Sukses

Tidak Menaruh Gelar di Kolom Tanda Tangan Rapor Anak, Alasan Ibu Ini Bikin Haru

Liputan6.com, Jakarta Menempuh pendidikan tinggi adalah impian semua orang. Namun keinginan untuk menempuh pendidikan tinggi bukan berarti ajang untuk saling berlomba, setiap orang baik perempuan dan laki-laki tentunya ingin menjadi sosok cerdas untuk membimbing buah hatinya kelak.

Sebuah gelar yang tersemat di belakang nama adalah impian semua orang. Namun tak sedikit juga orang yang jarang menyematkan gelar tersebut di belakang namanya jika tidak terlalu dibutuhkan. Misalnya tidak menyematkan di undangan pernikahan atau kolom tanda tangan rapor anak.

Seperti yang dilakukan oleh ibunda sang pemilik akun TikTok @velicyahaloho, di mana ibunda sang pemilik akun tersebut memilih untuk tidak menyematkan gelar di belakang namanya saat tanda tangan di kolom tanda tangan rapor anaknya.

Alasan di balik ibu tersebut tidak menyematkan gelar di belakang namanya membuat warganet ikut tersentuh. Berikut Liputan6.com merangkum dari laman TikTok @velicyahaloho tentang alasan haru seorang ibu tidak menyematkan gelar di belakang namanya, Rabu (23/6/2021).

2 dari 3 halaman

Alasan Haru Tidak Menyematkan Gelar di Namanya

Gelar yang tersemat di belakang nama usai menyelesaikan studi tentunya impian semua orang. Tak dipungkiri semua orang pasti merasa bangga atas gelar yang tersemat di belakang namanya. Perjuangan yang dilewati untuk mendapatkan gelar tersebut tidaklah mudah, tak heran jika banyak orang yang haru bahkan bangga jika gelar tersebut tertulis di belakang namanya.

Walaupun gelar tersebut sudah berada dalam genggamannya, namun tak sedikit orang yang memilih untuk tidak menyematkan gelar tersebut dalam kondisi tertentu. Setiap orang punya alasan berbeda mengapa tidak menyematkan gelar tersebut, salah satunya agar setara dengan pasangannya.

@velicyahaloho

#fypシ

♬ Berkibarlah bendera negeriku - ratiiih

Belum lama ini melintasi linimasa FYP di mana, seorang wanita menuturkan alasannya tidak menyematkan gelar saat menandatangani rapor sang anak. Wanita tersebut menjelaskan bahwa ia ingin setara dengan suaminya.

Dalam video tersebut terlihat bahwa sang pemilik akun menuliskan alasan ibundanya tidak menyematkan gelar di belakang namanya saat menandatangani rapornya.

“Maaf ya nak, gelar mama tidak tertulis di raport mu itu mama sengaja supaya sama dengan ayahmu.” Tulis sang pemilik akun pada videonya.

Pada video setelahnya, sang pemilik akun menuliskan penuturan ibundanya bahwa ia harus berbangga karena ibundanya selalu menyematkan gelarnya di belakang namanya saat menandatangi rapor siswanya.

3 dari 3 halaman

Komentar Warganet

Video singkat yang diunggah pada 22 Juni 2021 ini sudah ditonton lebih dari 988 ribu kali. Video tersebut sudah dibagikan lebih dari tiga ratus kali dan mendapatkan 32 ribu likes dari para pengguna TikTok. Ada sekitar seribu komentar yang dibubuhkan warganet pada kolom komentar unggahan tersebut.

“Saya dosen, cukup dikampus saja gelar saya ditulis. Di undangan nikah dll gak, karena menghargai suamiku, biar sama2 g ada.” Tulis Khotifatul Devi Novi disertai emot senyum.

“Definisi dari pendidikan tinggi istri bukan utk mengungguli suaminya, tapi disiapkan utk poros (ibu) dari penerus generasi.” Kata Gahana disertai emot love.

“Ibuku s3 ayah s2 g ada yg mw nyebutin gelar bhkan saat nikah, trus minta maaf krna g mskin gelar doank, pdhal g tau gmna anaknya bangga ma mereka.” Imbuh as syifa wulansetyan disertai emot sedih.

“yaAllah padahal cuma hal sepele tapi jujur saya terharu bersyukur banget beliau yg jadi suami kakak.” Timpal BIDADARI VOLI disertai emot love.