Sukses

Wanita Ini Ubah Buku Jadi Backdrop untuk Pemotretan, 7 Hasilnya Mengagumkan

Liputan6.com, Jakarta Membaca buku bukanlah menjadi hobi yang digemari banyak orang. Bahkan, rata-rata orang hanya membaca 4 buku saja pertahunnya.

Meski begitu beberapa orang lain yang memang gemar membaca juga diketahui mengoleksi buku di kediamannya. Terkadang buku yang dikoleksi hanya akan berakhir di rak ataupun lemari saja.

Bahkan, jika tidak dirawat dengan benar koleksi-koleksi buku tersebut bisa rusak. Mulai dari sampul yang memudar, kertas menguning hingga dimakan oleh rayap. Namun rupanya, kamu juga bisa memanfaatkan koleksi buku yang dimiliki untuk dijadikan sebuah backdrop pemotretan yang unik. Dilansir Liputan6.com dari Brightside, Jumat (5/3/2021) seorang wanita bernama Elizabeth Sagan memilih untuk mengubah koleksi buku-buku yang dimiliki sebagai sebuah karya seni yang bermanfaat. Hal ini ia lakukan untuk mengubah manfaat buku yang telah lama tersimpan dalam lemari perpustakaannya.

Elizabeth Sagan memilih untuk mengubah buku-buku koleksinya menjadi sebuah karya seni yang cukup unik dan dapat digunakan sebagai backdrop pemotretan. Penasaran bagaimana hasilnya?

Dirangkum Liputan6.com dari akun Instagram @elizabeth_sagan, berikut ini beberapa potret Elizabeth saat mengubah buku menjadi backdrop pemotretan yang mengagumkan, Jumat (5/3/2021).

2 dari 8 halaman

1. Buku dengan sampul biru yang disusun bak ombak lautan serta papan surfing ini terlihat mengagumkan ya.

3 dari 8 halaman

2. Kamu juga bisa ikut menyusun buku-buku dalam rak agar terlihat menyerupai sayap seperti foto ini.

4 dari 8 halaman

3. Harus benar-benar teliti dan sabar saat menyusun buku dengan warna yang sama ya.

5 dari 8 halaman

4. Buku-buku tersebut pun bisa diubah menjadi sebuah pohon. Kreatif banget ya.

6 dari 8 halaman

5. Ide pemotretan dengan mengubah buku menjadi backdrop ini pun bisa dijadikan inspirasi.

7 dari 8 halaman

6. Kalau foto ini sudah tahu terinspirasi dari film apa kan? Ya Harry Potter.

8 dari 8 halaman

7. Ide kreatif Elizabeth mengubah buku seolah-oleh seperti hujan ini benar-benar mengagumkan.