Sukses

Penyebab Perang Dunia 2, Faktor Umum dan Khusus

Liputan6.com, Jakarta Penyebab Perang Dunia 2 termasuk perang terbesar yang pernah terjadi di dunia. Perang Dunia 2 adalah perang yang terutama terjadi antara Kekuatan Poros (Jerman Nazi, Italia, dan Jepang) dan Sekutu (Prancis, Inggris Raya, Uni Soviet, dan Amerika Serikat). Perang ini berlangsung selama 6 tahun dari 1939 hingga 1945.

Penyebab Perang Dunia 2 menyebabkan kekacauan di puluhan negara. Ini merupakan konflik paling berdarah dalam sejarah. Penyebab perang dunia 2 ini menyebabkan kematian 40 hingga 70 juta orang dan banyak di antaranya adalah warga sipil.

Penyebab Perang Dunia 2 terbagi dalam penyebab umum dan penyebab khusus. Penyebab Perang Dunia 2 cukup kompleks dengan beragam pemicu. Ada berbagai faktor mengarah pada Perang Dunia 2.

Berikut penyebab Perang Dunia 2, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin(20/2/2021).

2 dari 6 halaman

Penyebab Perang Dunia 2 secara umum

Perjanjian Versailles

Setelah Perang Dunia I, Sekutu yang menang bertemu untuk menentukan masa depan Jerman. Jerman dipaksa untuk menandatangani Perjanjian Versailles. Jerman harus menerima rasa bersalah atas perang dan membayar pemulihan. Jerman juga kehilangan wilayah dan dilarang memiliki militer yang besar.

Beberapa ahli, termasuk John Maynard Keynes memperingatkan bahwa Perjanjian Versailles terlalu keras. Mereka memperingatkan bahwa biaya semacam itu akan melumpuhkan ekonomi Jerman karena negara itu tidak mampu membayar untuk reparasi Perang Dunia I, yang pada gilirannya mereka peringatkan dapat menimbulkan masalah bagi seluruh Eropa. Tidak lama, ramalan ini terbukti menjadi kenyataan.

3 dari 6 halaman

Penyebab Perang Dunia 2 secara umum

Kegagalan Liga Bangsa-bangsa (LBB) menciptakan perdamaian dunia

Liga Bangsa-Bangsa adalah organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1919 untuk menjaga perdamaian dunia. Organisasi ini dimaksudkan agar semua negara menjadi anggota dan jika ada perselisihan antar negara, dapat diselesaikan dengan negosiasi daripada dengan kekerasan.

Liga Bangsa-Bangsa adalah ide yang bagus, tetapi akhirnya gagal. Tidak semua negara bergabung dengan liga dan Liga tidak memiliki tentara untuk mencegah agresi militer seperti invasi Italia ke Ethiopia di Afrika atau invasi Jepang ke Manchuria di Tiongkok.

Fasisme

Jerman menuntut balas dendam atas Perjanjian Versailles. Ini adalah kemarahan yang dibangun di atas frustrasi karena kalah perang, dan kemarahan atas kenaikan tingkat pengangguran. Selama masa ini, Adolf Hitler melihat kesempatan untuk membujuk orang-orang Jerman dengan janjinya akan solusi mudah untuk masalah yang dihadapi Republik Weimer (nama Jerman pada saat itu).

Selama masa ini, iklim politik sudah matang untuk afiliasi dan partai-partai radikal. Salah satu partai yang aktif selama ini adalah Partai Nazi. Antara tahun 1933 dan 1934, Hitler mengambil kendali atas partai. Namun, itu tidak lama sebelum dia mengubah pemerintahannya menjadi kediktatoran. Salah satu strategi diplomatik Hitler adalah membuat tuntutan yang tampaknya tidak masuk akal dan kemudian mengancam perang jika tuntutan ini tidak dipenuhi. Hitler mengabaikan Perjanjian Versailles dan sangat memperluas jumlah pasukan Jerman.

4 dari 6 halaman

Penyebab Perang Dunia 2 secara umum

Depresi Hebat

Depresi Hebat atau The Great Depression adalah kemerosotan ekonomi dunia yang berlangsung dari tahun 1929 hingga 1939. Kolapsnya ekonomi ini menjadi salah satu penyebab perang dunia 2 terbesar. Faktor-faktor seperti pengangguran massal di Jerman dan kemiskinan di Jepang memicu kemarahan yang besar di kalangan warga, menyebabkan mereka diombang-ambingkan oleh pemerintahan diktator.

Sebagian besar pemimpin, termasuk Hitler, adalah oportunis yang merebut kekuasaan dengan mengarahkan kemarahan warga negara mereka dan kebencian terhadap negara lain. Kemarahan digunakan oleh pemerintah sebagai alat untuk mengendalikan orang-orang, yang dapat dengan mudah diombang-ambingkan oleh janji-janji pekerjaan dan kualitas hidup yang lebih baik.

Munculnya aliansi

Kekhawatiran akan adanya perang besar membuat negara-negara membentuk aliansi sendiri. Ada dua aliansi besar yang akhirnya menjadi penyebab perang dunia 2, blok fasis dan blok sekutu. Blok fasis terdiri dari Jerman, Italia, dan Jepang (juga bersekutu dengan Rumania, Hongaria, Bulgaria, Slowakia, dan Kroasia).

Sementara blok sekutu terdiri dari blok demokrasi dan komunis. Blok demokrasi berisi Prancis, Inggris, Amerika Serikat, dan Republik Tiongkok (juga bersekutu dengan Australia, Afrika Selatan, Brasil, Belanda, Belgia, Cekoslowakia, Etiopia, Filipina, India, Kanada, Kuba, Luksemburg, Meksiko, Norwegia, Polandia, Selandia Baru, Yugoslavia, dan Yunani). Dan blok komunis berisi Uni Soviet, dan Mongolia.

5 dari 6 halaman

Penyebab Perang Dunia 2 secara khusus

Invasi Jepang ke Manchuria (Cina)

Pada 1931, Jepang menginvasi Manchuria di timur laut Cina. Khawatir akan reaksi internasional, pemerintah Jepang menjebak Insiden Mukden sebagai alasan invasi mereka.

Namun, alasan sebenarnya mereka adalah keinginan untuk merebut wilayah Cina, sebuah proyek yang telah dimulai pada akhir 1800-an dalam Perang Sino-Jepang Pertama. Invasi dimulai dengan pemboman beberapa kota termasuk Guangzhou, Nanjing, dan Shanghai di mana Tentara Kekaisaran Jepang melakukan kejahatan perang yang mengerikan.

Invasi Italia di Ethiopia

Antara 1935 dan 1939, Ethiopia dan Italia berperang menyusul invasi Italia ke Ethiopia (juga dikenal sebagai Abyssinia). Di antara alasan Italia untuk invasi adalah keinginan untuk menyediakan lebih banyak tanah dan sumber daya untuk Italia yang kelaparan dan miskin.

6 dari 6 halaman

Penyebab Perang Dunia 2 secara khusus

Invasi Jerman ke Polandia

Jerman menginvasi Polandia pada 1 September 1939. Dua minggu kemudian, Uni Soviet mengikutinya. Ini dilihat sebagai titik utama di mana Perang Dunia II dimulai. Setelah serangan Jerman, Prancis dan Inggris keduanya menyatakan perang terhadap Jerman.

Serangan Pearl Harbor

Meskipun bukan merupakan peristiwa di awal perang, serangan terhadap Pearl Harbor terkenal karena membawa Amerika Serikat ke dalam perang. Pada 7 Desember 1941, Jepang mengejutkan Amerika Serikat dengan membom koleksi kapal perang di Pearl Harbor di Hawaii sebagai deklarasi perang.

Setelah pemboman itu, Amerika Serikat menyatakan perang terhadap Jepang sebagai balasan. Tak lama setelah itu, Italia dan Jerman juga menyatakan perang terhadap Amerika Serikat.