Sukses

Fungsi Komunikasi dalam Kehidupan Sehari-hari, Unsur, Tujuan, dan Jenisnya

Liputan6.com, Jakarta Fungsi komunikasi merupakan bagian penting dalam ilmu komunikasi. Komunikasi adalah tentang interaksi dan bagaimana manusia berinteraksi untuk berbagai alasan. Fungsi komunikasi terbentuk karena banyak alasan.

Fungsi komunikasi merupakan tujuan manusia berkomunikasi sehari-hari. Komunikasi adalah proses pertukaran pesan, ide, fakta, pendapat atau perasaan dari satu orang ke orang lain. Semua orang pasti menggunakan fungsi komunikasi ini. Fungsi komunikasi berlaku di tiap kegiatan komunikasi seperti antar individu, kelompok, atau organisasi.

Komunikasi yang buruk mungkin merupakan sumber konflik interpersonal yang paling sering terjadi. Maka dari itu, fungsi komunikasi penting dalam masyarakat. Fungsi komunikasi biasanya diajarkan dalam dasar-dasar ilmu komunikasi. Berikut fungsi komunikasi, unsur, dan tujuannya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (21/07/2021).

2 dari 6 halaman

Unsur-unsur komunikasi

Menurut Lasswell, komunikasi memiliki lima unsur utama, di antaranya adalah:

Komunikator

Dalam komunikasi, komunikator adalah pihak yang bertindak sebagai pengirim pesan. Komuikator adalah seseorang yang mampu menyampaikan atau bertukar informasi, berita, atau ide, terutama yang fasih atau terampil.

Pesan

Pesan adalah pernyataan yang akan disampaikan komunikator pada komunikan. Pesan dapat disampaikan secara lisan, tertulis, menggunakan gambar atau lambang lainnya yang berarti bagi komunikator dan komunikan.

Media

Media sering disebut sebagai saluran komunikasi. Sebagai contoh paling sederhana, dalam interaksi tatap muka, dua orang berbicara dan mendengar (saluran suara), mereka juga memberikan isyarat tubuh dan menerima isyarat secara visual (saluran visual).

Komunikan

Komunikan adalah penerima pesan atau individu atau kelompok yang menjadi sasaran komunikasi. komunikan adalah kebalikan dari komunikator yang dimana komunikan bertindak sebagai penerima data ataupun informasi yang diberikan oleh komunikator.

Efek

Unsur komunikasi selanjutnya adalah efek. Setelah pesan disampaikan komunikator ke komunikan melalui media, akan timbul efek dari penyampaian pesa tersebut. Komunikasi selalu mempunyai efek atau dampak atas satu atau lebih orang yang terlihat dalam tindak komunikasi. Efek inilah yang membuat sebuah interaksi bisa disebut dengan komunikasi.

 

3 dari 6 halaman

Tujuan komunikasi

Menurut Onong Uchjana Effendy, tujuan komunikasi adalah:

Perubahan sikap

Perubahan sikap yaitu komunikan dapat merubah sikap, setelah dilakukan suatu proses komunikasi.

Perubahan pendapat

Perubahan pendapat yaitu perubahan pendapat dapat terjadi dalam suatu komunikasi yang tengah dan sudah berlangsung dan itu tergantung bagaimana komunikator menyampaikannya.

Perubahan perilaku

Perubahan perilaku yaitu perubahan perilaku dapat terjadi bilamana dalam suatu proses komunikasi apa yang dikemukakan komunikator sesuai dengan yang disampakainnya dan ini tergantung dari kredibiltas komunikator itu sendiri.

Perubahan sosial

Perubahan sosial yaitu perubahan yang terjadi dalam tatanan masyarakat itu sendiri sesuai dengan lingkungan ketika berlangsungnya komunikasi.

4 dari 6 halaman

Fungsi komunikasi

Menurut Onong Uchjana Effendy, ada empat fungsi komunikasi yang utama. Fungsi ini meliputi:

Menginformasikan (to inform)

Fungsi komunikasi memberikan informasi kepada masyarakat dan memberitahukan kepada masyarakat mengenai peristiwa yang terjadi, ide atau pikiran dan tingkah laku orang lain serta segala sesuatu yang disampaikan oleh orang lain.

Mendidik (to educated)

Fungsi komunikasi merupakan sarana pendidikan. Dengan komunikasi, manusia dapat menyampaikan ide dan pikirannya kepada orang lain, sehingga orang lain mendapatkan informasi dan ilmu pengetahuan.

Menghibur (to entertain)

Fungsi komunikasi selain berguna untuk menyampaikan komunikasi. Pendidikan dan mempengaruhi juga berfungsi untuk menyampaikan hiburan atau menghibur orang lain.

Memengaruhi (to influnce)

Fungsi komunikasi memengaruhi setiap individu yang berkomunikasi, tentunya berusaha saling mempengaruhi jika pikiran komunikan dan lebih jauh lagi berusaha merubah sikap dan tingkah laku komunikan sesuai dengan yang diharapkan.

5 dari 6 halaman

Fungsi komunikasi

Menurut William I Gordon dalam Mulyana, ada empat fungsi komunikasi. Fungsi ini meliputi:

Komunikasi sosial

Komunikasi sosial berarti bahwa fungsi komunikasi itu penting untuk membangun konsep diri, aktualisasi diri, kelangsungan hidup, memperoleh kebahagiaan, terhindar dari tekanan dan ketegangan, memupuk hubungan dan memperoleh kebahagiaan.

Komunikasi ekspresif

Komunikasi ekspresif artinya fungsi komunikasi penting untuk menjadi instrument untuk menyampaikan perasaan-perasaan atau emosi manusia. Komunikasi adalah mekanisme mendasar dimana anggota kelompok menunjukkan kepuasan dan frustrasi mereka. Komunikasi, oleh karena itu, menyediakan ekspresi emosional perasaan dan pemenuhan kebutuhan sosial.

Komunikasi ritual

Komunikasi ritual artinya fungsi komunikasi digunakan untuk menampilkan perilaku tertentu yang bersifat simbolik dan berkomitmen untuk kembali pada tradisi keluarga, suku, bangsa, negara, ideologi dan agama.

Komunikasi instrumental

Komunikasi instrumental artinya komunikasi ini memiliki beberapa tujuan umum seperti menginformasikan, mengajar, mendorong, mengubah sikap, keyakinan, perilaku dan menghibur. Komunikasi sebagai instrumental untuk membangun suatu hubungan begitu pula sebaliknya. Komunikasi sebagai instrument berfungsi untuk mencapai tujuan pribadi dan pekerjaan baik yang berjangka pendek atau panjang.

6 dari 6 halaman

Jenis komunikasi

Komunikasi intrapersonal

Komunikasi intrapersonal adalah komunikasi dengan diri sendiri, baik secara sadar maupun tidak. Komunikasi ini merupakan landasan komunikasi interpersonal (antarpribadi) dan komunikasi dalam konteks-konteks lainnya.

Komunikasi interpersonal

Komunikasi interpersonal (antarpribadi) adalah komunikasi antara satu orang dan orang lainnya yang memungkinkan setiap pesertanya menangkap reaksi orang lain secara langsung, balk secara verbal maupun nonverbal.

Komunikasi kelompok

Komunikasi kelompok adalah interaksi secara tatap muka antara tiga orang atau lebih, dengan tujuan yang sudah diketahui misalnya untuk berbagi informasi, pemecahan masalah dimana anggota-anggotanya dapat mengingat karakteristik pribadi anggota-anggota yang lain secara tepat.

Komunikasi publik

Komunikasi publik adalah komunikasi antara seorang pembicara dengan sejumlah besar orang (khalayak), yang tidak bisa dikenali satu persatu. Komunikasi demikian sering juga disebut pidato, ceramah, atau kuliah (umum). Beberapa pakar komunikasi menggunakan istilah komunikasi kelompok-besar.

Komunikasi organisasi

Komunikasi organisasi terjadi dalam suatu organisasi, bersifat formal dan juga informal, dan berlangsung dalam suatu jaringan yang lebih besar dari komunikasi kelompok.

Komunikasi massa

Komunikasi massa adalah komunikasi yang menggunakan media massa, baik cetak (majalah, surat kabar) atau elektronik (radio, televisi), yang dikelola oleh suatu lembaga atau orang yang dilembagakan, yang ditujukan kepada sejumlah orang yang tersebar di banyak tempat, anonim, dan heterogen.