Sukses

Potret 6 Perbedaan Pesawat Jarak Jauh dan Dekat, Jarang Diketahui Penumpang

Liputan6.com, Jakarta Pesawat merupakan salah satu transportasi yang sering digunakan. Dengan pesawat, seseorang bisa menjangkau jarak jauh dan dekat hanya dengan menempuh beberapa jam saja. Namun ternyata, terdapat perbedaan antara pesawat jauh dan jarak dekat tersebut.

Perbedaan pesawat jarak jauh dan jarak dekat tersebut jarang diketahui oleh penumpang. Pasalnya ketika naik ke pesawat, penumpang langsung duduk ke tempat duduk yang diarahkan pramugari tanpa sempat memperhatikan detail sekitar kabin pesawat. 

Perbedaan pesawat jarak jauh dan dekat terlihat mulai dari tempat duduk, kabin pesawat, sampai jendela pesawat. Namun penumpang sering kali tidak peka dengan perbedaan-perbedaan kecil pada pesawat tersebut.

Walaupun terlihat banyak perbedaannya, namun pesawat jarak jauh dan dekat tentunya sama-sama memberikan kenyamanan untuk penumpang. Pasalnya kenyamanan penumpang adalah hal yang utama.

Berikut Liputan6.com merangkum dari Brightside tentang potret perbedaan pesawat jarak jauh dan dekat, Sabtu (8/5/2021).

2 dari 7 halaman

1. Kabin Pesawat

Perbedaan pertama dari pesawat jarak jauh dan jarak dekat adalah kabin pesawat. Untuk penerbangan yang lebih lama atau jarak jauh, maskapai mengalokasikan pesawat yang lebih besar dan lebih luas. Misalnya, Airbus 350 memiliki lantai kabin dan dinding samping yang lebih lurus daripada yang ditemukan di pesawat lain atau pesawat jarak dekat. Lantai kabin dan dinding samping yang lebih lurus, penumpang memiliki lebih banyak ruang kepala dan bahu.

3 dari 7 halaman

2. Perbedaan Kursi

Perbedaan kedua yakni terletak pada kursinya. Jika penumpang menempuh perjalanan jarak jauh, pesawat yang dialokasikan untuk penerbangan tersebut kemungkinan besar dikonfigurasi dengan tepat untuk waktu duduk yang lebih lama.

Contoh pesawat jarak jauh salah satunya adalah Airbus 350, ruang di antara kursi jauh lebih luas, dan bahkan kualitas bantal juga lebih baik. Selain lebih banyak ruang untuk kaki, ada juga lebih banyak ruang di antara sandaran lengan.

4 dari 7 halaman

3. Sirkulasi Udara

Selain Airbus 350, ada jenis pesawat lain yang populer untuk jarak jauh, yaitu Dreamliner atau Boeing 787-9. Udara di dalam kabin dua pesawat jenis jarak jauh jauh ini lebih lembap berkat sistem ventilasi khusus sehingga menyebabkan kulit dan mata Anda tidak terasa kering. Rata-rata udara bersirkulasi di dalam kabin setiap 3 menit.

Penting untuk memperhatikan pesawat yang digunakan ketika menempuh jarak jauh agar tetap memberikan kenyamanan selama di dalam pesawat. Tempuh perjalanan sampai 10 jam tentunya tidak terasa jika kabin terasa nyaman.

5 dari 7 halaman

4. Jenis Jendela

Untuk pesawat jarak jauh Dreamliner, jendelanya 30% lebih besar dibandingkan dengan yang ada di pesawat sejenis. Selain itu, pesawat satu ini tidak memiliki penutup plastik, dan setiap penumpang memiliki peredup elektronik di samping tempat duduk mereka. Pramugari dapat menerangi atau menggelapkan tirai secara otomatis.

6 dari 7 halaman

5. Hiburan

Saat menggunakan pesawat jarak jauh, penumpang akan mendapatkan hiburan agar penumpan tidak bosan selama di dalam pesawat. Tidak semua pesawat memiliki layar built-in di bagian belakang kursi. Pesawat yang menempuh jarak pendek hingga menengah cenderung tidak memiliki semua jenis hiburan di kabin, dan beberapa perusahaan mencoba mengalokasikan untuk pesawat ini tanpa sekat di kursi.

Untuk penerbangan jarak jauh, penumpang akan mendapatkan keuntungan dari hiburan dalam pesawat, yang terdiri dari film, serial TV, dan musik.

7 dari 7 halaman

6. Kursi Bagian Belakang Lebih Aman

Untuk pesawat jarak jauh dan dekat, kursi bagian belakang lebih aman. Menurut penelitian, memiliki kursi di bagian belakang pesawat membuat 40% lebih mungkin Anda bertahan dalam kecelakaan pesawat.

Selain itu, keunikan kursi pesawat yakni sebagian besar kursi pesawat berwarna biru. Warna khusus ini dimaksudkan untuk menenangkan dan membantu penumpang rileks. Selain itu  juga lebih mudah untuk dijaga kebersihannya.