Sukses

Bacaan Zikir Pagi dan Petang sesuai Sunah, Ketahui Keutamaan dan Manfaatnya bagi Kehidupan

Liputan6.com, Jakarta Zikir adalah perbuatan dengan lisan (menyebut, menuturkan, dan mengatakan) serta dengan hati (mengingat dan menyebut). Memahami bacaan zikir pagi dan petang merupakan satu upaya senantiasa selalu mengingat Allah SWT dan mendekatkan diri pada-Nya.

Syekh Abu Ali ad-Daqqaq menjelaskan zikir adalah tiang penopang yang sangat kuat atas jalan menuju Allah SWT. Ibnu Ata’, seorang sufi yang menulis al-Hikam (Kata-Kata Hikmah) membagi zikir atas tiga bagian: zikir jali (jelas, nyata), zikir khafi (samar-samar) dan zikir haqiqi (sebenar-benarnya).

Keutamaan bacaan zikir pagi dan petang ini ditegaskan Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Qaff ayat 39: "Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya)."

Waktu zikir pagi yang dianjurkan di mulai sejak tibanya waktu Subuh hingga matahari terbit. Sementara zikir sore atau petang dimulai sejak masuknya waktu Asar hingga matahari terbenam. Berikut Liputan6.com ulas bacaan zikir pagi dan petang dan artinya dari berbagai sumber, Jumat (18/6/2021).

2 dari 7 halaman

Keutamaan Zikir Pagi dan Petang

Keutamaan zikir telah dijelaskan dalam hadis sebagaimana Rasulullah bersabda:

"Aku duduk bersama orang-orang yang berdzikir kepada Allah mulai dari waktu sholat Shubuh hingga terbit matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak dari putra Nabi Ismail AS. Dan aku duduk bersama orang-orang yang berdzikir kepada Allah mulai dari waktu sholat Ashar sampai terbenam matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak."

Tak hanya itu, zikir juga merupakan amalan yang bisa mengangkat derajat muslim dan memberikan ketenangan jiwa, sebagaimana dalam hadits:

"Maukah aku tunjukkan perbuatanmu yang terbaik, paling suci disisi Raja-mu (Allah) dan paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu dari infak emas atau perak, Para sahabat yang hadir berkata: Mau (wahai Rasulullah) Beliau bersabda: Dzikir kepada Allah Yang Mahatinggi." (HR Tirmidzi).

Allah Ta’ala berfirman, “Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan sore. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman” (QS. Al-Ahzab: 42-43).

“Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di sore hari dan waktu kamu berada di waktu pagi hari” (QS. Ar-Rum: 17).

3 dari 7 halaman

Waktu Zikir Pagi dan Petang sesuai Sunah

Waktu zikir pagi yang dianjurkan dimulai sejak tibanya waktu Subuh hingga matahari terbit. Sementara zikir sore atau petang dimulai sejak masuknya waktu Asar hingga matahari terbenam.

Pada waktu tersebut umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak zikir dan mendekatkan diri pada Allah SWT. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Surat Qaf ayat 39 yang artinya sebagai berikut.

"Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya)."

4 dari 7 halaman

Bacaan Zikir Pagi dan Petang sesuai Sunah

1. Bacaan Zikir Pagi dan Petang Pertama Ayat Kursi

"Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyumm, laa ta'khuduhuu sinatun wa laa naum, lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardhi, man dzalladzii yasyfa'u 'indahuu illaa bi idznih, ya'lamu maa bainaa aidiihiim wa maa khalfahum, wa laa yuhiithuuna bi syai-in min 'ilmihii ilaa bimaa syaa-a, wa si'a kursiyyuhussamaawaati wal ardhi, wa laa ya-uuduhu hifzhuhumaa wa huswal 'aliyyul 'azhiim"

Artinya:

"Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (Makhluk Nya). Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. KepunyaanNya apa yang ada dilangit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisiNya tanpa seizinNya. Dia mengetahui apa-apa yang dihadapan mereka dan dibelakang mereka. Mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendakiNya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar."

2. Bacaan Zikir Pagi dan Petang Kedua Surat Al-Iklash, Al-Falaq, dan An-Naas 3 Kali

- Surat Al-Ikhlas

Qul Huwallaahu Ahad. Allaahusshamad. Lam Yalid Walam Yuulad. Walam Yakullahu Kufuwan Ahad.

Artinya: “Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.”

- Al-Falaq

Qul A’uudzu Birabbil Falaq. Min Syarri Maa Khalaq. Wamin Syarri Ghaasiqin Idzaa Waqaba. Wamin Syarrin Naffaatsaati Fii Al’uqadi. Wamin Syarri Haasidin Idzaa Hasada.

Artinya: “Aku berlindung kepada Robb Yang Menguasai waktu subuh, dari kejahatan apa-apa (mahluk) yang diciptakan-Nya. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang-orang yang dengki apabila ia dengki.”

- An-Naas

Qul A’uudzu Birabbin Naas. Malikin Naas. Ilaahin Naas. Min Syarril Waswaasil Khannaas. Alladzii Yuwaswisu Fii Shuduurin Naas. Minal Jinnati Wannaas.

Artinya: “Aku berlindung kepada Robb (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.”

3. Bacaan Zikir Pagi dan Petang Ketiga Mengagungkan Allah SWT

- Pertama

Hasbiyallahu laa ilaaha illaa huwa, 'alaihi tawakkaltu, wa huwa rabbul 'arsyil 'azhiim

Artinya:

"Cukuplah bagiku Allah, tiada sesembahan yang berhak disembah melainkan Dia, hanya kepadanya aku bertawakal, Dialah Tuhan Arsy yang sangat agung."

- Kedua

Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta, khalaqtanii wa anaa 'abduka, wa anaa 'alaa 'ahdika mastatha'tu, a'uudzubika min syarrimaa shana'tu, abuu-u laka bini'matika 'alayya, wa abuu-u laka bidzanbii, faghfirlii fa-innahuu la yaghfirudzdzunuuba illaa anta.

Artinya:

"Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkaulah yang menciptakan aku dan aku adalah hambaMU, aku akan setia pada perjanjianku denganMu semampuku. Aku berlindung kepadaMu dari kejelekan yang kuperbuat. Aku mengkui segala nikmatMu kepadaku dan aku mengakui semua dosaku, oleh karena itu ampunilah aku, sesungguhnya tiada yang mengampuni dosakecuali Engkau."

5 dari 7 halaman

Bacaan Zikir Pagi dan Petang sesuai Sunnah

4. Bacaan Zikir Pagi dan Petang Keempat Memohon Keselamatan

Allahumma 'aafinii fii badanii, allahumma 'aafinii fii sam'ii, allahumma 'aafinii fii basharii, laa ilaaha illaa anta. Allahumma innii a'uudzubika minal kufri wal faqri, allahumma innii, allahumma innii a'uudzubika min 'adzaabil qabri, laa ilaaha illaa anta.

Artinya:

"Ya Allah, selamtkanlah tubuhku (dari penyakit maksiat dan segala yang tidak aku inginkan). Ya Allah, selamatkanlah pendengaranku, Ya Allah, selamatkanlah penglihatanku, tiada Tuhan yang layak disemabah kecuali Engkau. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksaan kubur, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau."

5. Bacaan Zikir Pagi dan Petang Kelima Mengakui Allah SWT sebagai Satu-Satunya Sesembahan

- Pertama

Laa ilaaha illaallahu wahdahuu laa syariika lahuu lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir.

Artinya:

"Tiada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah semata, tiada sekutu bagiNya, semua kerajaan dan segala pujian hanyalah milikNya, Dia mampu menghidupkan dan mematikan, dan dia Maha berkuasa atas segala sesuatu."

- Kedua

Laa ilaaha illaallahu wahdahuu laa syariika lahuu lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir.

Artinya:

"Tiada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah semata, tiada sekutu bagiNya, semua kerajaan dan segala pujian hanyalah milikNya, dan dia Maha berkuasa atas segala sesuatu."

6. Bacaan Zikir Pagi dan Petang Keenam Memohon Ampunan

- Pertama

Allahumma inni as-alukal 'afwa wal'aafiyati fiiddunyaa wal aakhirati, allahumma inni as-alukal 'afwa wal'aafiyati fii diinii wa dunya ya wa ahlii wa maalii, wa 'an yamiinii wa 'an syimaalii, wa min fauqii wa a'uudzubika bi'azhamatika an ughtala min tahtii.

Artinya:

"Ya Allah, sesungguhnya aku memohon padaMu ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat. Ya Allah sesungguhnya aku memohon padaMu ampunan dan keselamatan dalam Agama, Dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah aurat (aib dan kekurangan)ku dan berilah ketentraman di hatiku. Ya Allah jagalah aku dari depan, belakang, kanan, kiri, dan atasku, serta aku memohon perlindungan dengan keagunganMu agar tidak disambar (hal buruk) dari bawahku."

- Kedua

Allahumma 'aalimal ghaibi wasy-syahaadati, faathirassamaawaati wal ardh, rabba kulli syai-in wa maliikah, asyhadu an laa ilaaha illaa anta, a'uudzubika min syarri nafsii, wa syarrisy syithaani wa syirkih(i), wa an aqtarifa 'alaa nafsii suu-an, au ajurrahu ilaa muslim.

Artinya:

"Ya Allah, yang Maha Mengetahui hal gaib dan nyata, wahai Pencipta langit dan bumi, Tuhan dan raja dari segala sesuatu. Aku bersaksi tiada sesmbahan nyang berhak disembah melainkan Engkau. Aku berlindung dari keburukan diriku, setan dan para sekutunya, (aku juga berlindung kepadaMu) agar tidak mendatangkan keburukan kepada diriku sendiri atau kepada muslim lainnya."

6 dari 7 halaman

Bacaan Zikir Pagi dan Petang sesuai Sunnah

7. Bacaan Zikir Pagi dan Petang Ketujuh

- Pertama

Yaa hayyu yaa qayyuum, birahmatika astaghii-tsu, ashlih lii sya`nii kullah, wa laa takilnii ilaa nafsii tharfata 'ainin abadan.

Artinya:

"Wahai (Tuhan) Yang Maha Hidup, yang terus menerus mengurus makhlukNya, dengan rahmat Mu aku memohon pertolongan, perbaikilah semua urusanku, dan janganlah sedikitpun Engkau biarkan hal itu bersandar padaku."

- Kedua

Subhaanallahi wa bihamdihi.

Artinya:

"Maha suci Allah, dengan segala pujianku untukNya."

- Ketiga

Laa ilaaha illaallahu wahdahuu laa syariika lahuu lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir

Artinya:

"Tiada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah semata, tiada sekutu bagiNya, semua kerajaan dan segala pujian hanyalah milikNya, dan dia Maha berkuasa atas segala sesuatu."

8. Bacaan Zikir Pagi dan Petang Terakhir

- Tasbih 100 Kali

“Subhanallah,” artinya: Maha Suci Allah.

 - Tahmid 100 Kali

“Alhamdulillah,” artinya: Segala puji bagi Allah.

- Takbir 100 Kali

“Allahu Akbar,” artinya: Allah Maha Besar.

7 dari 7 halaman

Manfaat Zikir Pagi dan Petang sesuai Sunnah

1. Mendapat Perlindungan Allah

Manfaat dzikir pagi dan petang yang pertama adalah mendapatkan perlindungan dari Allah SWT. Orang yang senantiasa memuji kebesaran Allah akan selalu terlindung dari keburukan. Dzikir juga bisa membuka pintu keselamatan dunia akhirat.

Dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu disebutkan bahwa barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini di sore hari sebanyak tiga kali, maka ia tidak akan mendapat bahaya racun di malam tersebut. (HR. Ahmad 2/290).

2. Mendekatkan Diri pada Allah

Berdzikir merupakan salah satu amalan yang paling disukai Allah SWT. Ini tertuang dalam hadis yang berbunyi:

“Maukah kamu aku tunjukkan perbuatanmu yang terbaik, paling suci di sisi Raja-mu (Allah), dan paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu dari infak emas atau perak, Para Sahabat yang hadir berkata: “Mau (wahai Rasulullah)!” Beliau bersabda: “Dzikir kepada Allah Yang Mahatinggi.” (HR. At-Tirmidzi no. 3377).

Berdzikir juga bisa mengingatkan diri pada kehidupan setelah kematian, dan membuat selalu ingat akan kebesaran-Nya.

3. Dicukupi Kebutuhannya

Berdzikir bisa membuka pintu rezeki. Ini membuat segala urusan dunia dan akhirat terasa lancar dan mudah dilalui. Saat berdzikir, Anda akan merasa selalu bersyukur dengan segala apa yang telah dimiliki. Ini membuat hati selalu merasa cukup dan jauh dari perasaan tamak dan serakah.

4. Dijanjikan Surga

Karena termasuk amalan yang disukai Allah SWT, berdzikir tentunya memiliki ganjaran yang luar biasa. Siapa pun yang berdzikir setiap harinya akan dijanjikan surga oleh Allah.

Dari Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa mengucapkan dzikir ini di siang hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati pada hari tersebut sebelum sore hari, maka ia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa yang mengucapkannya di malam hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati sebelum shubuh, maka ia termasuk penghuni surga.” (HR. Bukhari (7/150, no. 6306).

5. Amalan yang Disukai Rasulullah

Berdzikir juga merupakan amalan yang disukai Rasulullah. Rasulullah tidak pernah melewatkan dzikirnya setiap hari. Inilah mengapa dzikir menjadi salah satu sunah rasul yang dianjurkan oleh umat muslim.

6. Memberi Ketenangan

Berdzikir bisa membuat umat muslim merasa tenang hatinya. Saat berada di dekat Allah SWT, hati akan selalu merasa tenang dan damai. Ini sesuai dengan ayat Al Quran yang berbunyi:

“…Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’d: 28).