Sukses

Sejarah Piala Oscar, Patung Emas, dan Asal Usul Namanya yang Masih Misteri

Liputan6.com, Jakarta Piala Oscar merupakan salah satu ajang penghargaan tahunan di dunia perfilman yang cukup bergengsi dan banyak diminati. Sejarah Piala Oscar mencatat awal mula gelarannya memegang rekor tersingkat, yakni berlangsung selama 15 menit pada 16 Mei 1929 dengan 12 kategori.

Awal mulanya, Piala Oscar hanya bisa disaksikan oleh penduduk Amerika Serikat saja. Lalu seiring dengan perkembangan teknologi tepat pada tahun 1969, ajang penghargaan bergengsi ini menjadi siaran internasional yang disaksikan jutaan orang di seluruh dunia.

Dalam Academy Awards seperti Oscar ada pemberian penghargaan berupa trofi yang disebut Patung Piala Oscar dengan lapisan emas 24 karat. Untuk asal usul nama Oscar ada tiga versi cerita dan sampai sekarang masih belum diketahui secara pasti. Akan tetapi, nama Oscar telah resmi menjadi nama panggilan untuk patung emas Piala Oscar ini pada tahun 1939.

Berikut Liputan6.com ulas sejarah Piala Oscar dan asal usul namanya yang masih menjadi misteri dari berbagai sumber, Senin (26/4/2021).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 6 halaman

Ajang Piala Oscar Pertama 16 Mei 1929

Piala Oscar adalah ajang penghargaan dalam dunia perfilman bergengsi yang pertama kali digelar 16 Mei 1929. Pada penyelenggaraan Oscar pertama ini, hanya berlangsung selama 15 menit. Acara ini memegang rekor tersingkat. Kala itu ada 12 kategori yang dibacakan dan kini ada 25 kategori.

Melansir dari laman history.com, Senin (26/4/2021) lahirnya Piala Oscar berawal dari kepala studio M-GM-M Louis B. Mayer dan tamu-tamunya berdiskusi tentang pembuatan sebuah kelompok yang terorganisir untuk memberi manfaat bagi industri film pada tahun 1927.

Usai pertemuan itu, ada 36 tamu undangan dari berbagai cabang industri film yang mendapat jamuan makan malam di Hotel Ambassador, Los Angeles. Resmi muncul usulan untuk mendirikan Academy of Motion Picture Arts and Sciences.

Presiden pertama yang terpilih adalah Douglas Fairbanks, sampai akhirnya akta pendirian pun dibuat. Dalam ajang bergengsi Piala Oscar ini mulanya hanya ingin memperbaiki citra industri perfliman yang sempat tercoreng, bukan menilai sebuah karya.

3 dari 6 halaman

Piala Oscar Awalnya Hanya Tayang di Amerika

Penilaian yang dilakukan pertama kali ialah film-film yang tayang dari periode 1 Agustus 1927 sampai 31 Juli 1928. Saat itu pihak penyelenggara membagikan daftar pemenang penghargaan Piala Oscar kepada media terlebih dahulu, tanpa membocorkannya sampai malam puncak.

Di awal debut ajang bergengsi ini hanya dapat disaksikan oleh penduduk Amerika saja, tepat tahun 1953. Sampai akhirnya tahun 1969 seiring perkembangan teknologi, Piala Oscar menjadi siaran internasional. Seketika, jutaan orang di seluruh belahan dunia menyaksikannya.

Pemenang Best Picture pertama di Piala Oscar adalah Wings, film bisu tentang pilot World War One yang disutradarai oleh William Wellman. Produksi film itu memakan biaya US$ 2 juta, jadi yang termahal pada masanya.

4 dari 6 halaman

Asal Usul Nama Oscar

Ada banyak versi mengenai asal usul nama Oscar di Piala Oscar. Satu cerita yang paling populer adalah versi Margaret Herrick. Ia menceritakan piala tersebut mirip dengan pamannya.

Margaret Herrick diceritakan sebagai penjaga perpustakaan di lembaga Academy Award. Saat pertama kali melihat piala itu ia langsung berkomentar bahwa piala itu mirip pamannya yang bernama Oscar.

Untuk dua versi yang lain ada dari Bette Davis dan Sidney Skolsky. Bette Davis menceritakan nama Oscar berasal dari dirinya karena bentuk pada bagian belakang pialanya mirip suaminya. Suami Bette Davis bernama Harmon Oscar Nelson.

Sementara cerita versi kolumnis Sidney Skolsky menyebut dialah yang memberi nama lain untuk ajang penghargaan bergengsi ini agar tak ada pretensi lain. Dari ketiga cerita tersebut, sebenarnya asal usul nama Oscar yang sudah mendunia tersebut belum diketahui secara pasti.

5 dari 6 halaman

Patung Piala Oscar

Di ajang bergengsi seperti Piala Oscar, ada patung khusus yang akan diberikan kepada pemenang. Patung Piala Oscar dibuat dari perunggu yang dilapisi emas 24 karat. Pada tahun 1939, Oscar telah menjadi nama panggilan resmi untuk patung emas Piala Oscar ini.

Tinggi piala ini sendiri yaitu 13,5 inci (34 sentimeter) dengan berat 8,5 pon (3,8 kilogram). Butuh waktu tiga bulan bagi Polich Tallix Fine Art Foundry di New York untuk membuat 50 patung Piala Oscar sebagai penghargaan di ajang bergengsi ini.

Sudah ada lebih dari 3.140 patung yang diserahkan kepada pemenang Piala Oscar sejak 1929. Walt Disney yang memegang rekor pemenang terbanyak dengan 22 piala ditambah 4 patung kehormatan.

Untuk kategori individu, Katharine Hepburn memenangkan empat piala Oscar. Sementara Daniel Day-Lewis adalah satu-satunya orang yang memiliki tiga Oscar aktor terbaik. Meryl Streep memegang rekor nominasi terbanyak dalam kategori akting, dengan 21 nominasi.

6 dari 6 halaman

Film Paling Banyak Menang Piala Oscar

Selama bertahun-tahun, ratusan film dinominasikan untuk Academy Awards atau Piala Oscar. Kebanyakan film memenangkan satu atau dua piala, dan hanya segelintir yang memboyong lebih dari dua.

Sampai saat ini, hanya ada 32 film yang telah memenangkan lebih dari 5 piala Oscar. Beberapa film tersebut dianggap sebagai film terbaik sepanjang masa, seperti Schindler List, Star Wars, dan The Godfather Part II.

Melansir dari laman cheatsheet.com, Senin (26/4/2021), ada lima film yang paling mendominasi kemenangan di ajang bergengsi Piala Oscar sepanjang sejarah. Berikut 5 film yang dimaksudkan:

1. Titanic (1997)

Film ini memenangkan 11 piala Oscar dari 14 nominasi di ajang Academy Awards ke-70. Titanic memenangkan penghargaan untuk Best Picture, Best Director, Original Dramatic Score, Art Direction, Makeup, Costume Design, Film Editing, Visual Effects, Sound, Sound Effects Editing, dan Original Song dengan lagu "My Heart Will Go On."

2. The Lord of the Rings: The Return of the King (2003)

Film ini memenangkan 11 penghargaan pada Academy Awards ke-76. Dan itu termasuk Best Picture, Best Director, Adapted Screenplay, Costume Design, Art Direction, Film Editing, Visual Effects, Sound Mixing, Best Makeup, Original Score, dan Best Original Song.

3. Ben-Hur (1959)

Ben-Hur terbilang paling baik dalam teknologi dan efek khusus yang digunakan. Film ini juga memenangkan 11 Oscar, yakni Best Picture, Best Actor in Leading Role, Best Actor in Supporting Role, Best Director, Best Cinematography, Best Art Direction-Set Decoration, Best Costume Design, Best Sound, Best Film Editing, Best Effects, dan Best Music.

4. West Side Story (1961)

Film ini memenangkan 10 penghargaan di Academy Awards ke-34. Ini termasuk Best Picture, Best Supporting Actor, Best Supporting Actress, Sound, Music, Film Editing, Costume Design, Cinematography, dan Art Direction.

5. The English Patient (1996)

Memotret kisah cinta di masa Perang Dunia II, film ini memenangkan hati kritikus, penonton, dan juri Oscar. Film ini memenangkan 9 penghargaan dari 12 nominasi, yaitu Best Picture, Best Director, Best Supporting Actress, Best Art Direction, Best Costume Design, Best Cinematography, Best Film Editing, dan Best Original Score.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.