Sukses

Ulul Azmi adalah Rasul yang Memiliki Keistimewaan, Ini Penjelasannya

Liputan6.com, Jakarta Ulul Azmi adalah gelar yang diberikan kepada rasul yang memiliki keistimewaan tersendiri. Seperti yang diketahui, ada 25 orang rasul yang diutus oleh Allah SWT untuk menegakkan ajaran tauhid. Di antara 25 rasul tersebut, ada 5 rasul yang diberi gelar Ulul Azmi.

Kelima rasul ini diberikan gelar istimewa tersebut karena ketabahan dan kesabarannya dalam menyebarkan ajaran Allah SWT. Rasul-rasul ini mendapatkan rintangan dan halangan terbesar dalam melaksanakan tugasnya.

Ulul Azmi adalah gelar yang diberikan pada rasul-rasul yang memiliki keteguhan hati yang begitu kuat dalam berdakwah. Walaupun berbagai halangan dan rintangan menghadang dalam berdakwah, ketabahan dan kesabaran mereka begitu luar biasa.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (8/7/2021) tentang Ulul Azmi adalah.

2 dari 5 halaman

Ulul Azmi adalah

Ulul Azmi adalah gelar yang diberikan kepada lima rasul yang memiliki ketabahan dan kesabaran yang luar biasa dalam menjalankan tugasnya. Ulul Azmi adalah rasul yang memiliki keistimewaan karena kisahnya yang dipenuhi oleh halangan dan rintangan yang berat dalam berdakwah. Namun, mereka memiliki ketabahan dan kesabaran yang begitu luar biasa dalam menghadapinya.

Ulul Azmi adalah istilah yang berasal dari dua kata, yaitu ulul dan azmi. Arti dari kata ulu atau uli yaitu memiliki, sedangkan azmi berarti tekad atau keteguhan hati yang kuat. Oleh karena itu, Ulul Azmi adalah seorang yang memiliki ketabahan, kesabaran, dan keuletan yang luar biasa dalam menjalankan tugas sucinya sebagai rasul, meskipun harus menghadapi berbagai rintangan berat di depannya.

Ulul Azmi adalah gelar yang diberikan kepada 5 orang rasul, yaitu nabi Nuh AS, nabi Ibrahim AS, nabi Musa AS, nabi Isa AS, dan nabi Muhammad SAW.

Terdapat bukti bahwa Allah SWT menetapkan kelima rasul Ulul Azmi adalah pada QS. Al-Ahzab ayat 7, yang artinya:

“Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil perjanjian dari nabi-nabi dan dari kamu (Muhammad), dari Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa putera Maryam, dan Kami telah mengambil dari mereka perjanjian yang teguh.” (Q.S. Al-Ahzab ayat 7).

3 dari 5 halaman

Nabi Nuh AS dan Nabi Ibrahim AS

Nabi Nuh AS

Nabi Nuh AS adalah yang pertama mendapatkan wahyu dan wajib menyampaikannya pada umatnya. Nabi Nuh AS mendapat gelar Ulul Azmi karena kesabaran dan ketabahan beliau saat menyebarkan ajaran Allah SWT, meski banyak ditentang dan dihina. Hal ini menjadi bukti bahwa Nabi Nuh AS termasuk golongan Nabi yang sangat tabah serta sabar untuk berdakwah.

Kaum Nabi Nuh AS sendiri merupakan salah satu generasi terkeji yang pernah hidup dalam sejarah manusia. Bahkan, anak Nabi Nuh AS yang bernama Kan’an dan istrinya menentang ajarannya. Ketika ajaran Nabi Nuh AS sudah ditentang oleh kaumnya, Nabi Nuh AS berdoa supaya kaumnya diberi petunjuk, dan apabila mereka tetap ingkar, maka janji Allah SWT pasti akan datang, yaitu azab yang sangat pedih.

Dalam sekejap, Allah SWT mengabulkan doa tersebut dengan azab banjir bah yang menenggelamkan seluruh isi bumi kecuali yang ada di dalam bahtera Nabi Nuh AS.

Nabi Ibrahim AS

Nabi Ibrahim AS dikenal sebagai ayah dari para Nabi. Nabi Ibrahim AS yang membangun Ka’bah di Makkah. Keyakinan yang kuat terhadap Islam dimulai dari pencariannya terhadap Tuhan.

Dirinya tidak bisa terima pada orang-orang yang menyembah berhala di bawah pimpinan raja Namruj. Sehingga Nabi Ibrahim AS dibakar hidup-hidup oleh raja Namruj. Akan tetapi, Allah SWT memberi mukjizat pada beliau untukselamat dari kobaran api tersebut.

4 dari 5 halaman

Nabi Musa AS dan Nabi Isa AS

Nabi Musa AS

Nabi Musa AS hidup pada zaman kerajaan Firaun. Pada zaman tersebut, semua manusia harus tunduk dan menyembah Firaun. Namun, dengan tabah dan berani, Nabi Musa AS menyampaikan ajaran yang benar, yaitu ajaran Allah SWT. Meski banyak cobaan yang Nabi Musa AS dan pengikutnya terima, menjadi bukti Nabi Musa AS bisa mendapatkan gelar Ulul Azmi.

Salah satu mukjizat Nabi Musa AS yang terkenal yaitu tongkatnya bisa berubah menjadi ular saat diajak adu tanding oleh penyihir-penyihir Firaun. Bahkan, tongkat Nabi Musa AS bisa membelah laut merah saat Nabi Musa AS dan pengikutnya dikejar raja Firaun yang hendak membunuhnya. 

Nabi Isa AS

Nabi Isa AS merupakan satu-satunya Nabi yang dilahirkan tanpa ayah. Saat itu ibunya yang bernama Siti Maryam mendapat banyak fitnah dari kaum Yahudi. Kemudian, di tengah cacian dan hinaan yang diberikan, Nabi Isa AS yang masih bayi seketika diberi mukjizat agar mampu berbicara dan menjelaskan apa yang terjadi.

Nabi Isa AS adalah satu dari nabi yang mendapat gelar Ulul Azmi karena tabah dan sabar selama berdakwah menyembah Allah SWT. Mukjizat Nabi Isa AS yang tidak kalah terkenal yaitu dapat menghidupkan orang mati, dapat membentuk burung hidup dari tanah liat, mampu menurunkan makanan dari langit, serta mukjizat yang paling besar yaitu kitab Injil.

5 dari 5 halaman

Nabi Muhammad SAW

Nabi Muhammad SAW menyempurnakan ajaran dari rasul-rasul terdahulu dan diberi mukjizat, yaitu berupa kitab Al-Qur’an. Mukjizat tersebut menjadi pedoman utama kehidupan manusia hingga saat ini.

Nabi Muhammad SAW selalu mengalami hinaan dan cacian dari kaum kafir Quraisy karena dianggap menyebarkan ajaran yang bertentangan dengan tradisi. Meski begitu, Allah SWT selalu memberi pertolongan dan keselamatan untuk Nabi Muhammad SAW dan pengikutnya. Hingga dengan ketabahan dan kesabaran beliau, maka disematkanlah gelar Ulul Azmi.