Sukses

Digaji Rp 5,5 Juta Perbulan, Pria Ini Pilih Berhenti Bekerja karena Terlalu Mudah

Liputan6.com, Jakarta Setiap orang pasti ingin memiliki pekerjaan yang layak. Bahkan ada yang ingin memiliki pekerjaan sesuai dengan latar belakang pendidikan atau pekerjaan yang selama ini diidam-idamkan.

Selain itu, siapa yang tak bahagia jika mendapatkan pekerjaan dengan tugas yang mudah ditambah lagi mendapatkan gaji yang mencukupi. Hampir semua orang pasti mau menerima tawaran pekerjaan tersebut. 

Sayangnya tidak dengan pria satu ini. Pria ini justru memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya lantaran dirasa terlalu santai. Ia merasa selama di kantor hanya melakukan hal-hal ringan dan waktunya terbuang untuk bersantai.

Padahal dari pekerjaannya tersebut ia mendaptkan gaji sekitar hampir Rp 5,5 juta per bulan. Rupanya imbalan gaji yang cukup besar itu tak membuatnya puas. Hal itu lantaran pekerjaannya ia anggap terlalu mudah. Hal ini pun membuat warganet bingung dengan kisah pria satu ini.

2 dari 3 halaman

Pekerjaan Terlalu Mudah

Jika ditengah pandemi banyak orang berharap mendapatkan pekerjaan dengan cepat dan mudah, hal itu justru berbanding terbalik dari pria ini. Melansir dari World of Buzz oleh Liputan6.com, Kamis (28/1/2021) seorang pria membagikan kisahnya di Facebook RicebowlMY saat mendapatkan pekerjaan sebagai admin di sebuah perusahaan.

Dari pekerjaannya tersebut, ia bisa mendapatkan penghasilan per bulan sebesar 1.600 ringgit atau setara dengan Rp 5,5 juta. Namun, semua tugas yang diberikan kepadanya terlalu mudah dan ia tidak merasa tertantang di tempat kerjanya itu.

Saya tidak punya apa-apa untuk dilakukan hampir sepanjang waktu. Saya hanya sibuk di pagi hari selama sekitar dua jam tetapi sisanya, saya tidak melakukan apa-apa. Hanya beberapa hari di setiap awal bulan saja saya sibuk," katanya dalam postingan tersebut.

3 dari 3 halaman

Ingin Berhenti dari Pekerjaan

Ia melanjutkan jika lebih sering menghabiskan waktunya seperti bermain game online. Hal itu juga dilakukan oleh teman-temannya yang lebih sering menghabiskan waktu bermain handphone.

Kadang-kadang saya berpikir sendiri dan bertanya-tanya apakah ini yang akan saya jalani selama sisa hidup saya. Saya hanya main handphone menunggu untuk pulang kerja. Satu-satunya hal yang saya nantikan adalah ketika saya bisa memesan pengiriman makan siang pada jam kerja" imbuhnya.

Dari unggahannya itu banyak warganet yang memberikan respons beragam. Ada yang merasa iri dengan pria itu karena punya pekerjaan yang mudah dengan gaji yang cukup. Ada juga yang menasihati agar si pria tak keluar dari pekerjaannya dan lebih baik mencari pekerjaan paruh waktu.