Sukses

6 Cara Merawat Tanaman Monstera Agar Tumbuh Subur dan Indah

Liputan6.com, Jakarta Cara merawat tanaman monstera tidak begitu sulit dipraktikkan. Tanaman dengan daun berwarna hijau berukuran lebar ini sedang banyak digemari sebagai tanaman hias. Bentuknya yang unik membuat Monstera deliciosa ini diburu pencinta tanaman.

Daunnya berbentuk bulat dan lebar dengan sobekan-sobekan alami yang mencirikan setiap jenis atau varietas monstera tertentu. Keunikan monstera terdapat pada daunnya yang memiliki lubang alami, yang membuatnya terlihat sangat cantik dan elegan.

Cara merawat tanaman monstera tidak jauh berbeda dengan tanaman hias lainnya. Kamu perlu memperhatikan pencahayaan, penyiraman, kelembapan tanah, dan hal-hal lainnya. Tentunya kamu harus melakukan perawatan secara teratur kalau ingin monstera tetap cantik dan sehat.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (4/2/2021) tentang cara merawat tanaman monstera.

2 dari 4 halaman

Cara Merawat Tanaman Monstera

Letakkan di Dekat Jendela

Cara merawat tanaman monstera yang pertama terkait dengan pencahayaannya. Hal ini penting diperhatikan karena monstera jika diberi terlalu banyak sinar matahari, daunnya akan menguning. Sementara itu, jika dibiarkan dalam gelap, tanaman akan menunjukkan sesuatu yang disebut fototropisme negatif, yaitu daun baru tumbuh ke arah gelap, bukan ke cahaya.

Oleh karena itu, kamu sebaiknya meletakkan tanaman ini di dekat jendela yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Jika kamu meletakkannya di luar rumah, gunakan jaring-jaring di atas tanaman sebagai atap agar monstera tak terkena sinar matahari berlebihan.

Siram Secukupnya

Menyiram tanaman monstera cukup sebanyak seminggu sekali atau kamu tinggal menunggu tanah sudah terlihat cukup kering. Cara merawat monstera ini perlu diperhatikan karena terlalu banya menyiram dan membuat air tergenang di bawah pot dapat membuat akarnya busuk.

Oleh karena itu, beri air secukupnya pada tanaman monstera secara merata, dan lakukan di sore hari. Hal ini disebabkan karena monstera justru akan menyerap air setelah disiram pada waktu sore hari. 

Simpan juga di lingkungan yang cukup lembap, untuk mengekang pertumbuhan yang berlebihan, hindari penanaman kembali terlalu sering dan pangkas secara teratur dengan mencubit pertumbuhan baru.

3 dari 4 halaman

Cara Merawat Tanaman Monstera

Perhatikan Kondisi Tanah

Tanah sangat penting diperhatikan dalam cara merawat tanaman monstera. Hal ini disebabkan karena tanaman dapat memenuhi kebutuhan iar dan mineralnya dari tanah. Untuk menjaga kelembapan dari akar tanamannya, campurlah tanah dengan lumut gambut dan perlit atau vermikulit dengan takaran setengah lumut gambut, setengah perlit. Campuran media tanam ini membantu mempertahankan kelembapan tanah tanpa membuat akar membusuk.

Lakukan Pemupukan

Masih terkait tanah, cara merawat tanaman monstera selanjutnya adalah melakukan pemupukan. Tanaman yang tumbuh di pot dengan nutrisi yang terjaga memiliki kesempatan hidup yang lebih besar daripada tanaman yang tumbuh di alam liar karena siklus nutrisi segar di alam tidak konstan.

Oleh karena itu, kamu harus memperhatikan nutrisi untuk tanaman monstera yaitu dengan memberikan pupuk slow release atau hanya satu kali dalam setahun. Atau penggunaan pupuk tergantung dengan seberapa cepat kamu ingin monstera tumbuh dan seberapa banyak daunnya.

 

4 dari 4 halaman

Cara Merawat Tanaman Monstera

Bersihkan dari Gulma

Sama seperti tanaman hias lainnya, cara merawat tanaman monstera juga haru memastikan dalam pot tidak ditumbuhi gulma. Gulma merupakan tumbuhan yang tumbuh pada area yang tidak dikehendaki karena dapat merebut nutrisi dari tanaman monstera.

Tumbuhnya gulma dikhawatirkan dapat menyerap air serta nutrisi yang seharusnya diserap oleh tanaman monstera. Jika ada gulma yang tumbuh, maka segeralah mencabut gulma sampai ke akarnya supaya tak lagi tumbuh dan menggangu nutrisi tanaman monstera sebagai tanaman utama dalam potmu.

Repotting

Repotting merupakan kegiatan mengganti pot pada tanaman monstera yang dirasa sudah sempit karena monstera yang ditanam sudah semakin besar. Repotting dapat dilakukan setahun sekali untuk memberinya lebih banyak ruang untuk tumbuh. Jangan lupa untuk selalu menggunakan pot yang dilengkapi dengan lubang drainase.