Sukses

10 Gejala Batu Ginjal dan Penyebabnya, Ketahui Segera

Liputan6.com, Jakarta Gejala Batu Ginjal perlu diwaspadai sedini mungkin. Batu ginjal terbentuk dari endapan mineral di dalam ginjal. Ukurannya bisa bervariasi, ada yang sekecil butiran pasir, dan ada yang sebesar kerikil.

Batu ginjal di dalam tubuh bisa menimbukan serangkaian gejala batu ginjal yang menyebabkan ketidaknyamanan. Gejala batu ginjal biasanya akan mulai terasa ketika batu mulai keluar dari tubuh. Batu yang lebih besar dapat menyebabkan rasa sakit yang parah saat keluar dari tubuh.

Gejala batu ginjal bisa meliputi nyeri, pendarahan, peradangan, hingga infeksi. Gejala batu ginjal biasanya sangat menyakitkan. Ini membuat pentingnya mengetahui gejala batu ginjal sesegera mungkin agar cepat mendapatkan penanganan.

Berikut 10 gejala batu ginjal yang perlu diwaspadai, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggu(21/3/2021).

2 dari 7 halaman

Penyebab batu ginjal secara umum

Sebelum mengetahui gejala batu ginjal, ada baiknya mengetahui bagaimana batu ginjal bisa terbentuk. Batu ginjal terbentuk ketika terlalu banyak mineral tertentu di tubuh dan terakumulasi dalam urin. Batu ginjal adalah kumpulan garam dan mineral keras yang sering kali terdiri dari kalsium atau asam urat.

Ketika tubuh tidak terhidrasi dengan baik, urin menjadi lebih terkonsentrasi dengan kadar mineral tertentu yang lebih tinggi. Ketika kadar mineralnya lebih tinggi, kemungkinan besar batu ginjal akan terbentuk. Mereka terbentuk di dalam ginjal dan dapat melakukan perjalanan ke bagian lain dari saluran kemih.

Batu ginjal seringkali tidak memiliki penyebab tunggal yang pasti, meskipun beberapa faktor dapat meningkatkan risikonya. Penyebab utama batu ginjal adalah kurangnya air dalam tubuh.

3 dari 7 halaman

Gejala batu ginjal

Nyeri terbakar saat buang air kecil

Gejala batu ginjal yang pertama adalah nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil. Rasa sakitnya bisa terasa tajam atau terbakar. Bagi orang yang tidak tahu bahwa ini adalah batu ginjal, ia mungkin mengira ini adalah gejala infeksi saluran kemih. Nyeri ini dapat berasal dari kandung kemih, uretra, atau perineum. Terkadang, penderita batu ginjal juga dapat mengalami infeksi bersamaan dengan batu ginjal.

Keinginan buang air kecil meningkat

Jika Anda lebih sering buang air kecil, ini bisa jadi tanda adanya batu ginjal. Buang air kecil yang mendesak menggambarkan kebutuhan luar biasa untuk segera ke kamar kecil. Kondisi ini bisa disertai dengan rasa sakit atau ketidaknyamanan di kandung kemih atau saluran kemih. Masalah buang air kecil yang sering dan mendesak sering terjadi bersamaan. Anda mungkin merasa perlu sering buang air kecil, dan keinginan itu datang tiba-tiba.

4 dari 7 halaman

Gejala batu ginjal

Jumlah urin yang dikeluarkan sedikit

Gejala batu ginjal yang cukup umum lainnya adalah urin yang dikeluarkan sedikit. Kondisi ini biasa disebut dengan oligura. Batu ginjal besar terkadang tersangkut di ureter. Penyumbatan ini dapat memperlambat atau menghentikan aliran urin. Jika ada penyumbatan, buang air kecil bisa lebih sedikit dari biasanya. Aliran urin yang berhenti seluruhnya adalah keadaan darurat medis.

Darah pada urin

Darah pada urin atau hematuria merupakan gejala umum dari batu kemih yang bisa disebabkan oleh batu ginjal. Darah bisa merah, merah muda, atau coklat. Setiap darah dalam urin dapat menjadi pertanda masalah kesehatan yang serius, bahkan jika itu terjadi hanya sekali. Mengabaikan hematuria dapat menyebabkan memburuknya kondisi serius seperti kanker dan penyakit ginjal lainnya.

5 dari 7 halaman

Gejala batu ginjal

Urin keruh atau bau

Batu ginjal juga dapat menyebabkan urin keruh. Gejala batu ginjal ini berkembang dari penumpukan mineral tertentu dalam tubuh. Air seni yang keruh atau berbau busuk bisa menjadi tanda infeksi pada ginjal atau bagian lain dari saluran kemih. Keruhnya urin adalah tanda nanah dalam urin, atau piuria. Bau tersebut dapat berasal dari bakteri yang menyebabkan infeksi saluran kemih. Bau juga dapat berasal dari urin yang lebih terkonsentrasi.

Mual dan muntah

Mual dan muntah terjadi karena koneksi saraf bersama antara ginjal dan saluran pencernaan. Batu di ginjal dapat memicu saraf di saluran pencernaan, memicu ketidaknyamanan perut. Mual dan muntah juga bisa menjadi cara tubuh merespons rasa sakit yang hebat.

6 dari 7 halaman

Gejala batu ginjal

Demam dan menggigil

Demam dan menggigil adalah tanda bahwa tubuh memiliki infeksi di ginjal atau bagian lain dari saluran kemih. Ini bisa menjadi komplikasi serius pada batu ginjal. Gejala batu ginjal ini juga bisa menjadi tanda masalah serius lainnya selain batu ginjal. Demam yang terjadi akibat infeksi biasanya tinggi hingga 38˚C atau lebih. Menggigil sering terjadi bersamaan dengan demam.

Nyeri tajam di panggul

Nyeri batu ginjal sering dimulai secara tiba-tiba. Nyeri ini bisa timbul di sejumlah titik, termasuk bagian samping tubuh atau panggul. Gejala ini akan terasa di di bagian bawah tulang rusuk di sisi dan punggung. Nyeri biasanya dimulai ketika batu terlepas dari ginjal dan memasuki ureter.

7 dari 7 halaman

Gejala batu ginjal

Nyeri punggung

Batu ginjal juga dapat menyebabkan nyeri punggung bawah. Batu ginjal yang bergerak menyebabkan penyumbatan, yang membuat tekanan menumpuk di ginjal. Tekanan mengaktifkan serabut saraf yang mengirimkan sinyal rasa sakit ke otak.

Penyumbatan di ureter menyebabkan urin menumpuk di ginjal, mengakibatkan tekanan dan sensasi nyeri di punggung bawah. Gejala ini dapat terjadi di sisi kiri atau kanan, tergantung ginjal mana yang terkena. Ini diperburuk dengan ureter yang berkontraksi saat mereka mencoba mendorong batu keluar. Setiap gelombang dapat berlangsung selama beberapa menit, menghilang, dan kemudian kembali lagi.

Nyeri perut

Nyeri juga bisa menjalar ke perut bagian bawah dan selangkangan. Saat batu bergerak dari ginjal ke saluran kemih, nyeri mungkin terasa lebih seperti nyeri yang menyebar di perut bagian bawah, panggul, atau selangkangan.