Sukses

Panik Kena Razia, Aksi Wanita Pakai Masker dari Kantong Plastik Ini Bikin Geleng Kepala

Liputan6.com, Jakarta Sebuah video kocak beredar di media sosial. Video tersebut dibagikan oleh akun Instagram @trending_youtube_ pada Senin (10/5/2021). Video tersebut viral karena menampilkan seorang wanita yang memakai masker tak biasa.

Tak seperti masker, ternyata wanita yang menaiki motor itu memakai kantung plastik untuk menutupi setengah bagian bawah wajahnya, yakni hidung dan mulut. 

Dalam video tersebut, tampak berjejer mobil polisi dan beberapa orang polisi yang berada di jalan tersebut. Kemungkinan wanita tersebut panik melihat banyaknya mobil polisi sehingga memakai kantong plastik sebagai pengganti masker.

"Itu masker apa pompa oksigen ibu 😅🤣," keterangan pada unggahan video yang dikutip Liputan6.com dari akun Instagram @trending_youtube_, Senin (10/5/2021).

2 dari 3 halaman

Tak Pakai Masker

Tampak dalam video tersebut seorang wanita dihentikan oleh polisi karena tak memakai masker yang semestinya. Masker ini tak biasa karena ternyata itu adalah kantong plastik.

Wanita tersebut memakainya karena panik akan terkena razia saat dirinya berkendara ke luar tanpa mengenakan masker. Seorang polisi yang berada di depannya tampak memberikan instruksi dan imbauan agar wanita itu pakai masker yang sesuai protokol kesehatan.

Namun, wanita tersebut tampak memberikan pembelaan diri sambil menggerakkan tangannya seakan hanya akan menuju ke tempat yang dekat. Beberapa polisi juga tampak menghampirinya.

Di akhir video, wanita tersebut tertawa karena aksinya yang kocak. Tampak seorang polisi yang berada di sebelah wanita tersebut berpose untuk mengabadikan momen tersebut.

3 dari 3 halaman

Komentar Kocak Warganet

Video kocak tersebut banjir beragam komentar dari warganet.

"Yang penting kan bisa nutupin hidung dan mulut to pak polisi😂😂," tulis akun @maniz_mamanizam.

"Emak2 slalu kreatif😂😂," tulis akun @lilimarlia.

"Harus dihargai usahanya😂😂😂," tulis akun @m_sugiarto.85.

Diketahui video tersebut diambil di daerah Sumatera Barat, namun belum diketahui pasti lokasi tepatnya.