Sukses

Edy Oglek 'Tukang Bubur Naik Haji' Meninggal karena Covid-19, Ini 4 Faktanya

Liputan6.com, Jakarta Dunia hiburan Tanah Air kembali diselimuti kabar duka. Komedian, Edy Suwandi atau yang lebih dikenal dengan nama Edy Oglek telah mengembuskan napas terakhir pada Senin, (29/6/2021). Kabar meninggalnya pria kelahiran 14 Juli 1966 ini pertama kali diketahui lewat akun Instagram Nova Soraya. 

Nova mengunggah foto dirinya saat syuting bareng mendiang Edy Oglek di sinetron Tukang Bubur Naik Haji. Dalam tulisannya, Nova Soraya juga meminta maaf kepada mendiang Edy Oglek karena kesalahannya selama ini. Ia merasa kehilangan teman dan rekan kerja terbaik.

"Duuuuuun kenapa tinggalin gue. Innallilahiwainnailaihirajiuun. Maapin salah2 gue selama ini ya dun, semoga lo tenang di sisi Alla SWT Aaaamiiin" tulis Nova Soraya dengan menambahkan emotikon tanda menangis, Senin (28/6/2021).

Edy Oglek diketahui tutup usia setelah sebelumnya terpapar Covid-19. Kini keluarga masih berembuk soal pemakaman pemain sinetron Tukang Bubur Naik Haji tersebut. Berikut beberapa fakta mengenai meninggalnya Edy Oglek, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (29/6/2021).

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 5 halaman

1. Terpapar Covid-19

Sebelum mengembuskan napas terakhirnya, pemeran Kadrun dalam sinetron Tukang Bubur Naik Haji sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi, Jawa Barat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Jas, asisten mendiang Edy Oglek menjelaskan, pemilik nama asli Edy Suwandi meninggal setelah sebelumnya dinyatakan positif Covid-19.

"Penyebabnya, pada beberapa hari lalu dia meriang. Kemudian dia test swab, ternyata positif," ujar Jas saat dihubungi, Senin (28/6/20221).

3 dari 5 halaman

2. Sempat Jalani Isolasi Mandiri

Sebelum dilarikan ke rumah sakit, Edy sempat menjalani isolasi mandiri karena terpapar Covid-19. Lantaran kondisinya semakin memburuk, ia pun dilarikan ke RSUD Bekasi.

"Dirawat dari tadi siang, karena kemarin-kemarin di isolasi mandiri," ucap Jas.

4 dari 5 halaman

3. Kondisi Kesehatan Terus Menurun

Kondisi Edy Oglek terus menurun semenjak dibawa ke rumah sakit. Sampai akhirnya ia mengembuskan napas terakhir setelah beberapa jam mendapatkan perawatan.

"Nah dari tadi siang dirawat kemudian tadi sore dia langsung mendadak (meninggal)," ujarnya.

5 dari 5 halaman

4. Akan Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19

Lantaran meninggal karena Covid-19, pihak RSUD Bekasi menyarankan agar jenazah Edy dimakamkan di TPU yang dikhususkan untuk jenazah Covid-19. Namun hingga kini keluarga masih membicarakan hal tersebut.

Keluarga sempat ingin memakamkan Edy Oglek tak jauh dari pemakaman keluarganya. Namun karena Edy Oglek meninggal karena Covid-19, hal itu harus dibicarakan secara matang.

"Kalau dari keluarga Edy Oglek, kan orang tua dimakamin di Kawi-kawi. Tapi, karena dia tinggal di komplek Candra, ini ada pemakaman Buaran. Rujukan dari rumah sakit juga pemakaman Buaran," ujarnya.

Namun Femmy, selaku manager saat dihubungi awak media melalui pesan Whatsapp, mengungkapkan jenazah Edy Oglek akan dimakamkan pada Selasa pagi (29/6/2021) sekitar pukul delapan di TPU Buaran, Jakarta Timur. Proses penguburan menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

"Untuk dikuburnya baru besok pagi. Kurang lebih jam delapan. Rencananya dikubur secara protokol kesehatan," jelas Femmy seperti dikutip Liputan6.com dari Kapanlagi.com, Selasa (29/6/2021).

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS