Sukses

Hikayat adalah Karya Sastra Lama Melayu, Ketahui Karakteristik dan Unsur-unsurnya

Liputan6.com, Jakarta Hikayat adalah karya sastra lama Melayu berbentuk prosa yang memuat cerita, undang-undang, serta silsilah dengan sifat rekaan, keagamaan, historis, biografis, atau gabungan dari semua sifat tersebut. Namun secara umum, hikayat adalah sastra yang berisi tentang kisah, cerita dan juga dongeng.

Kebanyakan teks hikayat mengisahkan tentang kehidupan dari keluarga istana, kaum bangsawan atau orang ternama lain. Karakter tersebut lekat dengan keistimewaan, kesaktian, hingga kepahlawanan dengan menggunakan bahasa Melayu.

Dengan kata lain, hikayat adalah prosa atau jenis tulisan dan berbeda dengan puisi karena variasi ritmenya yang dimiliki lebih besar. Hikayat biasanya akan dibacakan sebagai hiburan atau pun pelipur lara, bahkan untuk membangkitkan semangat juang seseorang. Perlu diketahui bahwa hikayat ini berasal dari bahasa Arab yaitu 'Haka'. Arti dari Haka sendiri adalah bercerita atau menceritakan.

Tak banyak orang yang tau, bahwa ada beberapa fungsi hikayat adalah sebagai penghibur, pembangkit semangat atau hanya sekedar untuk meramaikan sebuah pesta. Untuk lebih tau mengenai apa itu hikayat beserta karakteristik dan unsur-unsurnya. Berikut ini telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (20/5/2021).

2 dari 5 halaman

Pengertian Hikayat Menurut Para Ahli

Dengan begitu dari penjelasan di atas, bahwa hikayat adalah salah satu karya sastra lama yang memiliki bentuk prosa yang didalamnya mengisahkan mengenai kehidupan dari keluarga istana, kaum bangsawan atau pun juga orang-orang ternama dengan segala kegagahan, kehebatan, kesaktian ataupun juga kepahlawanannya. Adapun beberapa pengertian hikayat menurut para ahli, sebagai berikut :

Sugiarto

Menurutnya kata Hikayat berasal dari bahasa Arab yang artinya cerita atau kisah pada massa awal kata ini digunakan dalam bahasa Melayu, makna aslinya masih melekat. Dengan demikian, tidaklah mengherankan jika semua karya berbentuk prosa dalam sastra Melayu lama umumnya disebut hikayat.

Sudjiman

Menurutnya istilah Hikayat di dalam judul bahwa hal tersebut terjadi karena kesalahpahaman bagian awal teks yang menyebutkan kata “hikayat” di awal cerita. Sebab naskah-naskah cerita Melayu ditulis dengan huruf Arab-Melayu, sehingga ketika naskah tersebut disalin ke dalam huruf Latin, maka kata “hikayat” ditulis dengan huruf kapital, sehingga terjadi kesalahpahaman si penyalin naskah yang menganggap kata “hikayat” sebagai bagian dari judul cerita.

Suherli

Hikayat adalah ragam jenis cerita rakyat dan termasuk ke dalam teks narasi. Dan merupakan cerita Melayu klasik yang menonjolkan unsur penceritaan berciri kemustahilan dan kesaktian tokoh-tokohnyaa.

3 dari 5 halaman

Karakteristik Hikayat

Selain memahami mengenai pengertian hikayat, sebaiknya juga mengetahui mengenai karakteristik hikayat. Berikut penjelasan dari masing-masing karakteristik hikayat adalah :

1. Anonim, yang memiliki arti bahwa pengarang hikayat tersebut biasanya memang tidak dikenali.

2. Istana Sentris, bercerita soal tokoh dimana dia berkaitan dengan kehidupan dalam sebuah istana atau pun kerajaan. Bisa juga pusat dari cerita tersebut berada pada lingkungan istana itu.

3. Bersifat komunal atau menjadi miliki masyarakat.

4. Bersifat statis, dimana tidak ada banyak terjadinya perubahan atau tetap.

5. Memiliki sifat tradisional, biasanya hikayat memang bersifat tradisional atau meneruskan budaya, kebiasaan yang dianggap baik (tradisi).

6. Memakai bahasa klise, yang berarti menggunakan bahasa secara berulang-ulang.

7. Mempunyai sifat didaktis, sehingga dapat mendidik dengan amat baik secara moral maupun religi.

8. Magis, hikayat pada umumnya bersifat magis yang berarti pengarang akan membawa pembaca ke dalam dunia khayal sehingga pada nantinya akan berimajinasi secara serba indah.

9. Ceritakan kisah universal manusia, misalnya seperti adanya perang yang baik dengan yang buruk. Di mana pada nantinya peperangan tersebut akan dimenangkan oleh kebaikan, bukan keburukan atau pun kejahatan.

4 dari 5 halaman

Unsur-Unsur Hikayat

Perlu diketahui hikayat ini juga memiliki unsur-unsur. Berikut ini penjelasan mengenai unsur-unsur hikayat adalah :

1. Sudut pandang yang merupakan pusat pengisahan di mana sebuah cerita tersebut dikisahkan oleh sang pencerita.

2. Tema yang merupakan suatu gagasan untuk mendasari sebuah cerita.

3. Tokoh yang merupakan pemeran pada cerita. Penokohan adalah penggambaran watak dari masing-masing tokoh yang diceritakan.

4. Gaya, yang sangat berhubungan dengan bagaimana cara penulis menyajikan sebuah cerita serta menggunakan bahasa dan juga unsur-unsur keindahan lainnya dalam hikayat.

5. Alur adalah sebuah jalinan peristiwa dalam suatu cerita.

6. Latar merupakan tempat, waktu, serta situasi/suasana yang tergambar dalam sebuah cerita hikayat.

7. Amanat adalah sebuah pesan yang disampaikan oleh pengarang melalui sebuah cerita.

Ada pula unsur ekstrinsik dalam sebuah hikayat yang memiliki hubungan dengan latar belakang cerita. Misalnya seperti latar belakang adat, budaya, agama dan masih banyak lagi. Perlu diketahui bahwa unsur ekstrinsik ini juga ada kaitannya dengan norma atau nilai kehidupan dalam cerita. Contohnya nilai agama, moral, sosial, budaya dan masih banyak lagi.

5 dari 5 halaman

Jenis-jenis Hikayat Beserta Contohnya

Jenis-jenis hikayat ini dibedakan menjadi 2, yaitu hikayat berdasarkan isinya dan hikayat berdasarkan asalnya. Berikut penjelasannya :

1. Jenis Hikayat berdasarkan Isinya

Dengan erdasarkan isinya hikayat tersebut terbagi ke dalam :

a.  Cerita Rakyat

b.  Epos India

c.  Cerita dari Jawa

d.  Cerita-cerita Islam

e.  Sejarah dan Biografi

f.   Cerita berbingkat

2. Jenis Hikayat Berdasarkan Asalnya

Dengan berdasarkan asalnya, hikayat ini dibagi sebagai berikut:

a. Melayu Asli

Contoh hikayat Melayu Asli, diantaranya yaitu:

1) Hikayat Hang Tuah (bercampur unsur islam)

2) Hikayat Si Miskin (bercampur unsur islam)

3) Hikayat Indera Bangsawan

4) Hikayat Malim Deman

b. Pengaruh Jawa

Contoh untuk hikayat yang memiliki pengaruh Jawa, diantaranya sebagai berikut:

1) Hikayat Panji Semirang

2) Hikayat Cekel Weneng Pati

3) Hikayat Indera Jaya (dari cerita Anglingdarma)

c. Pengaruh Hindu (India)

Contoh dari hikayat pengaruh India, diantaranya adalah:

1) Hikayat Sri Rama (dari cerita Ramayana)

2) Hikayat Perang Pandhawa (dari cerita Mahabarata)

3) Hikayat Sang Boma (dari cerita Mahabarata)

4) Hikayat Bayan Budiman

d. Pengaruh Arab-Persia

Contoh dari hikayat Pengaruh Arab-Persia, diantaranya sebagai berikut:

1) Hikayat Amir Hamzah (Pahlawan Islam)

2) Hikayat Bachtiar

3) Hikayat Seribu Satu Malam