Sukses

Pacaran 2 Tahun, Wanita Ini Syok Kekasihnya Ternyata 'Tak Pernah Ada'

Liputan6.com, Jakarta Menjalin hubungan jarak jauh atau long distance relationship alias LDR memang terkadang tak mudah. Bagi para pejuang LDR bisanya hanya bisa memanfaatkan komunikasi yang intens agar hubungan tetap tejalin dengan baik. 

Ketika komunikasi diantara keduanya terganggu atau salah satu pasangan tak merespons, sudah pasti rasa khawatir akan muncul. Saking khawatirnya tak ada kabar, tak jarang seseorang akan mencari tahu dengan menghubungi orang-orang terdekatnya. Bahkan ada yang sampai lapor polisi. Seperti yang dilakukan wanita berikut ini.

Wanita ini membagikan pengalamannya melalui TikTok miliknya. Ia mendadak kehilangan kabar kekasihnya selama berhari-hari. Keduanya tak bisa bertemu lantaran sedang dalam masa pandemi Covid-19.

Merasa khawatir, wanita yang mengaku telah menjalin hubungan selama 2 tahun itu pun membuat laporan kehilangan ke polisi. Setelah diselidiki, rupanya sosok kekasihnya itu "tak pernah  ada". Ia pun terkejut dan sempat merasa tak percaya.

2 dari 4 halaman

Terpisah karena Covid-19

Dilansir dari Siakapkeli oleh Liputan6.com, Selasa (4/5/2021) seorang wanita bernama Kathrine Verb membagikan kisah pilunya. Ia mengaku telah menjalin hubungan asmara dengan seorang pria selama 2 tahun. Ia pertama kali bertemu dengan pria itu di sebuah hotel.

Ia menjalin hubungan tersebut dengan serius dan sudah membayangkan masa depannya seperti menikah dan memiliki anak bersama pria itu. Namun sayangnya karena pandemi, keduanya tak bisa bertemu dan harus LDR.

"Saya bersama dengan pria itu selama 2 tahun dan berpikir bahwa saya akan menikah dengannya dan memiliki anak bersamanya serta menghabiskan sisa hidup kami bersama," tuturnya.

"Namun kemudian Covid muncul dan dia memberitahu saya bahwa di terinfeksi virus. Ia menjelaskan akan dirawat di rumah sakit namun ia sempat mengabarkan kalau mulai sembuh," tambahnya.

3 dari 4 halaman

Mulai Tak Ada Kabar

Setelah itu Kathrine Verb mendapatkan kabar lagi jika kekasihnya itu berangsur pulih. Namun itulah kabar terakhir yang ia dapat. Kekasihnya secara tiba-tiba tak pernah menjawab panggilan dan pesannya. Ia juga berusaha menelpon namun selalu dialihkan ke voicemail.

"Saya khawatir dan kemudian mencari informasi tentangnya di rumah sakit. Namun di rumah sakit itu tak ada datanya" lanjut Kathrine.

Usai mengetahui jika kekasihnya tak pernah dirawat di rumah sakit manapun, wanita itu memutuskan untuk menghubungi polisi dan membuat laporan orang hilang.

4 dari 4 halaman

Lapor ke Polisi

Merasa janggal sekaligus khawatir, Kathrine Verb membuat laporan orang hilang ke polisi. Pihak berwenang pun menerima laporan itu dan mulai melakukan penyelidikan.

Namun hasil penyelidikan polisi justru membuatnya terkejut. Polisi mengatakan jika sosok kekasihnya itu "tidak pernah ada". Data identitas pria yang disebutkan Kathrine diduga palsu. 

"Jadi, bukan saja dia mengabaikan saya dengan pura-pura mati, tapi juga menipu saya selama 2 tahun dengan identitas palsunya" tuturnya di TikTok.

Diunggah di media sosial, videonya mendapatkan lebih dari 500ribu likes dan berbagai komentar warganet. Banyak yang menduga jika pria itu adalah orang jahat hingga psikopat.

"100% dia pasti sudah menikah dan kemudian terpaksa harus tinggal di rumah" tulis satu komentar dari warganet.

"Kamu mungkin baru saja melepaskan diri dari pembunuh berantai. Huh beruntung pria itu tidak menyakitimu" timpal lainnya.

Ada pula yang bertanya apa Kathrine pernah bertemu keluarganya atau tidak. Wanita itu menjelaskan jika hanya bertemu dengan pria tersebut di sebuah hotel sendirian.