Sukses

11 Penyebab Sakit Lutut yang Jarang Disadari, Pahami Gejala dan Pengobatannya

Liputan6.com, Jakarta Penyebab sakit lutut adalah cedera sampai masalah kesehatan yang berkaitan dengan tulang, sendi, ligamen, dan tendon. Meski bukan penyakit, tetapi penyebab sakit lutut harus diketahui lebih pasti agar keluhan nyeri dan bengkak di lutut bisa dikurangi. Ini karena sakit lutut yang kerap terjadi pasti sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Masalah yang paling sering menjadi penyebab sakit lutut adalah asam urat. Kondisi ini terjadi karena pengaruh kadar asam urat yang terlalu tinggi dalam darah. Hipertensi, kardiovaskular, dan obesitas adalah faktor risiko yang menyebabkan asam urat serta menjadi penyebab sakit lutut. Selain asam urat, penyakit arthritis lain seperti rheumatoid arthritis, osteoarthritis, pseudogout, bursitis, dan tendinitis wajib diwaspadai.

Gejala paling umum dari sakit lutut adalah saat seseorang kesulitan berdiri, berjalan, lutut tidak bisa digerakkan, kesemutan, demam, dan ada nyeri yang tak kunjung membaik dalam kurun waktu 1-2 minggu. Agar lebih memahami kondisinya, berikut Liputan6.com ulas penyebab sakit lutut yang jarang disadari dari berbagai sumber, Kamis (10/6/2021).

2 dari 7 halaman

Penyebab Sakit Lutut yang Umum

1. Cedera

Cedera lutut adalah salah satu penyebab sakit lutut. Sakit lutut ini dapat memengaruhi salah satu ligamen, tendon, atau kantung berisi cairan yang mengelilingi sendi lutut. Cedera ini juga bisa memengaruhi tulang, tulang rawan, dan ligamen yang membentuk sendi. Cedera yang menjadi penyebab sakit lutut bisa terjadi akibat benturan, fraktur, terkilir atau ketegangan. Terkilir dan tegang terjadi ketika jaringan di lutut menjadi meregang karena aktivitas yang tidak biasa atau meningkat.

2. Osteoarthritis

Osteoarthritis atau pengapuran merupakan kondisi yang disebabkan oleh keausan persendian, ini bisa menjadi penyebab sakit lutut. Osteoarthritis membuat tulang rawan ini rusak, menyebabkan tulang-tulang di dalam sendi bergesekan. Osteoartritis adalah salah satu penyebab sakit lutut jangka panjang. Osteoarthritis bisa memengaruhi sebagian besar orang tua di atas 65 tahun. Osteoarthritis juga dapat terjadi pada orang dewasa dari segala usia.

3. Dislokasi Tempurung Lutut

Dislokasi tempurung lutut terjadi ketika tulang segitiga (patela) yang menutupi bagian depan lutut terlepas dari tempatnya, biasanya ke bagian luar lutut. Dislokasi tempurung lutut bisa menyebabkan nyeri hebat hingga mati rasa. Ini merupakan penyebab sakit lutut yang jarang disadari. Dislokasi tempurung lutut paling sering terjadi akibat trauma.

3 dari 7 halaman

Penyebab Sakit Lutut yang Umum

4. Berat Badan Berlebih

Kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan tekanan pada sendi lutut. Obesitas bisa membuat kaki dan lutut menopang lebih banyak beban. Penyebab sakit lutut ini bisa menjadi buruk selama aktivitas biasa seperti berjalan atau naik turun tangga. Obesitas juga akan meningkatkan risiko osteoarthritis dengan mempercepat kerusakan tulang rawan sendi yang menjadi penyebab sakit lutut.

5. Kurangnya Fleksibilitas Lutut

Kurangnya kekuatan dan fleksibilitas dapat meningkatkan risiko cedera lutut yang menjadi penyebab sakit lutut. Otot yang kuat membantu menstabilkan dan melindungi persendian. Kelenturan otot dapat membantu tubuh mencapai berbagai gerakan. Jika kelenturan dan kekuatan berkurang, lutut bisa rawan terkena peradangan hingga menjadi penyebab sakit lutut. Kurangnya fleksibilitas lutut ini bisa terjadi akibat kurang gerak dan kurang berolahraga.

6. Asam Urat

Asam urat merupakan masalah kesehatan yang bisa menjadi penyebab sakit lutut. Jenis radang sendi ini terjadi ketika kristal asam urat menumpuk di sendi. Asam urat bisa terjadi di lutut menyebabkan nyeri dan bengkak. Penyebab sakit lutut ini dapat diatasi dengan perawatan medis, obat-obatan, perubahan pola makan dan olahraga. Hipertensi, kardiovaskular, dan obesitas adalah faktor risiko yang menyebabkan asam urat.

4 dari 7 halaman

Penyebab Sakit Lutut karena Penyakit

7. Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis merupakan jenis radang sendi yang bisa sangat melemahkan tubuh dan menjadi penyebab sakit lutut. Rheumatoid arthritis terjadi ketika sistem kekebalan tubuh secara keliru menyerang jaringan tubuh sendiri.

Penyebab sakit lutut ini terjadi karena adanya kondisi autoimun yang memengaruhi hampir semua sendi di tubuh termasuk lutut. Penyebab pasti rheumatoid tidak diketahui. Namun, faktor-faktor tertentu dapat berperan dalam meningkatkan risiko perkembangannya.

Faktor ini meliputi genetik, paparan bakteri, virus, cedera, merokok, dan obesitas.

8. Pseudogout

Pseudogout hampir mirip dengan asam urat, masalah ini termasuk penyebab sakit lutut yang jarang disadari. Pseudogout disebabkan oleh kristal kalsium yang berkembang dalam cairan sendi. Kondisi penyebab sakit lutut ini bisa menyebabkan peradangan dan rasa sakit. Penumpukan kristal dalam cairan sendi menyebabkan sendi bengkak dan nyeri akut. Lutut adalah persendian yang paling sering terkena pseudogout. Kemungkinan pembentukan kristal kalsium meningkat seiring bertambahnya usia.

5 dari 7 halaman

Penyebab Sakit Lutut karena Penyakit

9. Bursitis

Bursitis merupakan penyebab sakit lutut di mana kondisinya disebabkan oleh adanya peradangan pada kantung kecil berisi cairan yang disebut bursae. Kantung ini melindungi tulang, tendon, dan otot di dekat sendi. Bursitis bisa terjadi di lutut yang disebut dengan prepatellar bursitis. Bursitis di lutut bisa terjadi akibat usia, aktivitas berat yang menekankan lutut, dan infeksi.

10. Tendinitis

Tendinitis terjadi ketika tendon iritasi atau meradang, ini penyebab sakit lutut karena penyakit. Tendon adalah jaringan tebal yang menyatukan otot-otot ke tulang. Tendon membantu tubuh melakukan gerakan tertentu berulang-ulang.

Tendinitis menyebabkan nyeri akut dan nyeri tekan, membuatnya sulit untuk menggerakkan sendi. Tendinitis bisa terjadi di lutut, menyebabkan nyeri dan bengkak.

Penyebab tendinitis yang paling umum adalah gerakan berulang. Pelari, pemain ski, pengendara sepeda, dan mereka yang terlibat dalam olahraga dan aktivitas lompat dapat mengembangkan jenis peradangan ini.

11. Infeksi

Artritis infeksius atau artritis septik adalah akibat dari infeksi bakteri, virus, atau jamur pada jaringan dan cairan sendi. Kondisi ini bisa menjadi penyebab sakit lutut. Infeksi sendi biasanya terjadi setelah infeksi sebelumnya dalam tubuh.

Infeksi menyebar ke sendi melalui aliran darah dari bagian lain tubuh, seperti kulit, hidung, tenggorokan, telinga, atau luka yang ada. Dalam beberapa jam hingga berhari-hari, rasa sakit, radang, sendi bengkak, dan demam muncul.

Sendi yang paling sering terkena artritis infeksi adalah lutut, pinggul, bahu, pergelangan kaki, dan pergelangan tangan. Sendi yang rusak lebih rentan terhadap infeksi. Penyebab bakteri umum dari artritis infeksius termasuk Neisseria gonorrhoeae dan Staphylococcus aureus. Beberapa infeksi sendi mungkin disebabkan oleh lebih dari satu organisme.

6 dari 7 halaman

Gejala dan Pengobatan Sakit Lutut

Gejala Sakit Lutut

Beratnya gejala nyeri lutut tergantung dengan penyebabnya. Namun bila gejala berikut terjadi, penderita nyeri lutut harus segera ke dokter:

1. Tidak bisa berdiri dan berjalan karena nyeri lutut yang hebat

2. Lutut tidak bisa digerakkan (seperti terkunci)

3. Tidak bisa meluruskan atau menekuk lutut

4. Adanya demam disertai kemerahan dan bengkak pada lutut

5. Disertai keluhan kesemutan pada tungkai atas dan bawah

6. Nyeri lutut tidak membaik setelah 1–2 minggu

Pengobatan Sakit Lutut

Pengobatan nyeri lutut tergantung pada penyebabnya. Namun untuk pengobatan awal di rumah, beberapa hal berikut ini yang sebaiknya dilakukan:

1. Lindungi lutut dari luka atau trauma lainnya. Untuk melindungi lutut, dapat digunakan knee padding, yaitu semacam busa tebal yang menutupi sendi lutut.

2. Istirahatkan lutut. Istirahat bermanfaat untuk memulihkan peradangan sendi lutut. Hindari tekanan berlebihan pada lutut, misalnya pada aktivitas naik turun tangga.

3. Kompres dingin. Lakukan kompres dingin dengan air dingin atau es pada daerah lutut. Tindakan ini bermanfaat untuk meredakan peradangan dan nyeri.

4. Balut dan elevasi. Lakukan pembalutan sendi lutut dengan stocking atau perban untuk mengurangi pembengkakan dan melakukan fiksasi tulang serta otot. Saat tidur dan duduk, ganjal tungkai bawah dengan 2–3 bantal agar cairan yang berkumpul di daerah lutut dapat mengalir lancar ke arah jantung, sehingga bengkak berkurang.

5. Mengonsumsi obat pereda nyeri. Untuk mengurangi nyeri, obat pereda nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen dapat dikonsumsi.

7 dari 7 halaman

Diagnosis dan Pencegahan Sakit Lutut

Diagnosis Sakit Lutut

Setelah mempelajari keluhan nyeri sendi lutut yang dialami dan melakukan pemeriksaan terhadap sendi lutut, dokter dapat meminta penderita nyeri lutut untuk melakukan beberapa pemeriksaan. Bila diduga keluhan nyeri timbul karena gangguan tulang, maka foto rontgen tulang diperlukan untuk memastikannya.

Namun, jika dugaan nyeri lutut terjadi akibat gangguan tendon atau ligamen, maka pemeriksaan CT scan atau MRI perlu dilakukan. Sedangkan dugaan nyeri lutut karena ada peradangan pada sendi, akan memerlukan  pemeriksaan cairan sendi yang diambil dengan artroskopi.

Pencegahan Sakit Lutut

Untuk mencegah nyeri lutut, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan, yaitu:

1. Menjaga berat badan agar tetap ideal dan terhindar dari kegemukan

2. Membiasakan diri untuk melakukan pemanasan sebelum berolahraga

3. Bila ada keluhan nyeri lutut berulang, berenang merupakan olahraga yang baik untuk dilakukan

4. Menggunakan pelindung lutut