Sukses

Tujuan Teks Eksposisi, Ciri, Struktur, dan Jenisnya

Liputan6.com, Jakarta Tujuan teks eksposisi membedakan teks ini dengan teks lainnya. Teks eksposisi merupakan salah satu jenis teks yang biasa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan teks eksposisi mempunyai fungsi khusus.

Teks eksposisi biasanya ditemui pada berita atau petunjuk penggunaan suatu produk. Tujuan teks eksposisi secara umum bersifat informatif. Tujuan teks eksposisi bisa dalam bentuk makalah akademis, artikel untuk surat kabar, laporan untuk bisnis, atau bahkan nonfiksi sepanjang buku.

Tujuan teks eksposisi bisa menjadi bahasa untuk mempelajari dan memahami dunia sekitar. Tujuan teks eksposisi sangat terkait dengan pemaparan suatu masalah, subjek, metode, atau ide dengan menggunakan fakta.

Berikut tujuan teks eksposisi dan jenis-jenisnya yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (7/4/2021).

2 dari 7 halaman

Mengenal teks eksposisi

Eksposisi berasal dari bahasa latin exposition yang artinya membuka atau memulai. Teks eksposisi merupakan paragraf yang bertujuan memaparkan, menjelaskan, menyampaikan informasi, mengajarkan, dan menerangkan suatu topik. Penulisan eksposisi digunakan untuk menyampaikan informasi faktual.

Teks eksposisi ada dimana-mana dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya di lingkungan akademis. Ini karena teks eksposisi muncul setiap saat ada informasi yang ingin disampaikan.

Teks ini merupakan pengembangan paragraf dalam penulisan yang berisi informasi dan pengetahuan dengan tujuan memberikan pemahaman dengan gaya penulisan yang singkat, akurat, dan padat. Paragraf eksposisi memiliki sifat ilmiah dan bersifat non-fiksi.

3 dari 7 halaman

Tujuan teks eksposisi

Tidak seperti tulisan kreatif atau persuasif, yang dapat menarik emosi, tujuan teks eksposisi yang utama adalah untuk menyampaikan informasi tentang suatu masalah, subjek, metode, atau ide dengan menggunakan fakta.

Paragraf eksposisi bertujuan memaparkan, menjelaskan, menyampaikan informasi, mengajarkan dan menerangkan sesuatu tanpa disertai ajakan atau desakan agar pembaca menerima atau mengikutinya.

Teks eksposisi ditulis secara lugas dan menggunakan bahasa yang baku. Pembahasan dalam teks ini biasanya juga bersifat objektif dan netral. Penjelasannya bersifat informatif, disertai data-data yang akurat dan faktual.

4 dari 7 halaman

Ciri-ciri teks eksposisi

Teks eksposisi bisa dikenali dari ciri-ciri yang ada. Ciri eksposisi lebih senang menggunakan gaya bahasa yang bersifat informatif. Berikut ciri-ciri teks eksposisi:

- Tulisan itu bertujuan memberikan informasi, pengertian, dan pengetahuan.

- Tulisan itu bersifat menjawab pertanyaan apa, mengapa, kapan, dan bagaimana.

- Disampaikan dengan gaya yang lugas dan menggunakan bahasa baku.

- Umumnya disajikan dengan menggunakan susunan logis.

- Disajikan dengan netral tidak memancing emosi, tidak memihakkan, memaksakan sikap penulis kepada pembaca

5 dari 7 halaman

Struktur Teks Eksposisi

Tesis

Tesis merupakan inti sebuah eksposisi. Tesis adalah ide utama atau topik bahasan secara keseluruhan. Tesis juga bisa disebut sebagai gagasan utama yang akan dieksplorasi dalam tulisan. Tesis biasanya ada pada paragraf pertama.

Argumentasi

Argumentasi berberarti pemberian alasan yang kuat dan meyakinkan. Argumentasi berisi fakta-fakta untuk memperkuat argumen-argumen penulis. Argumentasi berada pada paragraf kedua dan paragraf ketiga. Pada paragraf ketiga terdapat juga fakta-fakta yang mendukung tesis/pendapat. Pada paragraf kedua merupakan pendapat dari penulis mengenai tesis.

Melalui argumentasi penulis berusaha merangkaikan fakta-fakta sedemikian rupa, sehingga ia mampu menunjukan apakah suatu pendapat atau suatu hal tertentu itu benar atau tidak.

Penegasan ulang

Penegasan ulang adalah penjelasan kembali atas tesis yang telah disampaikan yang didasarkan pada fakta-fakta yang telah dijabarkan penulis pada argumentasi. Penegasan ulang biasanya terdapat pada bagian akhir teks eksposisi.

 

6 dari 7 halaman

Jenis-jenis teks eksposisi

Eksposisi Definisi

Eksposisi definisi berisi paragraf yang memaparkan pengertian atau definisi suatu topik tertentu. Paragraf ini memfokuskan karakteristik topik tersebut. Contoh eksposisi definisi banyak ditemui di berbagai teks seperti buku pelajaran atau artikel. Berikut contoh eksposisi definisi.

"Kentang adalah umbi bawah tanah yang tumbuh di akar tanaman kentang, Solanum tuberosum. Tanaman ini berasal dari keluarga nightshade dan terkait dengan tomat dan tembakau. Kentang asli Amerika Selatan dan dibawa ke Eropa pada abad ke-16 dan sekarang ditanam dalam varietas yang tak terhitung jumlahnya di seluruh dunia. Kentang umumnya dimakan direbus, dipanggang, atau digoreng dan sering disajikan sebagai lauk atau camilan."

Eksposisi proses

Eksposisi proses merupakan paragraf yang bertujuan memaparkan proses pembuatan, proses penggunaan atau cara untuk melakukan sesuatu. Paragraf ini berisi tahapan suatu proses dari awal hingga akhir. Eksposisi proses biasa ditemukan pada buku-buku petunjuk pembuatan, penggunaan, resep, atau cara-cara tertentu. Berikut contohnya:

"untuk membuat masker kentang, campur 3 sendok makan air kentang dengan 2 sendok makan madu. Aduk hingga merata, oleskan ke wajah dan leher. Biarkan selama 10 hingga 15 menit atau sampai mengering dan kemudian cuci bersih."

Eksposisi ilustrasi

Eksposisi ilustrasi merupakan paragraf yang pengembangannya menggunakan gambaran sederhana atau bentuk konkret dari suatu ide. Paragraf ini memberikan gambaran atau penjelasan suatu topik dengan topik lainnya yang mempunyai kesamaan sifat. Biasanya menggunakan frasa penghubung "seperti" dan "bagaikan." Berikut contohnya:

"Sebenarnya, kondisi ekonomi kita sudah relatif membaik. Indikatornya dapat dilihat dari berbagai aspek. Misalnya, dalam bidang otomotif. Setiap hari kita temukan aneka kendaraan melintas di jalan raya. Sepeda motor baru, mobil pun baru."

 

7 dari 7 halaman

Jenis-jenis teks eksposisi

Eksposisi pertentangan

Paragraf eksposisi pertentangan berisi pertentangan antara sesuatu dengan sesuatu yang lain. Frase penghubung yang digunakan adalah "akan tetapi", "meskipun begitu", "sebaliknya". Berikut contohnya:

"Planet Merkurius memang sangat menarik. Lama waktu rotasi dan revolusinya benar-benar bertolak belakang. Merkurius hanya butuh waktu 88 hari untuk melakukan revolusi mengelilingi matahari. Namun untuk berotasi di porosnya sendiri, planet ini butuh 59 hari. Sangat kontras dengan bumi yang hanya butuh waktu rotasi 1 hari saja."

Eksposisi Berita

Eksposisi berita berisi informasi dari sebuah peristiwa atau penelitian tertentu. Jenis ini banyak ditemukan pada media massa baik cetak maupun online. Berikut contohnya:

"Banjir bandang yang melanda kota Yokohama pada hari Kamis kemarin telah merendam ratusan rumah warga dan 7 orang dinyatakan hilang. Banjir tersebut terjadi pada dini hari di saat orang tengah terlelap. Banjir terjadi disebabkan hujan yang telah mengguyur kota dari pagi sampai sekarang belum berhenti. Akibatnya sungai tidak mampu menampung volume air."

Eksposisi perbandingan

Eksposisi perbandingan berisi paragraf dengan informasi yang dipaparkan dengan cara membandingkan suatu hal dengan yang lain. Dalam hal ini penulis mencoba menerangkan ide dalam kalimat utama dengan cara membandingkannya dengan hal lain. Contohnya ada sebuah artikel yang menjelaskan perbedaan antara memiliki dan menyewa rumah serta manfaat dan kekurangan masing-masing. Berikut contohnya:

"Hukuman bagi para koruptor di Indonesia terbilang masih sangat lemah. Bahkan penegak hukum dengan mudahnya disuap untuk meringankan proses hukuman. Banyangkan saja, koruptor ratusan miliyar hanya mendekam di penjara selama 3 tahun saja. Pantas saja korupsi di Indonesia semakin meningkat. Berbeda dengan pemerintahan China yang menerapkan hukuman mati bagi para koruptor. Sehingga tingkat pidana korupsi di China sangat sedikit."

Eksposisi Klasifikasi

Eksposisi klasifikasi berisi paragraf yang membagi sesuatu dan mengelompokkannya ke dalam kategori-kategori. Eksposisi klasifikasi terdiri dari suatu topik yang dipaparkan secara berkelompok. Berikut contohnya:

"Sistem penamaan jenis-jenis kritik sastra bervariasi, tergantung pada pendekatan yang digunakan. Pendekatan moral menekankan pada pertalian karya sastra dengan wawasan moral dan agama. Pendekatan historis, bekerja atas dasar lingkungan karya sastra yang berkaitan dengan fakta-fakta dari zaman dan hidup pengarang. Pendekatan impresionistik menjadi ciri khas aliran sastra romantik, menekankan pada efek personil karya sastra pada kritikusnya."