Sukses

Ustaz Maaher At-Thuwailibi Meninggal Dunia karena Sakit, Ini 5 Faktanya

Liputan6.com, Jakarta Masyarakat Tanah Air dikejutkan dengan kabar meninggalnya ustaz Maheer At-Thuwailib alias Soni. Kabar tersebut berawal dari penuturan mantan Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar.

Sebelumnya, ustaz Maaher At-Thuwailib alias Soni sempat membuat heboh publik dengan perseteruannya dengan artis Nikita Mirzani beberapa waktu lalu. Sang mendiang juga tersangkut kasus ujaran kebencian melalui media sosial, usai menuliskan cuitan di Twitter yang dianggap menyebarkan ujaran tak pantas.

Ia ditangkap penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri di kediamannya di Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor Jawa Barat pada Kamis (3/12/2020) lalu pukul 04.00 pagi. Ustaz Maaher langsung ditetapkan sebagai tersangka dengan sejumlah barang bukti.

Ditahan usai tersangkut kasus tersebut, pihak kepolisian membeberkan jika ustaz Maaher At-Thuwailib meninggal dunia di Bareskrim karena sakit. Berikut ini Liputan6.com rangkum, 5 fakta meninggalnya ustaz Maaher At-Thuwailib alias Soni yang dirangkum dari berbagai sumber, Selasa (9/2/2021).

2 dari 6 halaman

1. Meninggal Dunia di Rutan Bareskrim Polri

Mantan Kuasa Hukum Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar membeberkan kabar bahwa Maheer At-Thuwailibi alias Soni Eranata meninggal dunia di Rutan Bareskrim Polri.

"Ustad Maaher Thuwailibi meninggal dunia di Rutan Mabes Polri beberapa menit lalu, semoga husnul khotimah. Dan semoga mendapatkan pahala syahid," tutur Aziz saat dikonfirmasi Liputan6.com, Senin (8/2/2021).

Menurutnya, mendiang meninggal dunia karena sakit dan tidak dapat penanganan medis yang baik selama ditahan. 

"Diduga karena sakit dan diduga tidak dapat penanganan dengan baik oleh rezim," kata Aziz.

3 dari 6 halaman

2. Polri: Ustaz Maaher At-Thuwailibi Meninggal Dunia karena Sakit

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono membenarkan kabar meninggalnya Maheer At-Thuwailibi alias Soni Eranata di Rutan Bareskrim Polri pada Senin malam (8/2/2021).

"Benar karena sakit," tutur Rusdi saat dikonfirmasi, Senin (8/2/2021).

Menurut Kepala Divisi Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono, berkas perkara Ustaz Maaher sudah masuk tahap II di Kejaksaan, sehingga sudah menjadi tanggung jawab Korps Adhyaksa. 

Sebelum pelimpahan tahap II berupa penyerahan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan, Maaher sempat mengeluh sakit. Kemudian petugas Rutan Bareskrim termasuk tim dokter membawanya ke RS Polri Said Soekanto, Kramatjati, Jakarta Timur.

"Setelah diobati dan dinyatakan sembuh, yang bersangkutan dibawa lagi ke Rutan Bareskrim," ungkap dia.

4 dari 6 halaman

3. Kembali Mengeluh Sakit

Setelah barang bukti dan tersangka diserahkan ke jaksa, Ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni kembali mengeluh rasakan sakit. Petugas rutan dan tim dokter pun kembali menyarankan agar dia dibawa ke RS Polri untuk mendapatkan perawatan, namun Maaher tidak mau hingga akhirnya mengembuskan napas terakhirnya di Rutan Bareskrim.

"Soal sakitnya apa, tim dokter yang lebih tahu," lanjut Argo.

5 dari 6 halaman

4. Polri Sempat Tak Kabulkan Permohonan Penangguhan Penahanan

Sebelum sakit, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono menjelaskan Polri tidak mengabulkan permohonan penangguhan penahanan Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata yang menjadi tersangka kasus ujaran kebencian tersebut.

"Sampai saat ini Bareskrim Polri tidak melakukan penangguhan terhadap tersangka," ujar Brigjen Rusdi di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (29/12/2020) lalu seperti dikutip dari Antara.

Pada Senin (28/12/2020), Iqlima Ayu, istri Maaher At-Thuwailibi menyambangi Kantor Bareskrim Polri untuk mengajukan penangguhan penahanan terhadap suaminya yang ditahan polisi karena kasus dugaan ujaran kebencian atau penghinaan kepada Habib Luthfi bin Ali bin Yahya.

6 dari 6 halaman

5. Nikita Mirzani Ucapkan Bela Sungkawa

Meski sempat berseteru dengan mendiang Ustaz Maaher At-Thuwailibi, Nikita Mirzani bagikan rasa dukanya melalui unggahan terbaru di Instagram miliknya. 

Innallilahi Wainnalilahi Rojiun Semoga Ustadz Maher di Lapangkan Kuburnya, diampuni semua dosanya dan di Terima amal kebaikannya. Turut Berduka Cita,” tulisnya pada Senin malam (8/2/2021).