Sukses

Biaya Tetap adalah Biaya Dasar dalam Bisnis, Ketahui Jenis dan Contohnya

Liputan6.com, Jakarta Biaya tetap adalah biaya umum yang dikeluarkan perusahaan untuk memproduksi barang atau jasanya. Perusahaan memiliki berbagai macam biaya berbeda yang terkait dengan bisnis mereka. Biaya tetap adalah biaya yang biasanya ditentukan oleh perjanjian kontrak atau jadwal.

Biaya tetap adalah biaya yang harus dibayar oleh perusahaan, terlepas dari aktivitas bisnis tertentu. Perusahaan memiliki berbagai macam biaya berbeda yang terkait dengan bisnis mereka. Biaya tetap adalah biaya dasar yang terlibat dalam menjalankan bisnis secara komprehensif.

Penting untuk memahami luas dan sifat biaya tetap dalam bisnis. Biaya tetap adalah biaya yang biasanya disandingkan bersama biaya tidak tetap. Biaya tetap adalah biaya yang pasti dimiliki oleh pengusaha, baik itu skala kecil maupun besar.

Berikut pengertian biaya tetap, jenis, dan contohnya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Sabtu(8/5/2021).

2 dari 6 halaman

Pengertian biaya tetap

Secara umum, perusahaan dapat memiliki dua jenis biaya, biaya tetap atau biaya variabel. Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah dengan kenaikan atau penurunan jumlah barang atau jasa yang diproduksi atau dijual.

Biaya tetap adalah biaya yang tidak berubah dalam jangka pendek, bahkan jika bisnis mengalami perubahan volume penjualan atau tingkat aktivitas lainnya. Jenis biaya ini cenderung dikaitkan dengan periode waktu tertentu.

Biaya tetap bernilai tetap dalam rentang aktivitas yang relevan (relevant range), di luar rentang aktivitas ini biaya tetap dapat berubah nilainya. Untuk menentukan biaya tetap total organisasi, cukup tambahkan semua berbagai biaya tetap bersama-sama. Total biaya tetap adalah jumlah dari semua biaya tetap individu.

Kebalikan dari biaya tetap adalah biaya variabel. Ini merupakan biaya yang bervariasi dengan perubahan tingkat aktivitas bisnis. Contoh biaya variabel adalah bahan langsung, upah borongan, dan komisi. Dalam jangka pendek, jenis biaya variabel cenderung jauh lebih sedikit daripada biaya tetap.

3 dari 6 halaman

Ciri-ciri biaya tetap

Biaya tetap memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan biaya variabel. Biaya tetap relatif konstan. Biaya ini cenderung tidak berubah atau bervariasi. Secara umum ciri-ciri biaya tetap adalah:

- Jumlah yang relatif tetap sebanding dengan hasil prodiksi

- Menurunnya biaya tetap perunit dibandingkan pada kenaikan hasil produksi

- Pendekatannya kepada suatu bagian seringkali bergantung pada pilihan dari manajemen atau cara penjatahan biaya

- Pengawasan atas kejadiannya pada pokoknya bergantung pada manajemen pelaksana dan bukan pada pengawas kerja.

4 dari 6 halaman

Jenis biaya tetap: Committed fixed cost

Dalam hubungannya dengan perilaku biaya, maka biaya tetap dapat digolongkan menjadi dua yaitu committed fixed cost dan discretionary fixed cost. Berikut penjelasan tentang jenis-jenis biaya tetap:

Committed fixed cost meliputi semua biaya yang terjadi dalam rangka untuk mempertahankan kapasitas atau kemampuan organisasi dalam menjalankan kegiatan produksi, pemasaran dan administrasi.

Perilaku Committed fixed cost ini dapat diketahui dengan jelas dengan mengamati biaya-biaya yang tetap dikeluarkan jika seandainya perusahaan tidak melaksanakan kegiatan sama sekali dan akan kembali ke kegiatan normal. Contoh dari kegiatan ini seperti pemogokan buruh, saat kekurangan bahan baku, atau saat ada wabah pandemi.

Dalam hal ini committed fixed cost berupa semua biaya yang tetap dikeluarkan, yang tidak dapat dikurangi untuk mempertahankan kemampuan perusahaan di dalam memenuhi tujuan jangka panjangnya. Contoh committed fixed cost adalah biaya depresiasi, pajak bumi dan bangunan, biaya sewa dan biaya asuransi.

5 dari 6 halaman

Jenis biaya tetap: Discretionary fixed cost

Discretionary fixed cost adalah biaya tetap yang timbul dari keputusan dan penyediaan anggaran secara berkala yang secara langsung mencerminkan kebijaksanaan manajemen. Discretionary fixed cost sering juga disebut managed atau programmed cost.

Biaya ini tidak mempunyai hubungan tertentu dengan volume kegiatan. Contoh dari jenis biaya tetap ini adalah biaya riset dan pengembangan, biaya iklan dan biaya pelatihan karyawan.

6 dari 6 halaman

Contoh biaya tetap

Setiap pemilik usaha baik kecil ataupun akan memiliki biaya tetap tertentu terlepas dari ada atau tidaknya kegiatan bisnis. Biaya tetap akan sama sepanjang tahun anggaran dan lebih mudah dianggarkan. Mereka juga kurang dapat dikendalikan daripada biaya variabel karena tidak terkait dengan operasi atau volume. Berikut contoh-contoh dari biaya tetap:

Amortisasi

Amortisasi adalah pembebanan bertahap ke biaya biaya aset tidak berwujud (seperti paten yang dibeli) selama masa manfaat aset.

Depresiasi

Depresiasi adalah pembebanan bertahap ke biaya biaya aset berwujud (seperti peralatan produksi) selama masa manfaat aset.

Asuransi

Asuransi adalah biaya berkala berdasarkan kontrak asuransi.

Beban bunga

Beban bunga adalah biaya dana yang dipinjamkan ke bisnis oleh pemberi pinjaman . Ini hanya biaya tetap jika tingkat bunga tetap dimasukkan ke dalam perjanjian pinjaman.

Pajak properti

Pajak properti adalah pajak yang dibebankan ke bisnis oleh pemerintah daerah, yang didasarkan pada biaya asetnya.

Sewa

Sewa adalah biaya berkala untuk penggunaan real estat milik tuan tanah.

Gaji

Gaji adalah jumlah kompensasi tetap yangdibayarkan kepada karyawan, terlepas dari jam kerja mereka.

Utilitas

Utilitas adalah biaya listrik, gas, telepon, dan lain sebagainya. Biaya ini memiliki elemen variabel, tetapi sebagian besar tetap.