hati, jangan memberi pupuk berlebihan. Tindakan ini bisa menyebabkan sukulen tumbuh terlalu cepat dan menjadi lemah.

Menyingkirkan Serangga

Ketika merawat sukulen di luar ruangan, salah satu tantangannya ialah mudah dihinggapi serangga. Terkadang bisa ditemukan telur ataupun larva pada tanamanmu. Untuk mengatasinya, kamu bisa menyemprot tanah dengan alkohol isopropil 70 persen.

Selain lava, kutu putih juga bisa jadi salah satu pengganggu sukulen. Maka kamu juga bisa memindahkan tanaman yang terinfeksi dari sukulen lain dan semprot dengan 70 persen isopropil alkohol.