Sukses

Tujuan Observasi Penelitian, Lengkap Jenis, Kelebihan, dan Kekurangannya

Liputan6.com, Jakarta Observasi merupakan aktivitas mengamati dan mencermati untuk mendapat sebuah kesimpulan. Tujuan observasi paling utama adalah menyelesaikan penelitian. Tanpa observasi, penelitian tidak bisa mendapat hasil yang diinginkan.

Tujuan observasi pun termasuk bagian dari menggambarkan objek. Begitu pula tujuan observasi adalah mengumpulkan data, informasi, dan melakukan penafsiran. Menurut Patton, tujuan observasi adalah metode yang akurat dalam mengumpulkan data. Tujuannya ialah mencari informasi tentang kegiatan yang berlangsung untuk kemudian dijadikan objek kajian penelitian.

Observasi merupakan instrumen penelitian dengan cara mengumpulkan data lalu mengamati secara langsung di lapangan. Kegiatan mengamati tersebut tidak sekadar melihat, akan tetapi juga merekam, menghitung, mengukur serta mencatat kejadian-kejadian yang ada di lapangan tersebut untuk mencapai tujuan observasi.

Berikut Liputan6.com ulas tujuan observasi, jenis, kelebihan, dan kekurangannya dari berbagai sumber, Selasa (29/6/2021).

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 6 halaman

Tujuan Observasi

1. Tujuan observasi adalah untuk menggambarkan objek serta segala yang berhubungan dengan objek penelitian itu melalui pengamatan dengan menggunakan panca indera.

2. Tujuan observasi adalah untuk mendapatkan kesimpulan tentang objek yang diamati, kesimpulan itu disusun di dalam sebuah laporan yang relevan serta bermanfaat bagi bahan pembelajaran.

3. Tujuan observasi adalah untuk mendapatkan suatu data atau informasi yang dapat dibagikan kepada pihak lain dalam bentuk karya ilmiah atau non-ilmiah.

4. Tujuan observasi adalah memungkinkan orang lain mudah menafsirkan hasil penemuan dan bagaimana akan diinterpretasikan.

5. Tujuan observasi adalah dapat mencatat keadaan yang tidak dapat direplikasikan dalam suatu eksperimen.

6. Tujuan observasi adalah menjelaskan suatu peristiwa dan dapat diuji kualitasnya, serta menimbulkan spekulasi tentang peristiwa tersebut dalam aturan nyata.

 

3 dari 6 halaman

Tujuan Observasi Menurut Para Ahli

1. Gibson dan Mitchell

Tujuan observasi adalah teknik untuk menyeleksi dalam penentuan keputusan dan konklusi terhadap orang lain yang diamati.

2. Patton

Tujuan observasi adalah metode yang akurat dalam mengumpulkan data. Tujuannya ialah mencari informasi tentang kegiatan yang berlangsung untuk kemudian dijadikan objek kajian penelitian.

3. Karl Welek

Tujuan observasi adalah pencatatan, pemilihan, penyusunan, penandaan, penggantian dari rangkaian proses tingkah laku dan suasana yang memiliki hubungan dengan organisasi tertentu.

4. Nawawi dan Martini

Tujuan observasi adalah kegiatan mengamati, yang diikuti pencatatan secara urut. Hal ini terdiri atas beberapa unsur yang muncul dalam fenomena di dalam objek yang diteliti. Hasil dari proses tersebut dilaporkan dengan laporan yang sistematis dan sesuai kaidah yang berlaku.

5. Suharsimi Arikunto

Tujuan observasi adalah pengamatan langsung terhadap suatu objek yang ada di lingkungan yang sedang berlangsung meliputi berbagai aktivitas perhatian terhadap kajian objek dengan menggunakan pengindraan.

6. Hanna Djumhana

Tujuan observasi adalah suatu metode ilmiah yang masih menjadi acuan dalam ilmu pengetahuan empiris sebagai cara yang sering digunakan untuk mengumpulkan data.

7. Sutrisno Hadi

Tujuan observasi adalah proses yang kompleks, terdiri dari berbagai macam proses biologis maupun proses psikologis. Namun, proses yang paling penting ialah ingatan dan pengamatan.

4 dari 6 halaman

Unsur-Unsur Observasi

1. Pelaku atau partisipan

Perlu diperhatikan siapa saja yang terlibat dalam kegiatan yang diamati. Kemudian apa status dan hubungan mereka dengan kegiatan tersebut.

2. Kegiatan

Selanjutnya, pada bagian kegiatan perlu dipahami apa yang dilakukan oleh partisipan, apa yang mendorong mereka melakukannya, untuk siapa mereka melakukannya, bagaimana mereka melakukannya, bagaimana bentuk kegiatan tersebut, kemudian apa akibat dari adanya kegiatan tersebut.

3. Tujuan

Dari segi tujuan sendiri, kaitannya dengan apa yang diharapkan partisipan baik dalam bentuk tindakan, ucapan, ekspresi muka, atau bahkan gerak tubuh.

4. Ruang atau tempat

Kaitannya dengan lokasi dari peristiwa yang sedang diamati.

5. Waktu

Hubungannya dengan jangka waktu kegiatan yang sedang diamati.

6. Benda atau alat

Pada bagian ini, berhubungan dengan jenis, bentuk, bahan, dan kegunaan benda atau alat yang dipakai ketika mengamati sebuah kegiatan.

5 dari 6 halaman

Jenis-Jenis Observasi

1. Observasi Partisipasi

Observasi ini dilakukan peneliti dengan cara melibatkan diri ke dalam lingkungan yang menjadi objek pengamatan. Sedangkan observasi ini bisa dibedakan menjadi dua jenis, yaitu Observasi Partisipasi Sebagian dan Observasi Partisipasi Penuh.

2. Observasi Non Partisipasi

Observasi ini dilakukan peneliti tanpa melibatkan diri secara langsung ke dalam sebuah objek pengamatan, namun masih tetap bisa mendapatkan gambaran mengenai objek yang diamati.

6 dari 6 halaman

Kelebihan dan Kekurangan Observasi

- Kelebihan Observasi

Ada beberapa kelebihan dari observasi. Saat observasi, maka data langsung mengenai perilaku khusus dari objek bisa dicatat dengan segera dan tidak berdasarkan ingatan. Data bisa diperoleh dari subjek baik lewat komunikasi verbal atau non-verbal.

Objek penelitian yang cenderung sibuk biasanya senang diteliti dengan observasi dibadingkan dengan pemberian angket ataupun wawancara. Hal ini memungkinkan proses pencatatan serentak pada berbagai gejala karena dibantu pengamat atau alat lain.

- Kekurangan Observasi

Selain kelebihan, terdapat kelemahan dari observasi. Kelemahan observasi adalah diperlukannya waktu cukup lama untuk mendapatkan hasil observasi langsung terhadap suatu kejadian. Observasi terhadap suatu fenomena biasanya punya rentang waktu lama dan tidak bisa dilakukan secara langsung.

Terdapat beberapa kegiatan yang datanya tidak mungkin diperoleh dengan observasi, seperti rahasia pribadi seseorang. Apabila objek observasi menyadari dirinya sedang diamati, biasanya objek tersebut akan cenderung berkelakuan sesuai dengan apa yang diharapkan si pengamat.

Apabila terjadi peristiwa tidak terduga, seperti hujan, kebakaran, dan bencana alam, pelaksanaan tugas pengamat juga bisa terganggu atau bahkan terhenti.

 

 

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.