Sukses

Penyebab Asam Lambung Naik, Gejala, Penanganan, dan Pencegahannya

Liputan6.com, Jakarta Penyebab asam lambung naik umumnya berkaitan dengan konsumsi makanan. Jadi, pola makan teratur dan sehat merupakan kunci utama dalam mengatasi dan mencegah masalah asam lambung naik.

Asam lambung naik menggambarkan sekumpulan gejala gangguan saluran pencernaan bagian atas yang terjadi bersamaan. Penyakit ini merupakan nyeri yang berasal dari lambung atau usus halus akibat dari sejumlah kondisi.

Penyebabnya bisa beragam, seperti luka pada lapisan dalam lambung, konsumsi makanan dan minuman yang dapat mengiritasi lambung, infeksi bakteri, stres, atau efek samping penggunaan obat-obatan. 

Oleh karena itu, kamu perlu memperhatikan berbagai penyebab, gejala, penanganan, serta pencegahan dari penyakit asam lambung ini. Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (19/5/2021) tentang penyebab asam lambung.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 5 halaman

Penyebab Asam Lambung Naik

Penyebab asam lambung naik yang paling utama berkaitan dengan konsumsi makanan atau minuman. Jenis makanan tertentu dianggap memicu produksi asam lambung berlebih yang kemudian mengiritasi permukaan dalam lambung. Berikut beberapa penyebab asam lambung naik yang perlu kamu kenali:

-Makanan, meliputi cara makan terlalu cepat atau terlalu banyak, makanan berlemak, atau makanan yang mengandung banyak asam (seperti jeruk atau tomat).

- Minuman, termasuk jenis minuman beralkohol, kopi, atau minuman lain yang mengandung kafein dan bersoda.

- Stres dan kecemasan

- Obesitas

- Kehamilan

-Merokok

- Obat-obatan, seperti antibiotik, OAINS, dan lain-lain

- Penyakit, seperti GERD, gastritis, infeksi H. pylori, tukak lambung, kanker lambung, IBD, dan sebagainya

Itulah beberapa penyebab asam lambung yang tentunya harus kamu hindari. Mengenali penyebab asam lambung ini juga sangat penting dalam melakukan tindakan pengobatan nantinya.

3 dari 5 halaman

Gejala Asam Lambung

Selain penyebab asam lambung, kamu juga perlu mengenal gejalanya. Hal ini supaya kamu dapat segera melakukan tindakan penanganan yang tepat. Berikut beberapa gejala asam lambung naik yang perlu diketahui:

- Nyeri, rasa panas/ terbakar, ataupun rasa tidak nyaman pada perut bagian atas (ulu hati)

- Rasa mudah kenyang saat makan

- Rasa kenyang/ penuh berlebihan setelah makan

- Mual atau muntah

- Kembung

Selain itu, ada juga beberapa gejala asam lambung yang memerlukan perhatian khusus dan harus segera dilakukan tindakan penanganan, yaitu:

- Keluhan berulang pada orang yang berusia di atas 55 tahun

- Penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya

- Kesulitan menelan

- Muntah berulang

- Mengalami anemia defisiensi besi

- Adanya benjolan pada area perut

- Adanya muntah darah atau BAB darah

4 dari 5 halaman

Penanganan Asam Lambung Naik

Mengenali penyebab asam lambung tentunya sangat penting dalam mengambil tindakan penanganan. Perubahan pola makan menjadi lebih sehat merupakan kunci utama untuk mengatasi asam lambung.

Hindari Makanan dan Minuman Penyebab Asam Lambung Naik. Beberapa makanan yang bersifat iritan, seperti makanan pedas, terlalu berlemak, digoreng, asam, dan bersantan. Sebaiknya hindari saja karena dapat memicu asam lambung. Kamu bisa mengatasi asal lambung dengan mengonsumsi makanan tinggi protein dapat menyebabkan refluks ke tenggorokan tidak terjadi.

Hindari juga konsumsi produk yang mengiritasi lambung, yaitu produk yang mengandung obat antiinflamasi. Obat pereda nyeri atau produk lain (seperti beberapa obat flu) yang mengandung aspirin, ibuprofen, naproxen, atau apa yang disebut NSAID bisa memperburuk keadaan lambung.

Berhentilah konsumsi kafein (teh dan kopi), alkohol, dan rokok selama kamu memiliki gejala asam lambung. Jika sangat bergantung pada kafein, coba kurangi porsi harian yang kamu konsumsi. Hindari juga minum kopi dalam keadaan perut kosong, karena akan memperparah keadaan lambung.

Hindari Porsi Makan yang Terlalu Banyak. Mulailah konsumsi makanan dalam porsi sedikit dan tekstur yang lembut serta tidak bersifat iritatif, setelah asam lambung dimulai. Kemudian, lanjutkan dengan membiasakan diri makan secara teratur serta lebih sering frekuensinya, yaitu 4-6 kali sehari dalam porsi yang kecil.

Makan sesuai jadwal dan dengan porsi yang lebih kecil bisa membuat kamu terhindar dari asam lambung. Ini karena jadwal makanan yang berantakan dan porsi makan yang terlalu besar dapat meningkatkan tekanan perut. Hal ini berisiko meningkatkan naiknya asam lambung. Hindari juga makan terlalu cepat dan kebiasaan ngemil sebelum tidur malam.

Turunkan Berat Badan. Seperti disebutkan di atas, obesitas adalah salah satu pencetus asam lambung. Jadi, segera turunkan berat badan kamu. Kamu harus mengonsumsi makanan sehat bergizi seimbang, berolahraga setidaknya dua kali seminggu dengan durasi 15-30 menit, istirahat, hindari alkohol, dan stres.

Minimalkan Stres. Menurut sebuah penelitian, tingkat stres dapat secara signifikan meningkatkan sekresi asam lambung. Jika stres adalah penyebab naiknya asam lambung, coba cari tahu apa sumber stres dan lakukan sesuatu untuk menguranginya.

Jangan Langsung Tidur Setelah Makan. Lebih baik berdiri setelah makan agar kamu tetap dapat mengontrol keberadaan makanan pada lambung dan jumlah produksi asam lambung. Kamu dianjurkan untuk tidak langsung dalam posisi tidur, paling tidak 2 atau 3 jam setelah makan.

Minum Air Putih. Air putih sangat dibutuhkan untuk menyeimbangkan kadar pH sehingga usus bekerja lebih cepat dalam proses pengosongan lambung. Jadi, perbanyaklah konsumsi air putih ketika asam lambung kambuh.

Tarik Nafas Dalam-dalam. Saat bernapas, cobalah menarik oksigen dalam-dalam. Kadar udara yang masuk dapat dikontrol dengan menarik napas panjang atau secara dalam. Kadar udara ini dapat menguatkan otot-otot yang berada di bawah tenggorokan, sehingga dapat mengurangi risiko naiknya asam lambung.

Mengunyah Permen Karet. Mengunyah permen karet dapat pula mengatasi asam lambung. Dalam sebuah penelitian, mengunyah permen karet ternyata dapat merangsang laju pelepasan air liur yang mengakibatkan zat asam yang terakumulasi pada lambung akan dinetralisasi.

Konsumsi Obat. Cara efektif untuk meredakan sakit akibat asam lambung naik adalah mengonsumsi obat.

5 dari 5 halaman

Pencegahan Asam Lambung

Keluhan penyakit asam lambung naik dapat dicegah dengan menjalankan pola hidup sehat. Anjuran pola makan yang baik dan benar sebaiknya dijadikan pegangan. Ini termasuk makan pada waktunya, makan secukupnya dan tidak berlebihan, serta memilih jenis makanan alami yang kaya serat dan rendah lemak.

Selain itu, aktivitas fisik yang cukup, rutin berolahraga, istirahat yang memadai, dan mengelola stres dengan baik juga sangat membantu mencegah timbulnya keluhan asam lambung.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.