Sukses

Pengertian Budaya dalam Ilmu Sosial, Ketahui Sifat dan Unsurnya

Liputan6.com, Jakarta Pengertian budaya berkaitan dengan karakteristik dan pengetahuan sekelompok orang tertentu. Setiap kelompok, daerah, atau bangsa, memiliki budayanya sendiri. Pengertian budaya menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia.

Pengertian budaya mengacu pada perpaduan pengetahuan, keyakinan, dan perilaku manusia. Indonesia dikenal dengan budayanya yang sangat beragam. Pengertian budaya ini membentuk kelompok sosial yang unik dan beda dengan kelompok lainnya.

Pengertian budaya bisa meliputi pandangan, sikap, nilai, moral, tujuan, dan adat istiadat. Budaya memengaruhi pertumbuhan identitas kelompok. Budaya bisa berubah seiring berjalannya waktu. Sementara perubahan tidak bisa dihindari, masa lalu juga harus dihormati dan dilestarikan.

Inilah alasan pentingnya memahami pengertian budaya. Berikut pengertian budaya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa(13/7/2021).

2 dari 8 halaman

Pengertian budaya secara umum

Pengertian budaya secara umum adalah sebutan dari cara hidup sekelompok orang, yang berarti cara mereka melakukan sesuatu. Kebudayaan adalah karakteristik dan pengetahuan sekelompok orang tertentu, yang meliputi bahasa, agama, masakan, kebiasaan sosial, musik, dan seni. Budaya adalah pola bersama perilaku dan interaksi, konstruksi kognitif dan pemahaman yang dipelajari oleh sosialisasi.

KBBI mendefinisikan budaya sebagai pikiran, akal budi, adat istiadat, dan sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan dan sukar diubah. Kelompok yang berbeda mungkin memiliki budaya yang berbeda. Suatu budaya diturunkan ke generasi berikutnya dengan belajar. Paling luas, budaya mencakup semua fenomena manusia yang bukan murni hasil genetika manusia.

3 dari 8 halaman

Pengertian budaya secara etimologi

Dalam bahasa Indonesia ada dua macam istilah yang dipakai yaitu kebudayaan dan budaya. Dalam istilah Antropologi-budaya kedua istilah itu tidak dibedakan, kata budaya hanya merupakan singkatan dari kata kebudayaan.

Kebudayaan atau budaya berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah. Ini merupakan bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal. Kebudayaan diartikan sebagai hal- hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Culture berbagi etimologi dengan sejumlah kata lain yang terkait dengan aktif mendorong pertumbuhan.

Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut sebagai culture. Culture berasal dari kata Latin cultura sebagai kata benda dan sebagai kata kerja adalah colere dan colo. Kata tersebut mempunyai arti mengolah tanah atau bercocok tanam atau bertani. Dari sini kernudian berkembang artinya sebagai segala daya upaya manusia untuk mengolah tanah dan mengubah wajah alam.

4 dari 8 halaman

Pengertian budaya menurut ahli

Koentjaraningrat

Menurut Antopolog Indonesia Koentjaraningrat, pengertian budaya adalah sebuah sistem gagasan dan rasa, sebuah tindakan serta karya yang dihasilkan oleh manusia yang di dalam kehidupannya yang bermasyarakat.

Soerjono Soekanto

Soerjono Soekanto mengartikan budaya sebagai sesuatu yang mencakup semua yang didapat atau dipelajari oleh manusia sebagai anggota masyarakat.

Selo Soemardjan dan Soeleman Soemardi

Kebudayaan adalah semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan atau kebudayaan jasmaniah yang diperlukan oleh manusia untuk menguasai alam sekitarnya agar kekuatan serta hasilnya dapat diabadikan untuk keperluan masyarakat.

Ralph Linton

Kebudayaan adalah seluruh cara kehidupan dari masyarakat dan tidak hanya mengenai sebagian tata cara hidup saja yang dianggap lebih tinggi dan lebih diinginkan.

 

Edward B. Taylor

Kebudayaan adalah keseluruhan yang kompleks termasuk di dalamnya pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum adat dan segala kemampuan dan kebiasaan lain yang diperoleh manusia sebagai seorang anggota masyarakat.

5 dari 8 halaman

Sifat-sifat budaya

Beraneka ragam

Keanekaragaman kebudayaan disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kerena manusia tidak memiliki struktur anatomi secara khusus padda tubuhnya sehingga harus menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Oleh kerena itu, kebudayaan yang diciptakan pun disesuaikan dengan kebuhtuhan hidupnya. Selain itu, keanekaragaman juga disebabkan oleh perbedaan kadar atau bobot dalam kontak budaya satu bangsa dengan bangsa lain.

Kebudayaan dapat diteruskan secara sosial dengan pelajaran

Penerusan kebudayaan dapat dilakukan secra horizontal dan vertikal. Penerusan secra horizontal dilakukan terhadap satu generasi dan bisanya secra lisan, sedangkan penerusan vertikal dilakukan antargenerasi dengan jalan melalui tulisan.

Dijabarkan dalam komponen-komponen biologi, psikologi, dan sosiologi

Biologi, psikologi, dan sosiologi merupakan tiga komponen yang membentuk ribadi manusia. Secra biologis, manusia memiliki sifat-sifat yang diturunkan oleh orang tuanya yang diperoleh sewaktu dalam kandungan, sebagai kodrat pertama. Bersamaan dengan itu, manusia juga memiliki sifat-sifat psikologi yang sebagai diperolehnya dari orang tuanya sebagai dasar atau pembawan. Setelah seorang bayi dilahirkan dan berkembang menjadi anak, terbentukalah pribadinya oleh lingkungan, khusunya melalui pendidikan (sosial).

Mempunyai struktur

Curtular universial yang dikemukakan, unsur-unsurnya dapat dibagi dalam bagian-bagian kecil yang disebut traits complex, lalu terbagi dala trait, dan terbagi dalam items.

6 dari 8 halaman

Sifat-sifat budaya

Mempunyai nilai

Nilai kebudayaan (cultural value) adalah relatif, bergantung pada siapa yang memberikan nilai, dan alat pengukur apa yang dipergunakan.

Statis dan dinamis

Kebudayaan dan masyarakat sebenarnya tidak mungkin statis 100%, sebab jika hal itu terjadi kebudayaan akan mati. Kebudayan dikatakan statis apabila suatu kebudayaan sangat sedikit perubahanna dalam tempo yang lama. Sebaiknya, apabila kebudayaan cepat berubah dalam tempo singkat dikatakan kebudayaan itu dinamis.

Dapat dibagi dalam bermacam-macam bidang

Bentuk kebudayaan bergantung pada siapa yang mau membedakan dan untuk apa dilakukan. Ada kebudayaan yang sifatnya rohani dan ada yang sifafnya kebendaan. Ada kebudayaan darat dan kebudayaan maritim.

7 dari 8 halaman

Unsur kebudayaan

Sistem Bahasa

Bahasa merupakan sarana bagi manusia untuk memenuhi kebutuhan sosialnya untuk berinteraksi atau berhubungan dengan sesamanya. Dengan demikian, bahasa menduduki porsi yang penting dalam analisa kebudayaan manusia.

Sistem Pengetahuan

Sistem pengetahuan dalam kebudayaan universal berkaitan dengan sistem peralatan hidup dan teknologi karena sistem pengetahuan. bersifat abstrak dan berwujud di dalam ide manusia. Sistem pengetahuan sangat luas batasannya karena mencakup pengetahuan manusia tentang berbagai unsur yang digunakan dalam kehidupannya.

Sistem Sosial

Unsur budaya ini berupa sistem kekerabatan dan organisasi sosial. Unsur ini merupakan usaha antropologi untuk memahami bagaimana manusia membentuk masyarakat melalui berbagai kelompok sosial.

Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi

Manusia selalu berusaha untuk mempertahankan hidupnya sehingga mereka akan selalu membuat peralatan atau benda-benda tersebut. Dengan demikian, bahasan tentang unsur kebudayaan yang termasuk dalam peralatan hidup dan teknologi merupakan bahasan kebudayaan fisik.

8 dari 8 halaman

Unsur kebudayaan

Sistem Mata Pencaharian Hidup

Mata pencaharian atau aktivitas ekonomi suatu masyarakat menjadi fokus kajian penting etnografi. Penelitian etnografi mengenai sistem mata pencaharian mengkaji bagaimana cara mata pencaharian suatu kelompok masyarakat atau sistem perekonomian mereka untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

Sistem Religi

Asal mula permasalahan fungsi religi dalam masyarakat adalah adanya pertanyaan mengapa manusia percaya kepada adanya suatu kekuatan gaib atau supranatural yang dianggap lebih tinggi daripada manusia dan mengapa manusia itu melakukan berbagai cara untuk berkomunikasi dan mencari hubungan-hubungan dengan kekuatan-kekuatan supranatural tersebut.

Kesenian

Perhatian ahli antropologi mengenai seni bermula dari penelitian etnografi mengenai aktivitas kesenian suatu masyarakat tradisional. Deskripsi yang dikumpulkan dalam penelitian tersebut berisi mengenai benda-benda atau artefak yang memuat unsur seni, seperti patung, ukiran, dan hiasan.