Sukses

Tujuan Prakerin Bagi Siswa SMK dan Manfaatnya

Liputan6.com, Jakarta Di beberapa sekolah saat ini ada yang mewajibkan bagi siswanya untuk melakukan prakerin (Praktik Kerja Industri) selama beberapa bulan. Tujuan Prakerin diadakan bagi siswa/siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk meningkatkan mutu dan wawasan dasar dalam dunia usaha atau dunia industri.

Prakerin (Praktik Kerja Industri) adalah kegiatan pendidikan, pelatihan dan pembelajaran yang dilaksanakan di dunia usaha atau dunia industri yang relevan dengan kompetensi (kemampuan) siswa sesuai bidangnya.

 

Dalam pelaksanaan tersebut dilakukan dengan prosedur tertentu, bagi siswa yang bertujuan untuk magang disuatu tempat kerja, baik dunia usaha atau dunia industri setidaknya sudah memiliki kemampuan dasar sesuai bidang yang digelutinya atau sudah mendapatkan bekal dari pembimbing di sekolah untuk memiliki ilmu – ilmu dasar yang akan diterapkan dalam dunia usaha atau dunia industri.

Tujuan Prakerin bukan hanya kegiatan magang biasa, melainkan jalan untuk menambah pengetahuan dan ketrampilan yang memiliki tujuan serta manfaat tersendiri untuk para siswa. Berikut liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang tujuan Prakerin beserta manfaat yang perlu untuk diketahui.

2 dari 5 halaman

Pelaksanaan Prakerin

Sebelum membahas tentang tujuan prakerin, penting untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan prakerin tersebut. Seperti yang sudah dijelaskan seebelumnya, prakerin merupakan kegiatan yang diupayakan dari sekolah yang melibatkan siswa/siswi SMK (Sekolak Menengah Kejuruan) dan dilaksanakan di dunia industri untuk tujuan pendidikan.

Alasan utama mengapa para siswa/siswi harus memiliki bekal ilmu pengetahuan dasar sesuai bidangnya agar dalam pelaksanaan Praktik Kerja Industri tidak mengalami kendala yang berarti dalam penerapan ilmu pengetahuan dasar yang kemungkinan besar dalam proses praktek kerja industri mendapatkan ilmu-ilmu baru yang tidak diajarkan di Lembaga Kejuruan terkait.

Pelatihan dan pembelajaran yang dilaksanakan di dunia usaha atau dunia industri dalam upaya pendekatan ataupun untuk meningkatkan mutu siswa/siswi SMK dengan kompetensi atau kemampuan siswa sesuai bidangnya serta menambah bekal di masa mendatang guna memasuki dunia kerja yang semakin banyak dan ketat dalam persaingannya.

3 dari 5 halaman

Tujuan Prakerin

Tujuan prakerin tersebut penting diketahui oleh para siswa agar siswa dapat melaksanakannya dengan maksimal. Pasalnya prakerin mempunyai banyak manfaat yang dapat menumbuhkan etos kerja yang tinggi dan sifat dewasa yang lebih profesional ketika terjun ke dunia usaha atau dunia industri yang sesungguhnya. Manfaat dari kegiatan yang diwajibkan ini dapat disarakan setelah memahami apa tujuan prakerin tersebut.

  1. Tujuan prakerin bagi siswa yang pertama adalah para siswa/siswi dapat mengimplementasikan materi yang selama ini didapatkan di  Sekolah. Buka hanya materi yang harus dikuasai tetapi juga praktek saat terjun ke dunia usaha atau dunia industri.
  2. Tujuan prakerin bagi siswa yang kedua adalah dapat membentuk pola pikir yang konstruktif pola pikir bagi siswa/siswi prakerin. Sehingga dapat melihat peluang untuk masa depan.
  3. Tujuan prakerin bagi siswa yang ketiga adalah bisa melatih siswa untuk berkomunikasi atau berinteraksi secara profesional di dunia kerja yang sebenarnya. Sehingga todak merasa takut atau canggung lagi saat harus berkomunikasi secara profesional dengan banyak orang atau publik.
  4. Tujuan prakerin bagi siswa yang keempat adalah  bisa membentuk etos kerja yang baik bagi siswa dan siswi prakerin. Sehingga kedepannya siswa dapat menjadi seorang lulusan yang berkualitas, dengan skill dan kemampuan siswa yang sangat dibutuhkan ketika sudah terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya.
  5. Tujuan prakerin bagi siswa yang kelima adalah dapat menambah dan mengembangkan ilmu pengetahuan dasar yang dimiliki oleh siswa/siswi prakerin sesuai bidang masing-masing.
  6. Tujuan prakerin bagi siswa yang keenam adalah dapat menambah jenis keterampilan yang dimiliki oleh siswa agar dapat dikembangkan dan di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Ini akan berguna bagi siswa untuk dapat meningkatkan ketrampilan yang dimiliki, dan akan dibutuhkan ketika sudah terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya.
  7. Tujuan prakerin bagi siswa yang ketujuh adalah bisa menjalin kerjasama yang baik antara sekolah dengan dunia usaha atau dunia industri yang dipilih oleh para siswa sebagai tempat magang.
4 dari 5 halaman

Kewajiban siswa di tempat prakerin

Dalam proses pengajuan siswa-siswi prakerin wajib mengetahui prosedur yang diterapkan oleh lembaga, dunia usaha maupun dunia industri. Setiap lembaga, dunia usaha maupun dunia industri memiliki prosedur yang berbeda-beda tergantung dari kondisi masing-masing dunia usaha ataupun dunia industri terkait. Berikut ada beberapa kewajiban bagi siswa di tempat prakerin.

1.    Melaksanakan tugas pokok dan fungsi yang telah disepati oleh masing-masing pihak.

2.    Mematuhi setiap instruksi ditempat kerja.

3.    Melaksanakan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja)

4.    Menjaga nama baik lembaga pendidikan, dunia usaha dan dunia industri.

5.    Melakukan observasi dan penelitian yang mempunyai tujuan positif.

6.    Bertanya kepada pihak yang berkompeten apabila kurang paham atau kurang dimengerti.

5 dari 5 halaman

Manfaat Prakerin

Setelah ditinjau dari tujuan prakerin hingga kewajiban siswa di tempat prakerin sesuai yang sudah dijelaskan di atas, berikutnya adalah manfaat yang bisa dirasakan oleh siswa dari prakerin tersebut.

  1. Menambah Keterampilan, pengetahuan, gagasan-gagasan seputar dunia usaha atau dunia industri yang profesional dan handal.
  2. Menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki keahlian profesional, dengan keterampilan, pengetahuan, serta etos kerja yang sesuai dengan tuntutan jaman.
  3. Membentuk pola pikir siswa-siswi agar terkonstruktif baik serta memberikan pengalaman dalam dunia industri maupun dunia kerja.
  4. Menjalin kerjasama yang baik antara sekolah dan perusahaan terkait, baik dalam dunia usaha maupun dunia industri.
  5. Mengenal siswa-siswi pada pekerjaan lapangan di dunia usaha atau dunia industri, sehingga ketika mereka terjun ke lapangan pekerjaan sesungguhnya dapat beradaptasi dengan cepat.
  6. Meningkatkan efisien waktu dan tenaga dalam mendidik dan melatih tenaga kerja yang berkualitas.
  7. Sebagai bentuk pengakuan dan penghargaan bahwa pengalaman kerja sebagai bagian dari proses pendidikan.
  8. Mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan di era teknologi dan komunikasi terkini.
  9. Memberikan keuntungan pada pihak sekolak dan siswa-siswi iru sendiri, karena keahlian baru yang tidak diajarkan di Sekolah didapat di dunia usaha atau dunia industri.