Sukses

6 Potret Tantri Kotak Saat Cari Pinang di Pasar Jayapura, Curi Perhatian

Liputan6.com, Jakarta Beberapa waktu lalu, Tantri Kotak beserta teman band-nya menyambangi tanah Papua, tepatnya di Jayapura. Kehadiran mereka dalam rangka memeriahkan Gebyar PON XX Papua 2021 yang turut dimeriahkan oleh Komunitas Kesenian Papua serta beberapa musisi nasional, salah satunya Kotak Band.

Usai memeriahkan acara, hari berikutnya Tantri berkesempatan untuk jalan-jalan ke salah satu pasar tradisional di Jayapura. Menurutnya, mencari pemandangan indah sudah biasa, sehingga ia mencoba melakukan hal luar biasa untuk berkeliling di pasar tradisional.

Dalam video yang ia unggah, pemilik nama lengkap Tantri Syalindri Ichlasari itu sempat mampir ke pedagang yang berjualan jajanan pasar dan membeli sate telur puyuh dan kue rangin.

Tujuannya ke pasar tradisional adalah satu hal, yaitu membeli pinang. Masyarakat Papua memang gemar mengunyah Pinang karena Pinang menguatkan gigi dan gusi. Ditambah sensasi rasa manis keasaman seperti rasa pasta gigi. Karena itulah, istri Arda Naff ini penasaran ingin mencobanya.

Seperti apa perburuan Tantri mencari pinang? Berikut Liputan6.com rangkum dari Instagram @tantrisyalindri, potret Tantri Kotak saat mencari pinang di Pasar Jayapura, Selasa (29/6/2021).

 

2 dari 7 halaman

1. Lekat dengan tradisi mengunyah pinang, Tantri Kotak pergi ke salah satu pasar tradisional Jayapura untuk mencari buah tersebut.

3 dari 7 halaman

2. Masyarakat Papua menikmati buah pinang karena sensasi rasanya yang unik, kombinasi manis keasaman seperti rasa pasta gigi.

4 dari 7 halaman

3. Beberapa masyarakat mengatakan bahwa tidak ada makanan atau bumbu lain yang rasanya menandingi buah Pinang.

5 dari 7 halaman

4. Masyarakat juga menganggap buah Pinang seperti candu, karena bila tidak mengunyahnya, seperti ada yang kurang dalam hidup mereka.

6 dari 7 halaman

5. Karena tidak biasa, Tantri pun mengeluarkan ekspresi yang lucu saat mencoba memakan buah pinang itu.

7 dari 7 halaman

6. Pinang sama sekali tidak mengandung zat adiktif yang berbahaya, jadi aman ya buat dikonsumsi.