Sukses

Petani Jepang Tanam Padi untuk Ciptakan Sawah Warna-warni, 4 Hasilnya Bikin Takjub

Liputan6.com, Jakarta Setiap tahun, ribuan turis mengunjungi desa Inakadate di Prefektur Aomori, Jepang. Orang-orang dari berbagai belahan dunia akan terbang ke Jepang untuk melihat acara Seni Tanbo yang luar biasa di Inakadate.

Tanbo adalah istilah Jepang untuk sawah. Setiap tahun saat tanaman padi mulai berbunga, sawah terbesar di desa berubah menjadi kanvas yang indah. Acara tahunan ini diadakan dari bulan Juni hingga Oktober. 

Meski desa ini kebanyakan menampilkan cerita rakyat Jepang, mereka juga menampilkan tokoh-tokoh asing lainnya. Seperti Napoleon (2009), Marilyn Monroe (2013), Star Wars (2015), Gone with the Wind (2015) dan Momotaro dan Yamata no Orochi vs Susanoo-no-Mikoto (2017).

Saat tanaman bermekaran, gambar-gambar rumit juga muncul di sawah yang luas itu. Inakadate terkenal dengan seni persawahannya dan merupakan satu-satunya tempat di dunia yang memamerkan bentuk seni ini.

Dilansir Liputan6.com dari Can You Actually, berikut potret karya seni berupa gambar di persawahan Jepang yang berwarna-warni, Jumat (7/5/2021).

2 dari 5 halaman

1. Seni padi dimulai pada tahun 1993 ketika para petani mengilustrasikan Gunung Iwaki menggunakan tanaman padi ungu dan kuning.

3 dari 5 halaman

2. Proyek tersukses mereka adalah pada tahun 2003 ketika menggambar Mona Lisa di sawah. Hal itu membuat wisatawan takjub.

4 dari 5 halaman

3. Desa ini dengan cepat menarik perhatian dunia dan dianggap sebagai daya tarik wisata utama desa.

5 dari 5 halaman

4. Dengan menanam 12 varietas jenis padi, sawah akan berubah menjadi lukisan warna-warni saat tanaman mulai tumbuh.