Sukses

Pengertian Sholat Jumat, Syarat, Tata Cara, dan Keutamaannya

Liputan6.com, Jakarta Pengertian sholat Jumat atau masyarakat Tanah Air lebih akrab dengan sebutan "Jumatan", merupakan salah satu ibadah yang wajib dilakukan. Sholat Jumat tersebut, wajib dilaksanakan oleh kaum pria muslim dan sunnah bagi yang perempuan.

Sebab, khusus bagi perempuan, ketika datang waktu pelaksanaan sholat Jumat, mereka cukup melaksanakan sholat Zuhur seperti biasanya. Maka tidak heran, secara umum pengertian sholat Jumat adalah ibadah yang diwajibkan bagi kaum laki-laki.

Bahkan bagi umat muslim, pengertian sholat Jumat adalah ibadah yang penting. Bahkan pada hari Jumat terdapat keistimewaan yang tidak bisa didapat di hari-hari lain. Selain itu, di hari Jumat juga jadi hari di mana banyak peristiwa penting terjadi.

Hal ini diperkuat dengan hadist yang berbunyi, “Sebaik-baiknya hari yang matahari terbit padanya adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, masuk dan keluar dari surga dan hari kiamat hanya akan terjadi pada hari Jumat.” (HR. Muslim).

Namun, selain memahami pengertian sholat Jumat itu sendiri, tidak kalah penting untuk memahami bagaimana tata cara pelaksanaan sholat Jumat tersebut, serta berbagai aspek yang menjadi syarat sah dari ibadah ini. Berikut Liputan6.com telah merangkum dari berbagai sumber mengenai hal tersebut, Selasa (16/2/2021).

2 dari 8 halaman

Syarat Sholat Jumat

Setelah sedikit memahami perihal pengertian sholat Jumat, maka penting juga bagi umat muslim laki-laki untuk mengerti apa saja syarat sah pelaksanaan sholat Jumat.

Ada pun syarat sah melaksanakan sholat Jumat adalah:

1. Sholat Jumat dilakukan di suatu tempat (desa atau kota) yang termasuk ke dalam lingkup perkampungan.

2. Dilakukan ketika sudah mulai waktu dzuhur

3. Wajib dilakukan secara berjama'ah dengan jumlah minimal yang hadir dalam sholat jumat adalah sebanyak 40 orang.

4. Dimulai dengan khutbah (termasuk membaca rukun khutbah) sebelum melaksanakan sholat Jumat.

5. Sholat Jumat sudah dapat dimulai ketika khatib telah membacakan rukun dua khutbah.

 

Selain itu, ada syarat wajib sholat Jumat yang juga tidak kalah penting untuk dipahami, antara lain:

1. Beragama Islam.

2. Sudah deasa atau baligh.

3. Tidak gila atau mengalami gangguan mental lainnya.

4. Laki-laki (wanita tidak wajib sholat Jumat).

5. Sehat jasmani dan rohani (orang sakit tidak wajib sholat Jumat).

6. Bertempat tinggal tetap atau menetap atau bermukim (orang yang sedang dalam perjalanan jauh tidak wajib sholat Jumat).

7. Orang yang sedang dalam perjalanan jauh tidak wajib mengerjakan sholat Jumat. Hal ini merujuk pada hadis Rasulullah SAW. Artinya: "Bagi musafir tidak wajib sholat Jumat." (HR. Daruquthni).

3 dari 8 halaman

Hukum Sholat Jumat

Sebenarnya, beragam syarat melaksanakan sholat Jumat tersebut berasal dari hukum atau ketentuan yang sudah tercantum dalam Al-Quran dan Hadist.

Hukum mengerjakan sholat Jumat adalah wajib bagi setiap laki-laki muslim, di mana hal tersebut sudah tercantum dalam Surat Al Jumuah ayat 9 yang memiliki arti,

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu diseru untuk menunaikan sholat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli, yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al Jumuah: 9).

 

Kemudian di dalam Al-Quran, sholat Jumat juga disebut wajib dilaksanakan bagi kaum laki-laki. Hal ini berdasarkan hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan Abu Dawud, Daruquthni, Baihaqi dan Hakim dengan arti yang berbunyi,

"Sholat Jumat itu wajib bagi setiap muslim dengan berjamaah kecuali empat orang: budak, wanita, anak-anak atau orang yang sakit." (HR. Abu Dawud, Daruquthni, Baihaqi dan Hakim).

4 dari 8 halaman

Sunah Sebelum Sholat Jumat

1. Mandi yang bersih

2. Memotong kuku dan mencukur kumis

3. Memakai pakaian yang rapi dan bersih (diutamakan yang berwarna putih)

4. Memakai wangi-wangian

5. Saat masuk masjid, mendahulukan kaki kanan sambil membaca doa masuk masjid. Berikut adalah dua bacaan doa masuk masjid yang sebaiknya dihafalkan dan diamalkan. Pilih salah satu saja.

Allahummaf tahlii abwaaba rohmatik.

Artinya: "Ya Allah, bukalah untukku pintu-pintu rahmat-Mu"

 

Bismillaah wassalaamu 'ala rasuulillah. Allaahummaghfir lii dzunuubii waftahlii abwaaba rahmatik.

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah dan salam atas Rasulullah. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah kepadaku pintu rahmat-Mu."

6. Melaksanakan sholat sunah tahiyatul masjid

7. Ber'itiqaf (duduk) sambil membaca Alquran, dzikir, atau bersholawat.

8. Menghentikan dzikir atau bacaan lainnya saat khatib naik ke atas mimbar untuk menyampaikan khotbah Jumat.

5 dari 8 halaman

Rukun Khutbah Sholat Jumat

Dalam khutbah ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

1. Membaca hamdalah, Alhamdu lillaah dalam dua khutbah itu.

2. Membaca shalawat atas Nabi Muhammad SAW dalam dua khutbah.

3. Berwasiat dengan taqwa kepada Allah dalam dua khutbah.

4. Membaca ayat Al-Quran dalam salah satu khutbah.

5. Memohonkan maghfiroh (ampunan) bagi sekalian mukminin pada khutbah yang kedua.

 

Sedangkan syarat agar khutbah sholat Jumat tersebut sah, maka perlu memenuhi hal berikut ini:

1. Isi rukun khutbah dapat didengar oleh para jemaah.

2. Berturut-turut antara khutbah pertama dengan khutbah kedua.

3. Menutup aurat.

4. Badan, pakaian, dan tempat yang suci dari hadats dan najis.

6 dari 8 halaman

Tata Cara Sholat Jumat

1. Membaca niat sholat Jumat

2. Takbiratul ihram (Allahu akbar)

3. Membaca doa iftitah

4. Membaca surah al-Fatihah.

5. Membaca surah pendek

6. Ruku dengan tumaninah.

7. Itidal dengan tumaninah.

8. Sujud dengan tumaninah.

9. Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah.

10. Sujud kedua dengan tumaninah.

11. Berdiri lagi menunaikan rakaat yang kedua.

12. Membaca surah al-Fatihah.

13. Membaca surah pendek

14. Ruku dengan tumaninah.

15. Itidal dengan tumaninah.

16. Sujud dengan tumaninah.

17. Duduk di antara dua sujud dengan tumaninah.

18. Sujud kedua dengan tumaninah.

19. Tasyahud akhir dengan tumaninah.

20. Membaca salam menengok ke kanan dan ke kiri, hingga wajah samping nampak di belakang.

7 dari 8 halaman

Keutamaan Sholat Jumat

Selain paham mengenai pengertian sholat Jumat, hukum, serta tata caranya, perlu juga mengetahui apa sebenarnya keutamaan yang ada pada sholat Jumat ini. Beberapa keutamaan sholat Jumat adalah:

 

1. Menghapus dosa

“Di antara sholat lima waktu, di antara Jumat yang satu dan Jumat yang berikutnya, itu dapat menghapuskan dosa di antara keduanya selama tidak dilakukan dosa besar.” (HR. Muslim).

Hari Jumat adalah hari di mana Allah menyempurnakan Islam dan mencukupkan nikmat. Hal ini sesuai dengan surat Al-Ma’idah ayat 3 yang artinya:

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni’mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu” (Q.S Al-Ma’idah: 3).

 

2. Mendapat pahala yang besar

“Barangsiapa mandi pada hari jumat sebagaimana mandi janabah, lalu berangkat menuju masjid, maka dia seolah berkurban dengan seekor unta. Barangsiapa yang datang pada kesempatan (waktu) kedua maka dia seolah berkurban dengan seekor sapi. Barangsiapa yang datang pada kesempatan (waktu) ketiga maka dia seolah berkurban dengan seekor kambing yang bertanduk. Barangsiapa yang datang pada kesempatan (waktu) keempat maka dia seolah berkurban dengan seekor ayam. Dan barangsiapa yang datang pada kesempatan (waktu) kelima maka dia seolah berkurban dengan sebutir telur. Dan apabila imam sudah keluar (untuk memberi khutbah), maka para malaikat hadir mendengarkan dzikir (khutbah tersebut).” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Bahkan, tiap langkah saat seseorang akan pergi melaksanakan sholat jumat, setara dengan mendapat ganjaran puasa serta sholat setahun

“Barangsiapa yang mandi pada hari Jumat dengan mencuci kepala dan anggota badan lainnya, lalu ia pergi di awal waktu atau ia pergi dan mendapati khutbah pertama, lalu ia mendekat pada imam, mendengar khutbah serta diam, maka setiap langkah kakinya terhitung seperti puasa dan sholat setahun.” (HR. Tirmidzi).

8 dari 8 halaman

Ancaman Tidak Melaksanakan Sholat Jumat

Mengingat pengertian sholat Jumat memiliki sifat yaitu wajib, itulah mengapa ada ancaman bagi mereka yang meninggalkan sholat Jumat. Perihal ancaman tersebut, telah disebutkan dalam hadist dari Ibnu Umar dan Abu Hurairah yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda,

"Hendaknya orang yang suka meninggalkan sholat Jumat itu menghentikan kebiasan buruknya, atau Allah akan mengunci mata hatinya, lalu ia akan menjadi orang Ghafilin atau orang Lalai." (HR. Muslim, No. 865).

Terdapat juga hadist lain yang turut memberi peringatan berupa ancaman bagi mereka yang meninggalkan sholat Jumat. Dari Jabir bin Abdillah bahwa Rasulullah SAW bersabda, "siapa yang meninggalkan sholat Jumat sebanyak 3 kali, bukan karena darurat atau halangan maka Allah akan mengunci hatinya (HR. Ibnu Majah).

Dengan memahami pengertian sholat Jumat serta berbagai aspek pendukungnya, maka bisa memberi penceraham serta meningkatkan amal ibadah sebagai umat muslim selama masih hidup di dunia yang sementara ini.