Sukses

Pneumonia adalah Penyakit yang Disebabkan Mikroorganisme, Kenali Gejala dan Cara Mencegah

Liputan6.com, Jakarta Pneumonia adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme seperti virus, bakteri, dan jamur. Penyakit ini menyerang paru-paru orang yang mengalaminya, dan bisa diderita oleh anak-anak hingga orang dewasa.

Pneumonia dikenal juga dengan penyakit paru-paru basah. Selain dipengaruhi oleh infeksi mikroorganisme, kebiasaan buruk yang sering kamu lakukan setiap harinya juga dapat menjadi faktor penyebab pneumonia terjadi. 

Pneumonia Adalah peradangan yang terjadi pada jaringan paru-paru. Berbagai penyebab dan gejalanya perlu kamu kenali untuk segera mengambil tindakan penanganan yang tepat. Selain itu, kamu bisa mencegah pneumonia dengan menerapkan pola hidup sehat.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (11/2/2021) tentang pneumonia adalah.

2 dari 5 halaman

Pneumonia adalah

Pneumonia adalah peradangan yang terjadi pada jaringan paru-paru. Peradangan ini membuat alveolus (kantong udara) terisi oleh cairan, sehingga menyebabkan paru-paru tidak bisa bekerja dengan baik. Hal ini menyebabkan penderita jadi sulit bernapas.

Paru-paru basah atau pneumonia adalah peradangan pada paru-paru yang disebabkan oleh infeksi. Penyakit ini dapat membuat kamu mengalami berbagai gejala dari yang ringan hingga berat. Namun, gejala yang umum terjadi pada penderita pneumonia adalah batuk berdahak, demam, dan sesak napas. 

Pneumonia adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme seperti virus, bakteri, dan jamur. Beberapa di antaranya adalah virus (CMV dan herpes simpleks), bakteri (S. Penumonia, H, influenza, S. aureus, P. aeruginosa, M. tuberculosis, M. kansasii, dan sebagainya), serta jamur (P. carinii, C. neoformans, H. capsulatum, C. immitis, S. fumigatus, dan sebagainya).

Hal ini mengakibatkan paru-paru tidak dapat bekerja dengan baik, sehingga membuat penderitanya mengalami sesak napas, batuk berdahak, demam, atau menggigil. Pneumonia adalah penyakit menular. Penyebarannya bisa terjadi lewat percikan air liur yang dikeluarkan oleh penderita pneumonia saat batuk atau bersin. Partikel ini bisa tersebar di udara dan dihirup orang lain.

3 dari 5 halaman

Gejala Pneumonia

Penyakit pneumonia bisa dialami oleh siapa saja. Menurut WHO, penyakit pneumonia merupakan salah satu penyebab kematian pada anak tertinggi di dunia. Oleh karena itu, penting untuk selalu mengetahui tanda atau gejala penyakit paru-paru basah ini.

Penyakit pneumonia biasanya diawali dengan gejala-gejala tertentu terlebih dahulu. Gejala penyakit pneumonia adalah sebagai berikut:

- Demam disertai nyeri kepala dan tubuh menggigil

- Batuk tidak berdahak ataupun berdahak dengan cairan mengandung nanah yang berwarna kekuningan

- Nyeri pada dada saat bernapas hingga napas yang pendek

- Mual, muntah, dan diare

- Rasa nyeri pada otot, sendi, serta mudah lelah

- Denyut nadi yang melemah hingga 100 kali per menit.

4 dari 5 halaman

Penyebab Pneumonia

Penyakit pneumonia terjadi saat kuman mengalahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga menimbulkan peradangan paru-paru. Infeksi yang paling sering terjadi disebabkan oleh bakteri dan virus dalam udara yang dihirup.

Penyebab penyakit pneumonia oleh kuman biasanya berbeda antara daerah satu dengan daerah lainnya. Hal ini disebabkan oleh interaksi pasien yang kemudian menyebabkan infeksi, bagaimana cara terjadinya infeksi, gangguan sistem kekebalan tubuh, adanya penyakit kronik, polusi lingkungan, hingga penggunaan antibiotik yang tidak sesuai.

Selain itu, ada beberapa penyebab langsung yang juga dapat memicu pneumonia, seperti kebiasaan merokok, jantung kronik, diabetes melitus, kelemahan struktur organ pernapasan, dan penurunan tingkat kesadaran.

Berdasarkan kuman penyebabnya, penyakit pneumonia dapat digolongkan menjadi:

- Pneumonia akibat bakteri; penyebab penyakit pneumonia yang paling umum adalah Streptococcus pneumonia. Sedangkan bakteri lainnya adalah Chlamydophila pneumonia.

- Pneumonia akibat virus; penyebab penyakit pneumonia oleh virus adalah virus penyebab batuk atau pilek. Pneumonia karena virus ini menimbulkan gejala yang lebih ringan dan lebih singkat dibanding pneumonia karena bakteri.

- Pneumonia akibat jamur; seseorang dapat terjangkit kondisi ini jika menghirup spora jamur dalam jumlah banyak yang bisa didapat dari tanah atau kotoran burung. Pneumonia akibat jamur lebih rentan terkena pada orang yang memiliki penyakit kronis atau orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh rendah.

- Pneumonia mikoplasma; mikoplasma merupakan organisme yang bukan termasuk virus ata bakteri, tetapi memiliki ciri yang menyerupai keduanya. Pneumonia jenis ini tergolong ringan, dan lebih diderita oleh anak-anak dan remaja.

Penyebarannya bisa terjadi lewat percikan air liur yang dikeluarkan oleh penderita pneumonia saat batuk atau bersin. Partikel ini bisa tersebar di udara dan dihirup orang lain.

5 dari 5 halaman

Cara Mencegah Pneumonia

Sebelum penyakit mematikan ini menyerang kamu atau orang-orang terkasih, perlu melakukan tindakan pencegahan. Cara mencegah pneumonia adalah sebagai berikut:

- Menjalani vaksinasi; vaksin merupakan salah satu langkah untuk menghindari pneumonia. Gunakan vaksin pneumonia sesuai dengan usia, karena vaksin pneumonia untuk orang dewasa berneda dengan anak-anak.

- Mempertahankan sistem kekebalan tubuh; cara mencegah pneumonia ini bisa dilakukan dengan menjalankan pola hidup sehat, seperti cukup beristirahat, mengonsumsi makanan bergizi, dan rutin berolahraga.

- Menjaga kebersihan; kebersihan yang selalu terjaga dapat menghindari seseorang dari serangan berbagai penyebab penyakit. Contoh sederhana yang bisa dilakukan adalah sering mencuci tangan agar terhindar dari penyebaran virus atau bakteri penyebab pneumonia.

Menghindari kebiasaan buruk; merokok merupakan salah satu kebiasaan buruk. Asap rokok dapat merusak paru-paru, sehingga paru-paru lebih mudah mengalami infeksi. Selain merokok, mengonsumsi minuman beralkohol juga mampu menurunkan daya tahan paru-paru, sehingga rentan terkena beberapa komplikasi.

Nah itu tadi ulasan mengenai penyebab penyakit pneumonia yang tidak bisa dianggap sepele. Jika muncul gejala yang mencurigakan segera periksakan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.